Survei Tingkat Kepuasaan Masyarakat Atas Kinerja Pemerintahan Jokowi Capai 73,2 Persen, Kok Bisa?

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 08 Desember 2022 | 16:27 WIB
Survei Tingkat Kepuasaan Masyarakat Atas Kinerja Pemerintahan Jokowi Capai 73,2 Persen, Kok Bisa?
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin di Istana Kepresidenan, Jakarta. [Biro Setpres]

Suara.com - Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbarunya soal tingkat kepuasaan terhadap pemerintahan Jokowi-Maruf Amin. Hasilnya, publik yang merasa puas dengan kinerja pemerintah Jokowi-Maruf capai 73,2 persen, dan trennya alami kenaikan di akhir tahun.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda menjelaskan, dalam survei ini pihaknya menanyakan kepada responden dengan pertanyaan bagaimana penilaian terhadap pemerintahan Jokowi-Maruf saat ini.

"Tingkat kepuasaan terhadap pemerintahan secara keseluruhan yaitu gabungan presiden Jokowi dan wapres Maruf Amin, sebesar 73,2 persen," kata Hanta dalam paparannya, Kamis (8/12/2022).

Sementara yang menyatakan tidak puas angkanya hanya 19 persen, dan responden yang menjawab tidak tahu atau tidak jawab 7,8 persen.

Hanta mengatakan, secara tren menjelang akhir tahun ini ada kenaikan terhadap tingkat kepuasan pemerintah Jokowi-Maruf.

"Memang ada kenaikan. Dan ini ada fluktuasi, sempat di 67,4 di versi Poltracking, kemudian pernah turun di 59,6 persen kemudian naik jadi 66,2 persen dan sekarang di angka 73,2 persen," ungkapnya.

"Jadi dari grafik tren ini terlihat tren kepuasan kepada pemerintahan presiden Jokowi Maruf amin trennya sedang naik menjelang pergantian tahun," sambungnya.

Lebih lanjut, Hanta mengatakan, untuk tingkat kepuasaan terhadap kinerja Presiden Jokowi sendiri mencapai 73,5 persen.

"Kepuasan pada figur personal, presiden Jokowi, di angka 73,5 persen. Jadi konsisten kalo pemerintahan di 73,2 perse, sementara presiden, 73,5 persen. Kemudian ini tren kepuasan terhadap kinerja presiden ini juga naik, pernah 68,4 pers, pernah turun jadi 59,1 persen, kemudian naik 68,4 persen tiga bulan kemudian menjadi 73,5 persen," tuturnya.

Sementara tingkat kepuasaan terhadap kinerja Wakil Presiden RI Maruf Amin angkanya 64,7 persen.

"Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja wapres Maruf Amin juga cukup tinggi ya meskipun terpaut dari presiden yaitu 64,7 persen tingkat kepuasan terhadap wapres. Dan trennya juga sama seperti presiden, sempat turun dan kemudian naik 58 dan sekarang di 64,7 persen," pungkasnya.

Untuk diketahui, surevi ini dilakukan dengan wawancara tatap muka langsung dengan responden terpilih pada 21-27 November 2022.

Jumlah sampel 1.220 margin of eror lebih kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metode sampel menggunakan multistage random sampling.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Tingkat Kepuasaan Kinerja Menteri Kabinet Jokowi: Prabowo Teratas Diapit Erick dan Sandiaga, Menag Yaqut Terbawah

Survei Tingkat Kepuasaan Kinerja Menteri Kabinet Jokowi: Prabowo Teratas Diapit Erick dan Sandiaga, Menag Yaqut Terbawah

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 16:02 WIB

Presiden Jokowi Sebut Dua Nama yang Diinginkan Untuk Cawapres 2024, Erick Thohir Salah Satunya

Presiden Jokowi Sebut Dua Nama yang Diinginkan Untuk Cawapres 2024, Erick Thohir Salah Satunya

| Senin, 28 November 2022 | 12:10 WIB

Sempat Dirumorkan Renggang, Akhirnya Jokowi - Maruf Amin Bertemu Kembali Setelah Sebulan Lebih

Sempat Dirumorkan Renggang, Akhirnya Jokowi - Maruf Amin Bertemu Kembali Setelah Sebulan Lebih

Video | Selasa, 22 November 2022 | 14:45 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB