Ormas-ormas Sudah Gelisah, Alasan Bamus Betawi Kembali Bersatu Setelah Empat Tahun Terpecah

Rabu, 07 Desember 2022 | 18:48 WIB
Ormas-ormas Sudah Gelisah, Alasan Bamus Betawi Kembali Bersatu Setelah Empat Tahun Terpecah
Ilustrasi-- Ormas-ormas Sudah Gelisah, Alasan Bamus Betawi Kembali Bersatu Setelah Empat Tahun Terpecah. (Foto dok. Pemprov DKI)

Suara.com - Pimpinan Badan Musyawarah (Bamus) Betawi dan Bamus Suku Betawi 1982 sepakat kembali mengakhiri dualisme kepengurusan setelah berjalan empat tahun. Usai bersatu, keduanya bergabung membentuk Majelis Amanah Masyarakat Betawi.

Organisasi induk bagi organisasi-organisasi masyarakat (Ormas) Betawi ini sebelumnya terpecah sejak tahun 2018 lalu dalam Musyawarah Besar Bamus Betawi.

Bamus Betawi lantas terbagi menjadi dua, yakni yang dipimpin Abraham Lunggana atau Haji Lulung (almarhum) dan kemudian diteruskan Riano Ahmad,  dengan Bamus Suku Betawi 1982 yang dipimpin Zainuddin atau Oding.

Ketua Bamus Suku Betawi 1982 Oding menyebut kedua pihak kembali sepakat bersatu karena Ormas-ormas Betawi sudah gelisah dengan perpecahan ini. Hingga akhirnya sejak dua tahun lalu dimulailah proses untuk menyatukan Bamus Betawi.

"Memang ada semacam kegelisahan dari para pimpinan-pimpinan ormas Betawi yang banyak jumlahnya. Ada kesan terpecah, kan. Jadi, mereka mendorong, men-support kita untuk bersatu. Inilah yang memudahkan kita untuk memutuskan menyatu kembali," ujar Oding saat dikonfirmasi, Rabu (7/12/2022).

Hingga akhirnya, pada Selasa (6/22/2022) kemarin, kedua Bamus Betawi ini mendatangi Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono untuk melaporkan penyatuan kembali itu. Selanjutnya, akan dilakukan deklarasi Majelis Amanah Masyarakat Betawi di Balai Kota DKI pada 22 Desember mendatang.

"Kita sampaikan kepada Pj Gubernur bahwa kedua Bamus Betawi sudah menyatu. Tidak ada lagi perpecahan, tidak ada lagi dualisme. Semua sepakat untuk bersatu," ucapnya.

Selain itu, Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata Marullah Matali juga telah disepakati sebagai ketua Majelis Amanah Masyarakat Betawi. Ia menyebut eks Sekretaris Daerah ini dipilih karena memiliki peran besar dalam penyatuan Bamus Betawi.

"Bang Marullah ikut memberikan konsepsi betapa pentingnya penyatuan ini. Karena beliau adalah inisiator untuk mempersatukan ini, akhirnya kita sepakat untuk menjadikan beliau sebagai pemimpinnya, sebagai imam kita," pungkas Oding.

Baca Juga: Konser Blackpink Terpantau Tetap Akan Digelar di GBK

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI