PLN Memiliki Tim PDKB, Mampu Menjaga Listrik Tetap Nyala Meski Harus Bertaruh Nyawa

Fabiola Febrinastri

Selasa, 22 November 2022 | 18:30 WIB
PLN Memiliki Tim PDKB, Mampu Menjaga Listrik Tetap Nyala Meski Harus Bertaruh Nyawa
Salah seorang anggota Pasukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). (Dok: PLN)

Suara.com - Layaknya prajurit yang memiliki kesatuan khusus dengan keterampilan tempur istimewa, PT PLN (Persero) juga memiliki pasukan khusus yang dikomando dalam penugasan-penugasan berisiko tinggi. Dikenal sebagai Pasukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), unit PLN ini merupakan orang-orang pilihan dengan keterampilan dan kompetensi yang khusus.

Pasukan ini terlatih melakukan pemeliharaan, perbaikan, dan penggantian isolator, konduktor maupun komponen lainnya pada jaringan listrik. Mereka memiliki kemampuan khusus dan berisiko tinggi untuk bekerja, tanpa harus memadamkan aliran listrik. Berkat kerja keras PDKB, selama ini banyak masyarakat yang tetap dapat menikmati listrik meski terjadi gangguan.

"Pasukan PDKB merupakan salah satu garda terdepan PLN dalam menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan listrik berkualitas dan berkelanjutan," ucap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

Untuk itu, sebagai pasukan khusus PLN, tim PDKB harus terus mengembangkan kompetensi dan inovasi dalam pengelolaan kelistrikan nasional. Salah satunya dengan melaksanakan Konvensi PDKB di PLN Unit Pelaksana Pendidikan dan Latihan Semarang, pada 24-25 November 2022.

Darmawan menambahkan, usai KTT G20 yang berlangsung di Bali, tantangan PLN akan semakin besar. Ia mengharapkan agar konvensi PDKB ini akan semakin menghadirkan soliditas, tim yang tangguh serta berpegang pada nilai AKHLAK di dalam PLN.

"Sebagai pasukan elitnya PLN, PDKB menjadi unit yang paling diandalkan untuk menjaga pasokan listrik yang berkualitas. Lewat konvensi yang disertai workshop ini, semoga tranformasi kita semakin mantap berjalan," tuturnya.

Meski tak banyak dikenal luas oleh masyarakat, PDKB senantiasa bekerja dengan profesional. Di tangan mereka, pemeliharaan tower listrik dijalankan meski dengan kondisi arus listrik yang kuat. Ini yang membuat PLN mampu menghadirkan keandalan listrik bagi pelanggan di seluruh Tanah Air.

Terdapat ribuan insan PLN yang tergabung dalam pasukan khusus PDKB ini. Mereka terbagi dalam kerja-kerja khusus seperti PDKB Tegangan Extra Tinggi, PDKB Tegangan Tinggi, dan PDKB Tegangan Menengah.

Setiap anggotanya memiliki beragam sertifikasi, di antaranya sertifikasi internal PLN, Sertifikasi internasional dari Omaka New Zealand dan Terex Ritz Brazil, hingga sertifikasi Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) Kementerian ESDM yang terkait bidang dan level kompetensinya.

baca juga

Pasukan PDKB pun harus mengedepankan konsep zero accident atau nihil kecelakaan, patuh pada SOP, mengutamakan tim kerja, dan berpegang teguh pada profesionalisme kerja.

Zulham Arifin, salah seorang insan PLN yang menjadi bagian dari PDKB PLN Unit Induk Distibusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) selama 10 tahun mengungkapkan sulitnya untuk menjadi bagian dari pasukan khusus ini. Apalagi pekerjaannya, menurut Zulham, harus siap mempertaruhkan nyawa demi memastikan listrik tetap bernyala untuk kepentingan masyarakat luas.

Ia pun mengaku siap untuk menjadi bagian dari kepeloporan transformasi organisasi dan mendukung energi yang berkelanjutan, andal, dan berkualitas.

“Kami bagian dari PDKB siap untuk mendukung transformasi organisasi PLN, khususnya lewat momen konvensi tahunan di Semarang,” tandasnya.

Sebagai informasi, pasukan khusus PDKB sendiri lahir pada 10 November 1955 silam yang bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan. Tak salah bila semangat kepahlawanan juga menjadi ciri pasukan PDKB yang siap mengambil risiko tinggi dalam pelayanan PLN, demi terlayaninya kepentingan kelistrikan nasional yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN sukses uji coba saluran kabel bawah laut Sumatera-Bangka

PLN sukses uji coba saluran kabel bawah laut Sumatera-Bangka

Surabaya | Selasa, 22 November 2022 | 05:47 WIB

Gempa Cianjur Hari Ini, PLN Minta Warga Waspadai Bahaya Kelistrikan Usai Bencana

Gempa Cianjur Hari Ini, PLN Minta Warga Waspadai Bahaya Kelistrikan Usai Bencana

Bisnis | Senin, 21 November 2022 | 18:19 WIB

PLN: Sebanyak 366 Ribu Listrik Pelanggan Padam Akibat Gempa Bumi Cianjur

PLN: Sebanyak 366 Ribu Listrik Pelanggan Padam Akibat Gempa Bumi Cianjur

News | Senin, 21 November 2022 | 17:06 WIB

Grup Barito Pacific Gandeng Grup PLN Dukung Transisi Energi untuk Keberlanjutan

Grup Barito Pacific Gandeng Grup PLN Dukung Transisi Energi untuk Keberlanjutan

Bisnis | Senin, 21 November 2022 | 13:11 WIB

Sinergi dengan Pemprov, PLN Tambah 2 SPKLU Fast Charging di Sulawesi Selatan

Sinergi dengan Pemprov, PLN Tambah 2 SPKLU Fast Charging di Sulawesi Selatan

News | Senin, 21 November 2022 | 11:10 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan atas Kontribusi di Bidang Kemanusiaan dan Penanganan Covid-19

PLN Raih Dua Penghargaan atas Kontribusi di Bidang Kemanusiaan dan Penanganan Covid-19

News | Jum'at, 18 November 2022 | 21:56 WIB

Terkini

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB