Bharada E Sebut Putri Candrawathi Lihat Brigadir Yosua Dibunuh: Pintu Kamarnya Terbuka

Chandra Iswinarno, Rakha Arlyanto

Senin, 12 Desember 2022 | 19:40 WIB
Bharada E Sebut Putri Candrawathi Lihat Brigadir Yosua Dibunuh: Pintu Kamarnya Terbuka
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Richard Eliezer (kanan) dan Ricky Rizal (kiri) bersiap menjalani sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (12/12/2022). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay].

Suara.com - Bharada Richard Eliezer alias Bharada E mengemukakan, jika istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi seharusnya ikut menyaksikan Brigadir Yosua Hutabarat dieksekusi di rumah Duren Tiga pada 8 Juli 2022.

Alasan Richard mengemukakan hal tersebut, lantaran pintu kamar Putri saat itu dalam posisi terbuka setengah.

"Sudah jelas dari beberapa saksi juga mengatakan baik dari Romer dan Kuat juga mengatakan pintu terbuka setengah yang mulia," kata Richard di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (12/12/2022).

Selain itu, Richard mengatakan Putri juga ada sewaktu Sambo menjelaskan mengenai skenario pembunuhan Yosua. Bahkan, Putri disebut sempat melihat Richard mengisi amunisi senjata yang dipakai untuk menghabisi nyawa Yosua.

"Pada saat Pak FS menjelaskan tentang skenario serta menyuruh saya menembak Yosua pada waktu itu, Ibu PC ada di situ," ungkap Richard.

"Juga pada saat saya mengisi peluru, mengisi amunisi, Ibu PC juga ada di situ yang mulia," jelas Richard.

Putri Sembunyi di Kamar

Sebelumnya, Putri mengaku hanya menutup telinga di dalam kamar saat peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas FS pada Jumat 8 Juli 2022 lalu. Saat itu, Putri dalam kondisi ketakutan.

"Kapan mendengar suara tembakan?" tanya hakim di ruang sidang utama.

baca juga

Saat itu, Putri mengaku sedang beristirahat di kamar tidur. Tidak lama berselang, dia mendengar seperti suara keributan dan bunyi letusan beberapa kali.

"Apa yang saudara lakukan saat mendengar suara letusan?" tanya hakim.

"Saya di kamar tutup telinga dan saya takut," jawab Putri.

"Cuma itu saja yang saudara lakukan?" kata hakim.

"Iya yang mulia," papar Putri.

"Refleksnya kalau orang takut apalagi di dalam kamar adalah mencoba untuk sembunyi, berlindung. Berlindung itu macam-macam, bisa menutup pintu, bisa sembunyi di balik lemari," ucap hakim.

"Karena saya sedang tidak enak badan jadi saya hanya meringkuk di tempat tidur sambil menutup kedua telinga saya," jawab Putri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putri Candrawathi Tak Terima Brigadir J Dimakamkan Secara Dinas, Hakim Ungkit Nasib 95 Korban Sambo

Putri Candrawathi Tak Terima Brigadir J Dimakamkan Secara Dinas, Hakim Ungkit Nasib 95 Korban Sambo

News | Senin, 12 Desember 2022 | 19:28 WIB

Putri Candrawathi Nangis-Nangis ke Hakim: Brigadir J Perkosa dan Banting Saya 3 Kali

Putri Candrawathi Nangis-Nangis ke Hakim: Brigadir J Perkosa dan Banting Saya 3 Kali

News | Senin, 12 Desember 2022 | 19:08 WIB

Murka! Hakim Semprot Putri Candrawathi: Ini Peristiwa Terbesar dalam Sejarah Polri, 95 Polisi Kena Kode Etik

Murka! Hakim Semprot Putri Candrawathi: Ini Peristiwa Terbesar dalam Sejarah Polri, 95 Polisi Kena Kode Etik

News | Senin, 12 Desember 2022 | 18:33 WIB

Terkini

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB