Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, BPIP: Tindakan Ini Melukai Wajah Tuhan dan Mengoyak Kemanusiaan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 08 Desember 2022 | 17:04 WIB
Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, BPIP: Tindakan Ini Melukai Wajah Tuhan dan Mengoyak Kemanusiaan
Petugas memasang garis polisi di sekitar lokasi bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar, Kota Bandung pada Rabu (7/12/2022). (Rahmat Kurniawan/ayobandung.com)

Suara.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengecam keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (7/12/2022) kemarin. Kejadian kemarin disebut telah menandakan bahwa ancaman terorisme masih ada di sekitar meski serangkaian kebijakan sudah dilakukan, termasuk program deradikalisasi.

Dewan Pakar BPIP, Darmansyah Djumala, mengatakan apapun alasannya terorisme dalam bentuk bom bunuh diri tidak bisa dijustifikasi.

"Tentu kami mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri," kata Darmansyah dalam keterangannya, Kamis (8/12/2022).

Menurutnya, aksi bom bunuh diri tidak hanya menghilangkan nyawa manusia tidak berdosa tetapi juga menciderai nilai kemanusiaan.

Untuk itu, ia pun mengingatkan kepada semua pihak bahwa ancaman terorisme masih ada di sekitar kita meski serangkaian kebijakan sudah dilakukan, termasuk program deradikalisasi.

"Masyarakat harus tetap waspada terhadap segala kemungkinan yang mendorong terjadinya terorisme," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan terorisme adalah produk akhir dari sikap intoleransi dan radikalisme. Untuk itu, kata dia, penanaman sikap toleran, moderat dan menghargai keberagaman di setiap kalangan anak bangsa perlu terus dikembangkan.

"Sikap toleran, moderat dan menghargai keberagaman bisa berkembang jika nilai-nilai Pancasila benar-benar dihayati dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Adapun hal senada juga disampaikan oleh Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo. Menurutnya, bom bunuh diri dinilai sebagai kultur kematian, budaya kematian menyebabkan orang kehilangan akal sehat.

baca juga

"Tindakan ini sangat tidak berdab dan melanggar hak asasi serta pelanggaran terhadap martabat kemanusiaan," katanya.

Selain itu ia juga mengingatkan bahaya terorisme yang yang diyakini masih menyebar di sekitar lingkungan masyarakat.

"Saya rasa tindakan bunuh diri ini melukai wajah Tuhan dan mengoyak kemanusiaan," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengharapkan, upaya gotong royong dari masyarakat untuk melawan ideologi terorisme dan radikalisme, sehingga tidak ada lagi tindakan tindakan yang tidak beradab itu.

"Maka seharusnya Ideologi terosrisme ini harus diperangi, diberantas dan masyarakat harus membantu kepolisian untuk membasmi Ideologi kematian itu," pungkasnya.

Bom Bunuh Diri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gugur Akibat Ledakan Bom Bunuh Diri Astana Anyar, Ini Sosok Aipda Sofyan Didu

Gugur Akibat Ledakan Bom Bunuh Diri Astana Anyar, Ini Sosok Aipda Sofyan Didu

Video | Kamis, 08 Desember 2022 | 15:48 WIB

Agus Sujatno Pakai 2 Bom Rakitan Ledakan Polsek Astanaanyar Ada Residu TATP, Keluarga Diperiksa Bakal Ditahan?

Agus Sujatno Pakai 2 Bom Rakitan Ledakan Polsek Astanaanyar Ada Residu TATP, Keluarga Diperiksa Bakal Ditahan?

Cianjur | Kamis, 08 Desember 2022 | 15:32 WIB

Agus Muslim Bawa Dua Bom saat Beraksi di Polsek Astanaanyar, Satu Bom di Bagian Depan Terpental

Agus Muslim Bawa Dua Bom saat Beraksi di Polsek Astanaanyar, Satu Bom di Bagian Depan Terpental

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 15:27 WIB

DPR ke Polisi: Sikat Habis Teroris hingga Akar-akarnya

DPR ke Polisi: Sikat Habis Teroris hingga Akar-akarnya

Moots | Kamis, 08 Desember 2022 | 15:21 WIB

Densus Telusuri Siapa Saja yang Diduga Bantu Agus Ledakkan Diri di Polsek Astanaanyar

Densus Telusuri Siapa Saja yang Diduga Bantu Agus Ledakkan Diri di Polsek Astanaanyar

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 15:16 WIB

Terkini

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

×