Bupati Vs Kemenkeu Memanas, Polemik Hasil Minyak di Meranti Munculkan Ancaman Angkat Senjata

Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 13 Desember 2022 | 13:51 WIB
Bupati Vs Kemenkeu Memanas, Polemik Hasil Minyak di Meranti Munculkan Ancaman Angkat Senjata
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Muhammad Adil. [Antara/Rahmat Santoso/21]

Suara.com - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Adil baru-baru ini menggegerkan media atas protesnya kepada Kementerian Keuangan dan menyebut Kemenkeu sebagai "iblis". Hal ini pun dilatarbelakangi oleh keluhannya terhadap eksploitasi sumur minyak yang berlimpah di Kab.

Meranti namun tidak memberikan hasil yang signifikan terhadap lingkungan sekitarnya. Tak hanya itu, Adil juga memprotes bahwa dana bagi hasil yang harusnya didapatkan oleh wilayah tempat pengeboran sumur minyak dilakukan secara transparan dan dibagi secara adil, namun kenyataan di lapangan membuatnya berani untuk mengungkap rencananya menuntut hingga Presiden Jokowi.

Pro dan kontra hasil minyak di Kabupaten Meranti ini berawal dari pengeboran sumur minyak yang sudah dilakukan sejak tahun 1973. Melimpahnya kandungan minyak bumi di Kepulauan Meranti ini pun membuat pemerintah selalu meningkatkan jumlah sumur bor setiap tahunnya dan menggali setiap sumber minyak yang ada di Meranti hingga dianggap terlalu mengeksploitasi.

Kendati demikian, namun warga di sekitar Meranti pun tidak dapat digolongkan sebagai masyarakat yang mampu walaupun hasil minyak di sekitar mereka melimpah. Setidaknya, ada 47 ribu orang di Kepulauan Meranti yang tergolong tidak mampu dan hal ini membuat Bupati Meranti semakin berang.

Protes yang disampaikannya lewat rapat koordinasi Pengelolaan Pendapatan Belanja Daerah se Indonesia di Pekanbaru, Kamis (08/12/2022) lalu ini pun mendadak viral.

Dalam pernyataannya, Bupati Adil mengungkap dirinya sempat meminta kepada pihak pengelola sumur bor untuk tidak lagi menambang minyak di Meranti. Namun, hal ini tidak ditanggapi, bahkan saat Adil meminta pembagian dana hasil secara jelas dari Kementerian Keuangan dan tetap tidak ditanggapi.

Kesal karena tidak digubris, Adil pu  mengungkap bahwa dirinya menyebut pegawai Kemenkeu sebagai iblis atau setan.

"Sampai ke Bandung saya kejar orang Kementerian Keuangan juga tidak dihadiri oleh yang kompeten, yang hadir waktu itu entah staf, tidak tahu lah. Sampai waktu itu saya ngomong 'ini orang keuangan isinya iblis atau setan'," ujar Adil di rapat koordinasi tersebut.

Tak hanya disitu, kekecewaan Bupati Meranti ini pun sempat membuatnya menyebut akan angkat kaki dari Indonesia dan memberi saran agar Kabupaten Meranti diserahkan kepada Malaysia saja.

"Apa perlu Meranti angkat senjata," ujarnya. 

Protes Bupati Adil ini pun ditanggapi oleh banyak orang, termasuk pengamat politik Rocky Gerung. Dalam pernyataannya, Rocky mewajarkan protes yang dilakukan oleh Adil karena telah menyangkut dengan keberlangsungan masyarakat disana, terutama 47 ribu masyarakat miskin yang tidak mendapatkan manfaat adanya sumur bor tersebut. 

Namun, protes yang dilakukan Bupati Meranti ini juga mendapat teguran keras dari Mendagri, Tito Karnavian karena dianggap dapat memecah belah persatuan.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegur Bupati Meranti Usai Marahi Anak Buah Sri Mulyani, Sekjen Kemendagri: Tak Elok, Pejabat Publik Harus Jaga Etika

Tegur Bupati Meranti Usai Marahi Anak Buah Sri Mulyani, Sekjen Kemendagri: Tak Elok, Pejabat Publik Harus Jaga Etika

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 12:44 WIB

Semprot Kemenkeu Habis-habisan, Ini Sosok Bupati Meranti Muhammad Adil

Semprot Kemenkeu Habis-habisan, Ini Sosok Bupati Meranti Muhammad Adil

Video | Selasa, 13 Desember 2022 | 13:00 WIB

Daerah Kaya, tapi Miskin! Rocky Gerung: Masuk Akal Pingin Merdeka

Daerah Kaya, tapi Miskin! Rocky Gerung: Masuk Akal Pingin Merdeka

| Selasa, 13 Desember 2022 | 12:05 WIB

Ngamuk Marahi Anak Buah Sri Mulyani, Kemendagri Panggil Bupati Meranti Langsung Beri Teguran

Ngamuk Marahi Anak Buah Sri Mulyani, Kemendagri Panggil Bupati Meranti Langsung Beri Teguran

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 12:02 WIB

Bupati Meranti Diminta Tanggung Jawab Atas Ucapannya, Pengamat: Bisa Masuk ke Ranah Makar

Bupati Meranti Diminta Tanggung Jawab Atas Ucapannya, Pengamat: Bisa Masuk ke Ranah Makar

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 11:39 WIB

Polemik Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Iblis dan Ancam Angkat Senjata, Kena Tegur Keras Mendagri

Polemik Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Iblis dan Ancam Angkat Senjata, Kena Tegur Keras Mendagri

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 10:53 WIB

Teguran Keras Mendagri Tito ke Bupati Meranti yang Sebut Kemenkeu Isinya Iblis dan Setan

Teguran Keras Mendagri Tito ke Bupati Meranti yang Sebut Kemenkeu Isinya Iblis dan Setan

| Selasa, 13 Desember 2022 | 10:32 WIB

Terkini

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB