"Dampak dari hilirisasi tersebut, Indonesia mampu menghemat devisa senilai Rp 1 sampai Rp 1,2 triliun, yang dulunya uang sebanyak itu dinikmati oleh negara – negara China, Korea, Jepang, dan Eropa karena kedua komponen di atas masih impor," pungkas Darmawan.