Soal 'Siap Tempur', Benny Rhamdani: Kami Mayoritas, Bayangkan Kalau Kami Bereaksi

Diana Mariska

Rabu, 30 November 2022 | 11:50 WIB
Soal 'Siap Tempur', Benny Rhamdani: Kami Mayoritas, Bayangkan Kalau Kami Bereaksi
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menjelaskan soal ucapannya 'siap tempur' di hadapan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2022). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, mengatakan dirinya mendorong Presiden Joko Widodo untuk memastikan penguatan penegakan hukum di Indonesia terhadap pihak-pihak yang melanggar hukum sebelum pihak pendukung Jokowi, yang merupakan mayoritas di Indonesia, bereaksi.

Pernyataan ini disampaikan menyusul ramainya pemberitaan tentang Benny yang mengaku “siap tempur” di hadapan Presiden Jokowi.

“Saya ingin memberi pesan bahwa, pertama, kalau kami marah, gemas, itu kemarahan banyak orang terhadap situasi ini. Enggak boleh ada kelompok masyarakat yang sok jagoan kemudian seolah-olah hanya mereka yang berhak menyampaikan pendapatnya, memanipulasi demokrasi, padahal caci maki dan sumpah serapah,” ujar Benny dalam video di channel Youtube tvOneNews yang dilihat pada Rabu (30/11).

Ia mencontohkan beberapa ucapan bernada ancaman yang diterima mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Benny kemudian mengingatkan bahwa pendukung Jokowi di Indonesia merupakan mayoritas, dan ada potensi keributan jika massa ini memutuskan untuk berekasi terhadap aksi-aksi yang dianggap melawan sang presiden.

“Kami ini pemenang, kami ini mayoritas. 55 persen, loh, yang dukung Pak Jokowi,” sambungnya. “Bayangkan kalau kami bereaksi melakukan aksi-aksi perlawanan, bertempur di lapangan … apa yang terjadi dengan bangsa ini? Saya sampaikan kepada Presiden kalau ini kami lakukan, Presiden pasti paham apa yang akan terjadi, bangsa ini pasti bisa memprediksi apa yang akan terjadi. Situasi chaos sosial pasti akan terjadi.”

Dan menurut Benny, demi menghindari “kerusuhan sosial” itu, ia menyarankan kepada Presiden Jokowi untuk mengutamakan penegakan hukum.

“Harusnya publik melihat usulan kami para relawan. ‘Penegakan hukum, Pak Presiden, itu yang harus dilakukan’,” ujarnya, mencontohkan ucapannya kepada Jokowi.

Ia mengatakan Jokowi menerima usulan tersebut dan meminta relawan untuk terus bersabar. Presiden juga dikatakan berpesan agar pendukungnya tidak melakukan cara-cara yang sama seperti yang dilakukan oleh massa oposisi.

Sebelumnya, beredar video di mana Benny mengaku pihaknya siap tempur melawan pihak-pihak yang dianggap menjadi lawan dari Presiden Jokowi. Diduga, video itu diambil di sela-sela acara Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno pada Sabtu (26/11). 

Kepada Jokowi, Benny mengatakan masih banyak serangan terhadap sang presiden beserta kelompok pendukungnya. 

"Kita ini pemenang pilpres, kita ini besar, tetapi serangan lawan ini masih terus," kata Benny di hadapan Jokowi. 

Benny lantas menyarankan kepada Jokowi untuk melakukan amplifikasi program-program keberhasilan Jokowi sebagai upaya untuk meredam perlawanan. 

Benny sekaligus menceritakan kepada Jokowi bagaimana suasana diri para relawan yang tidak segan melawan balik pihak yang menyerang Jokowi. Ia bahkan menggunakan istilah tempur. 

"Kedua, kita gemas ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak,” katanya. "Kalau Bapak enggak mengizinkan kita tempur di lapangan melawan mereka, maka penegakan hukum yang harus…" kata Benny.

Mendengar ucapan Benny, Jokowi dalam potongan video terdengar menanyakan contoh yang dimaksud. Menanggapi pertanyaan Jokowi, Benny memberikan jawaban dengan meminta Jokowi menekankan kepada penegakan hukum. 

"Misalnya, setiap mereka yang selama ini mencemarkan nama baik, menyerang pemerintah, adu domba, hasut, penyebaran kebencian, semua bisa dijerat dengan hukum. Nah, penegakan hukum ini yang harus dilakukan," ujar Benny.

Menurut Benny, apabila penegakan hukum tidak berjalan, bukan tidak mungkin pihaknya kehabisan kesabaran dan melakukan perlawanan di lapangan. 

"Karena ketika tidak kami hilang kesabaran, ya sudah, kita yang melawan mereka di lapangan, misalnya," ujar Benny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saling Tuding, Relawan Jokowi Vs PDIP Cekcok di Acara TV Bahas Kejadian di GBK: Enggak Usah Belagu Luh!

Saling Tuding, Relawan Jokowi Vs PDIP Cekcok di Acara TV Bahas Kejadian di GBK: Enggak Usah Belagu Luh!

Manado | Rabu, 30 November 2022 | 10:52 WIB

Terkuak! Biang Kerok di Balik Pidato Jokowi Soal Capres Rambut Putih

Terkuak! Biang Kerok di Balik Pidato Jokowi Soal Capres Rambut Putih

Manado | Rabu, 30 November 2022 | 11:27 WIB

Sebut Buzzer Perusak Demokrasi, Rocky Gerung: Publik Akan Ingat Buzzer Dipelihara di Era Jokowi

Sebut Buzzer Perusak Demokrasi, Rocky Gerung: Publik Akan Ingat Buzzer Dipelihara di Era Jokowi

Mamagini | Rabu, 30 November 2022 | 11:45 WIB

Nah lho, Jokowi Sebut Awal 2023 Masuk Resesi Global

Nah lho, Jokowi Sebut Awal 2023 Masuk Resesi Global

Bisnis | Rabu, 30 November 2022 | 11:45 WIB

Apa Salahnya Anies? Eks Projo Sebut Presiden Jokowi Pendendam hingga Singgung SBY Adem-ayem

Apa Salahnya Anies? Eks Projo Sebut Presiden Jokowi Pendendam hingga Singgung SBY Adem-ayem

Bandung | Rabu, 30 November 2022 | 11:36 WIB

Panas! Debat Benny Rhamdani Vs Ketua GP Mania Buntut Video Izin Tempur Ke Jokowi, Gempa Cianjur Sampai Ahok Dibawa-bawa

Panas! Debat Benny Rhamdani Vs Ketua GP Mania Buntut Video Izin Tempur Ke Jokowi, Gempa Cianjur Sampai Ahok Dibawa-bawa

News | Rabu, 30 November 2022 | 11:02 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB