Wali Kota Mau Bangun Masjid dengan Korbankan Sekolah, JJ Rizal: Bukti Depok Kota Tak Ramah Anak

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 25 November 2022 | 16:58 WIB
Wali Kota Mau Bangun Masjid dengan Korbankan Sekolah, JJ Rizal: Bukti Depok Kota Tak Ramah Anak
Wali Kota Depok Mohammad Idris ngotot mau bangun masjid di lokasi SDN Pondok Cina 1. (ANTARA)

Suara.com - Sejarawan JJ Rizal juga ikut mengkritisi soal pembangunan masjid di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat yang rencananya akan mengorbankan bangunan sekolah SDN Pondok Cina 1. Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang mengajukan proyek ini ke Pemprov Jawa Barat.

Menurut Rizal, hal ini merupakan bukti Jakarta bukan kota ramah anak. Predikat yang kerap diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) itu disebutnya tak layak diberikan kepada Kota Depok.

"Betapa ngebetnya Wali Kota @IdrisAShomad (akun instagram Idris) ingin punya masjid raya yang hendak didirikan di atas reruntuhan sekolah dasar di Jalan Margonda bikin saya semakin yakin depok itu bukan kota layak anak, meskipun berkali-kali dapat predikat itu dari Kementerian PPPA," ujar Rizal melalui akun twitter pribadinya, @JJRizal, Jumat (25/11/2022).

Predikan Kota Layak Anak disebutnya tak pantas diberikan kepada Kota Depok karena Idris disebut Rizal, tak memahami bahwa pendidikan adalah kebutuhan mendasar bagi anak.

Idris kata dia, malah sebaliknya menggusur sekolah yang merupakan institusi pendidikan.

"Bagaimana dapat disebut kota layak anak jika wali kotanya tak paham bahwa hal paling esensial bagi anak-anak adalah pendidikan," kata Rizal.

Dalam cuitannya, Rizal menunjukan sejumlah pemberitaan yang isinya menunjukan kebutuhan pendidikan di Kota Depok masih belum terpenuhi. Mulai dari jumlah sekolah yang masih kurang hingga kapasitas guru sangat terbatas.

"Tambah ironi lagi di tengah situasi depok yang kurang sekolah en kualitas infrastrukturnya itu Pemkot Depok pun terkenal lelet dalam urusan memperbaiki sekolah yang tertimpa musibah padahal dibutuhkan cepat agar pendidikan anak tidak terganggu," pungkasnya.

Gusur Sekolah Bangun Masjid

Sebelumnya Wali Kota Depok Mohammad Idris menyatakan tetap akan merelokasi gedung SDN Pondok Cina 1. Hal ini karena lokasi tersebut akan dibangun Masjid Jami Al-Quddus, tepatnya di Jalan Margonda Raya.

Idris mengungkapkan bahwa pembangunan tersebut karena permintaan dari masyarakat Muslim soal keberadaan masjid di Jalan Margonda Raya.

Sejumlah orang tua murid melihat kondisi SDN Pondok Cina 1 yang tertutup trotoar di Depok, Jawa Barat, Rabu (9/11/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Kondisi SDN Pondok Cina 1 Depok yang tertutup trotoar karena mau dibangun masjid. [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kami tentunya mengakomodasi keinginan masyarakat Depok, khususnya warga Muslim yang menyampaikan laporan ke Provinsi Jawa Barat tentang sulitnya mencari masjid untuk shalat di Jalan Margonda Raya," katanya, mengutip dari Antara.

"Untuk itu, saya diminta mencari aset di Margonda oleh Pak Gubernur Jabar, tapi tanah di Margonda sudah di atas Rp 30 juta per meter, sehingga tidak bisa beli pakai APBN, lalu kata Gubernur cari aset, tanah pemerintah atau tanah negara, ini arahan beliau," sambungnya.

Dirinya juga menyakini bahwa Gubernur Jabar akan membantu melalui hibah barang untuk pembangunan Masjid Jami Al-Quddus di Margonda Raya Kota Depok itu. Nantinya, jelasnya, pihak Pemprov akan membuat desain dan DED (Detail Engineering Design) lalu diserahkan ke masyarakat Depok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SDN Pondok Cina 1 Depok Belajar Tanpa Guru, Padahal Siswanya Masih Semangat ke Sekolah

SDN Pondok Cina 1 Depok Belajar Tanpa Guru, Padahal Siswanya Masih Semangat ke Sekolah

Foto | Jum'at, 18 November 2022 | 15:57 WIB

Penggusuran SDN Pondok Cina 1 yang Hendak Diubah Jadi Masjid Tuai Penolakan

Penggusuran SDN Pondok Cina 1 yang Hendak Diubah Jadi Masjid Tuai Penolakan

News | Kamis, 17 November 2022 | 10:03 WIB

Numpang Sementara, SDN Pondok Cina 1 Segera Direlokasi, Wali Kota Depok Kekeh Bangun Masjid Jami Al-Quddus

Numpang Sementara, SDN Pondok Cina 1 Segera Direlokasi, Wali Kota Depok Kekeh Bangun Masjid Jami Al-Quddus

Bogor | Kamis, 17 November 2022 | 09:35 WIB

Setelah Akses Terhalang Trotoar Margonda, Kini Siswa SDN Pondok Cina 1 Depok Terlantar Tak Ada Guru

Setelah Akses Terhalang Trotoar Margonda, Kini Siswa SDN Pondok Cina 1 Depok Terlantar Tak Ada Guru

News | Rabu, 16 November 2022 | 08:57 WIB

Imam Budi Hartono Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di SDN Pondok Cina 1 Tetap Terjamin

Imam Budi Hartono Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di SDN Pondok Cina 1 Tetap Terjamin

Bogor | Kamis, 10 November 2022 | 19:43 WIB

Revitalisasi Trotoar Margonda, Siswa: Pak Wali Kota Jangan Pindahkan Kami dari SDN Pondok Cina 1

Revitalisasi Trotoar Margonda, Siswa: Pak Wali Kota Jangan Pindahkan Kami dari SDN Pondok Cina 1

Bogor | Kamis, 10 November 2022 | 19:34 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB