Ninu Ninu Ninu, Kisah-Kisah Intel Polisi, Nyawa Melayang saat Gagal, Jadi Kapolsek saat Sukses

Dany Garjito

Jum'at, 16 Desember 2022 | 18:30 WIB
Ninu Ninu Ninu, Kisah-Kisah Intel Polisi, Nyawa Melayang saat Gagal, Jadi Kapolsek saat Sukses
Ilustrasi polisi - profil Iptu Umbaran yang jadi Kapolsek di Blora. [istimewa]

Suara.com - Baru-baru ini kisah intel polisi menyamar jadi wartawan menyita perhatian publik. Umbaran Wibowo sukses melakukan penyamaran selama 14 tahun. Kekinian, Umbaran diangkat jadi Kapolsek.

Fenomena intel polisi menyamar ini menyimpan banyak cerita. Sebelum Umbaran Wibowo, ada Brigadir Rizal Taufik, Iron, dan Briptu Heidar.

Berikut kisah-kisah intel menyamar.

Bertaruh Nyawa Jadi Pembeli Narkoba

Rizal adalah seorang polisi yang menyamar sebagai pembeli narkoba. Ia bertugas untuk menjebak Ahmad dan Siti, suami istri yang jadi partner in crime.

Rizal seharusnya beli narkoba di perlintasan kereta Kampung Janis tempat biasanya Ahmad dan Siti beroperasi. Tapi kala itu ternyata adalah jatah hari sial Rizal.

Alih-alih selesai di rel kereta, Rizal malah diajak ‘beramah tamah’ ke rumah Ahmad dan Siti.

Sesampainya di rumah pengedar narkoba, ‘Gedebuk!’, kepala Rizal dihantam balok kayu oleh Ahmad. Dua kali. Ahmad mengumpat ke intel yang menyamar ini.

Rizal langsung ambruk. Tapi tepat saat nyawanya di ujung tanduk, naluri polisinya masih bekerja, ia mengeluarkan pistol yang sedari tadi disembunyikan. 

baca juga

Pelatuk ditarik, Ahmad dan Siti lari tunggang langgang.

Suara letupan senjata api ini menyadarkan rekan polisi lain bahwa penyamaran Rizal gagal. Ia nyaris tinggal nama di hari yang sial itu.

Diam Main Mobile Legends Serius, Bergerak Teroris Diringkus 

Nasib intel yang lebih beruntung datang dari Jakarta Utara. Anggota Densus 88 berencana menangkap teroris. Satu orang dikirim jadi mata-mata, sebut saja Iron.

Intel tersebut menyamar jadi anak kos di sebelah rumah terduga teroris.

Penyamarannya mungkin bisa mengalahkan Benji rekan Ethan Hunt di film Mission Impossible.

Anggota Densus 88 ini benar-benar membaur jadi warga biasa. Nongkrong di warung dekat rumah teroris, sampai mabar Mobile Legends bareng tetangga lain. Hmm, menjiwai sekali.

Teroris, dan tetangga sukses ia perdayai. Warga sekitar baru sadar kalau mas-mas kos ini adalah intel yang menyamar saat ia pakai seragam lengkap Densus 88 dalam penggeledahan rumah teroris.

Dikutip dari Gamebrott, sejak pria yang doyan mabar ini bawa senjata asli, warga tidak ada yang berani main-main lagi dengannya.

Gugur di Papua

Briptu Heidar diculik dan dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua pada Senin 12 Agustus 2019.

Dikutip dari Batamnews, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan bahwa peristiwa ini berawal pada Senin siang sekitar pukul 11.00 WIT.

Ketika itu, diketahui bahwa Briptu Heidar dan Bripka Alfonso Wakum sedang melaksanakan tugas untuk melakukan penyelidikan di wilayah Kabupaten Puncak dengan mengendarai sepeda motor.

Ketika melintas di Kampung Usir, Briptu Heidar kemudian dipanggil oleh temannya yang merupakan warga setempat. Bripka Alfonso yang mengendarai sepeda motor pun langsung menghentikan kendaraannya.

Selanjutnya, Briptu Heidar menghampiri temannya tersebut, sedangkan Bripka Alfonso menunggu di atas motor. Ketika Briptu Heidar sedang berbincang dengan temannya, tiba-tiba datanglah sekelompok orang lalu menyergap Briptu Heidar.

Kamal menjelaskan, sebelum Briptu Heidar ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, pihak Pemkab Puncak dan Polres Puncak Jaya sempat melakukan negosiasi dengan KKB pimpinan Lekagak Talenggen. Saat itu, Briptu Heidar masih disekap oleh KKB tersebut.

"Tadi sempat dilakukan komunikasi dengan pihak Talenggen saat almarhum masih disekap," katanya.

Jenazah Briptu Heidar ditemukan tak jauh dari lokasi penyanderaannya. Jenazahnya ditemukan di Kampung Usir.

"Briptu Heidar ditemukan pukul 17.30 WIT dalam keadaan meninggal dunia. Lokasinya tidak jauh dari tempat penyanderaan," ujar Kamal.

Gugur saat tengah menjalankan tugasnya, Briptu Heidar pun mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo

"Anggota Polri yang gugur mendapat kenaikan pangkat luar biasa, dinaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi," ujarnya.

14 Tahun Nyamar Jadi Wartawan, Intel Jadi Kapolsek

Awak media awalnya mengenal Iptu Umbaran Wibowo adalah kontributor TVRI. Ternyata, ia sudah 14 tahun menyamar sebagai jurnalis.

Bahkan, Umbaran Wibowo tercatat sebagai jurnalis yang bersertifikat. Berdasarkan laman resmi Dewan Pers, Umbaran Wibowo tercatat sebagai jurnalis.

Bahkan, Umbaran Wibowo tercatat sebagai jurnalis yang bersertifikat. Berdasarkan laman resmi Dewan Pers, Umbaran Wibowo tercatat sebagai wartawan madya dengan nomor anggota 8953-PWI/WDya/DP/I/2018/19/10/84.

Belakangan terungkap bahwa Iptu Umbaran Wibowo telah menjadi seorang Intelijen Khusus (Intelsus) Polda Jateng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Punya Dapur Terbanyak, Pakar: Jangan Tutup Mata Soal Kasus Keracunan MBG!

Polisi Punya Dapur Terbanyak, Pakar: Jangan Tutup Mata Soal Kasus Keracunan MBG!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:41 WIB

Jejak Ulta Levenia dari Peneliti Teroris Jadi Deputi Bakom Kini Ramai Gegara Teori Konspirasi

Jejak Ulta Levenia dari Peneliti Teroris Jadi Deputi Bakom Kini Ramai Gegara Teori Konspirasi

Entertainment | Selasa, 08 September 2026 | 12:24 WIB

12 Arti Mimpi Ditangkap Polisi atau Dikejar Orang Menurut Primbon

12 Arti Mimpi Ditangkap Polisi atau Dikejar Orang Menurut Primbon

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 14:15 WIB

Laptop Galaxy Book6 Ultra Begitu Menggoda: Layar AMOLED 120Hz, RTX 5070, dan Intel Core Ultra

Laptop Galaxy Book6 Ultra Begitu Menggoda: Layar AMOLED 120Hz, RTX 5070, dan Intel Core Ultra

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 12:30 WIB

Bukan Sekadar Main Mobile Legends, Esports Kini Jadi Bagian dari Ekosistem Digital Indonesia

Bukan Sekadar Main Mobile Legends, Esports Kini Jadi Bagian dari Ekosistem Digital Indonesia

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 07:03 WIB

Bocoran Hero Baru Mobile Legends, Dori Calon Midlaner OP

Bocoran Hero Baru Mobile Legends, Dori Calon Midlaner OP

Tekno | Jum'at, 04 September 2026 | 17:00 WIB

PSAD UII Bongkar Taktik Ganjil Polri: Sengaja Benturkan Mahasiswa dengan Ormas?

PSAD UII Bongkar Taktik Ganjil Polri: Sengaja Benturkan Mahasiswa dengan Ormas?

News | Jum'at, 04 September 2026 | 11:35 WIB

Tak Cukup Sanksi Administrasi, Koalisi MBG Watch Minta Pelaku Keracunan Diproses Pidana

Tak Cukup Sanksi Administrasi, Koalisi MBG Watch Minta Pelaku Keracunan Diproses Pidana

News | Jum'at, 04 September 2026 | 11:02 WIB

300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!

300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:55 WIB

Galaxy Book6 Pro: Laptop Andalan Baru Samsung, Bawa Intel Panther Lake

Galaxy Book6 Pro: Laptop Andalan Baru Samsung, Bawa Intel Panther Lake

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 15:40 WIB

Terkini

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

News | Senin, 14 September 2026 | 11:01 WIB

Peta Mobil Terlaris Terbaru Agustus 2026: Tahta Zenix Digusur, Daihatsu Gran Max Puncak

Peta Mobil Terlaris Terbaru Agustus 2026: Tahta Zenix Digusur, Daihatsu Gran Max Puncak

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 11:00 WIB

7 Cara Mengetahui Apakah Suatu Lipstik Mengandung Timbal, Waspadai Ciri Ini

7 Cara Mengetahui Apakah Suatu Lipstik Mengandung Timbal, Waspadai Ciri Ini

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:59 WIB

Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada

Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:56 WIB

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 10:54 WIB

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 10:52 WIB

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:51 WIB

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:49 WIB

×