Polisi Mengabdi ke Negara Hanya Seminggu, Eks Kabareskrim Semprot Kamaruddin: Mulut dan Pikirannya Tidak Etis

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Rabu, 14 Desember 2022 | 21:28 WIB
Polisi Mengabdi ke Negara Hanya Seminggu, Eks Kabareskrim Semprot Kamaruddin: Mulut dan Pikirannya Tidak Etis
Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Ito Sumardi [Tangkapan Layar Youtube Kompas TV]

Suara.com - Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Purn Ito Sumardi merespons pernyataan pengacara Kamaruddin Simanjuntak yang menyebut Polri mengabdi kepada negara hanya seminggu dan sisanya kepada mafia. Pernyataan Kamaruddin tersebut dinilainya menggambarkan sebagai seorang yang tidak berintelektual.

"Itu pernyataan menggambarkan yang bersangkutan mulut dan pikirannya sangat tidak akademis dan sangat tidak etis," kata Ito kepada wartawan, Rabu (14/12/2022).

Di sisi lain, Ito menilai ada konsekuensi hukum di balik pernyataan Kamaruddin tersebut. Terlebih, pernyataannya yang menyebut Polri mengabdi kepada mafia itu disampaikan di ruang publik.

"Tentunya, ada konsekuensi hukum terhadap yang bersangkutan dengan ucapan yang disebarkan melalui media dan di publik," ujarnya.

Diminta Sertakan Data

Sebelumnya, Komisioner Kompolnas Poengky Indarti juga meminta Kamaruddin menunjukan data terkait pernyataannya yang menyebut polisi mengabdi ke mafia. Sebab, jika pernyataan tersebut tidak disertai data yang valid menurutnya berpotensi menyesatkan publik.

"Jangan sampai hanya menggunakan haknya berbicara tanpa didukung tanggungjawab untuk menyajikan disertai data-data yang valid, karena hal tersebut justru menyesatkan publik," kata Poengky kepada wartawan, Selasa (13/12).

Poengky sendiri tak memungkiri masih ada anggota polisi yang bermasalah dengan hukum. Namun menurutnya ada konsekuensi yang akan diberikan terhadap anggota bermasalah tersebut.

"Di institusi Polri sudah ada reward and punishment," ujarnya.

baca juga

Polri Mengabdi ke Mafia

Pernyataan sensasional ini sebelumnya disampaikan Kamaruddin saat menjadi bintang tamu di akun YouTube Uya Kuya TV pada Jumat 9 Desember lalu.

Ketika itu, kuasa hukum keluarga Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat tersebut menyebut bahwa polisi di Indonesia rata-rata mengabdi kepada negara hanya seminggu. Setelah itu, menurutnya mereka akan mengabdi kepada para mafia.

Kamaruddin juga memberikan pengakuan bahwa ia kerap kali menemukan aparatur negara yang mempunyai harta puluhan miliar hingga triliunan. Dia meyakini harta sebesar itu tidak mungkin diperoleh jika bukan dari para mafia melalui bisnis hitam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Aksi Mogok Makan di Komnas HAM, Warga Sumbawa Barat Desak Penyelidikan Dugaan Pelanggaran HAM Perusahaan Tambang

Gelar Aksi Mogok Makan di Komnas HAM, Warga Sumbawa Barat Desak Penyelidikan Dugaan Pelanggaran HAM Perusahaan Tambang

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 14:29 WIB

Soal Polisi Mengabdi ke Mafia, Kompolnas Minta Kamaruddin Simanjuntak Sediakan Data

Soal Polisi Mengabdi ke Mafia, Kompolnas Minta Kamaruddin Simanjuntak Sediakan Data

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 09:54 WIB

5 Hal Negatif yang Bisa Terjadi pada Sepak Bola di Seluruh Dunia

5 Hal Negatif yang Bisa Terjadi pada Sepak Bola di Seluruh Dunia

Your Say | Selasa, 13 Desember 2022 | 15:16 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×