Mengupas Alasan Sambo Tak Lapor saat Istrinya Mengaku Diperkosa Yosua

Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 18 Desember 2022 | 18:24 WIB
Mengupas Alasan Sambo Tak Lapor saat Istrinya Mengaku Diperkosa Yosua
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam sidang Selasa (6/12/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J masih menyimpan sejumlah misteri hingga kini. Salah satunya, tersangka Ferdy Sambo yang tidak segera melapor saat tahu istrinya, Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan Yosua.

Dalam sidang terdakwa obstruction of justice Irfan Widyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (16/12/2022), Ferdy Sambo dihadirkan sebagai saksi. Ia dicecar sejumlah pertanyaan oleh hakim, termasuk soal pelecehan yang diakui dialami Putri.

Ia menyampaikan bahwa istrinya tak sekadar dilecehkan. Putri, kata dia, diperkosa, dianiaya, dan diancam oleh Brigadir J. Hal tersebut yang membuat Sambo hilang kesabaran dan memutuskan untuk mengeksekusi anak buahnya.

Kemudian, Hakim Ketua Afrizal Hadi, bertanya kepada Ferdy Sambo, mengapa tindakan Brigadir J terhadap istrinya itu tidak dilaporkan sehingga bisa diproses secara hukum dan semestinya. Ia merasa heran Sambo memilih menyelesaikan masalah dengan pembunuhan.

"Katakanlah seandainya benar, adanya pelecehan bahkan perkosaan, Saudara selaku Kadiv Propam, polisinya polisi, kok tidak berpikir panjang?" cecar Hakim Afrizal.

"Katakanlah misalnya dengan Saudara melaporkan perbuatan yang dilakukan oleh Yosua tersebut. Kenapa Saudara melakukan tindakan yang tidak semestinya sebagai seorang penegak hukum?" tanya Hakim lagi.

Namun, Ferdy Sambo yang dengan sigap menggenggam mikrofonnya beralasan bahwa Putri Candrawathi tidak ingin kasus tersebut diketahui orang lain. Ia juga menyebut masalah yang dialami istrinya tergolong aib keluarga sehingga perlu ditutupi.

"Itulah salah saya. Pada saat mendengar keterangan istri saya di Saguling, istri saya tidak ingin ribut-ribut dan diketahui orang lain karena ini menjadi aib keluarga. Sehingga saya minta, 'Ya sudah nanti saya akan konfirmasi nanti malam dengan Yosua'," terang Sambo.

Sambo juga menjelaskan jika rencana awalnya, Brigadir J akan dieksekusi pada malam hari. Namun, saat melintas di Duren Tiga, ia mengaku teringat dengan peristiwa pelecehan yang diceritakan oleh istrinya. Sampai akhirnya, ia memutuskan untuk menemui Yosua siang itu.

baca juga

Ferdy Sambo sebelumnya izin ke Putri akan bermain badminton. Namun setelah melewati rumah dinasnya, ia berubah pikiran. Ia kemudian masuk dan melakukan konfrontasi pada Brigadir J terkait dengan peristiwa pelecehan di Magelang, yang berakhir dengan tewasnya Yosua.

"Tapi pada saat saya melintas di Duren Tiga, saya melihat Yosua di depan pagar rumah Duren Tiga, saya kemudian mengingat kembali peristiwa. Kemudian saya memutuskan mengonfirmasi ke Yosua," pungkasnya.

Adapun selama menjawab, wajah Ferdy Sambo menunjukkan beragam ekspresi. Mulai dari beberapa kali menggigit bibir, menaikkan alis, hingga mengedipkan mata. Ini seolah menunjukkan adanya gejolak emosi dalam setiap ucapannya.

Lalu, Hakim juga bertanya soal siapa saja yang ikut menembak Brigadir J pada saat kejadian. Meski suaranya pelan, Sambo terdengar yakin menyebut hanya Richard Eliezer atau Bharada E yang menembak Yosua

"Apakah penembakan itu hanya dilakukan oleh seorang Eliezer saja, atau Saudara juga ikut?" tanya Hakim.

"Penembakan hanya dilakukan oleh Eliezer," jawab Sambo.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hendra Kurniawan Blak-blakan Terima Perintah Ferdy Sambo: Aib Mbakmu Supaya Nggak Gaduh

Hendra Kurniawan Blak-blakan Terima Perintah Ferdy Sambo: Aib Mbakmu Supaya Nggak Gaduh

Surakarta | Minggu, 18 Desember 2022 | 12:42 WIB

Sering Nangis saat Sidang, Pakar Nilai Putri Candrawathi Tak Seperti Mengalami Trauma: Bukan Korban!

Sering Nangis saat Sidang, Pakar Nilai Putri Candrawathi Tak Seperti Mengalami Trauma: Bukan Korban!

News | Minggu, 18 Desember 2022 | 12:55 WIB

Misteri Uang Rp100 T di Rekening Yosua Terbongkar, Pakar TPPU: Uang Itu Ada Lalu Ditarik

Misteri Uang Rp100 T di Rekening Yosua Terbongkar, Pakar TPPU: Uang Itu Ada Lalu Ditarik

Selebtek | Sabtu, 17 Desember 2022 | 21:33 WIB

Putri Candrawathi Bohong Lagi, Ternyata Menangis di Depan Hakim Bukan Gegara Pemerkosaan

Putri Candrawathi Bohong Lagi, Ternyata Menangis di Depan Hakim Bukan Gegara Pemerkosaan

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 20:38 WIB

10 Tokoh Terpopuler Google Tahun 2022, Ada Cipung Putra Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

10 Tokoh Terpopuler Google Tahun 2022, Ada Cipung Putra Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Entertainment | Sabtu, 17 Desember 2022 | 19:27 WIB

Sisi Menyeramkannya Diungkap Anak Buah, Ini Sosok Agus Nurpatria Terdakwa Kasus Ferdy Sambo

Sisi Menyeramkannya Diungkap Anak Buah, Ini Sosok Agus Nurpatria Terdakwa Kasus Ferdy Sambo

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 19:01 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×