Peringatan Buat PDIP! Puan Disebut Bakal Kesulitan Maju di Pilpres 2024 Gegara Faktor 'Darah Biru' Anak Mega

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 22 Desember 2022 | 16:49 WIB
Peringatan Buat PDIP! Puan Disebut Bakal Kesulitan Maju di Pilpres 2024 Gegara Faktor 'Darah Biru' Anak Mega
Peringatan Buat PDIP! Puan Disebut Bakal Kesulitan Maju di Pilpres 2024 Gegara Faktor 'Darah Biru' Anak Mega. [suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

Suara.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, menilai bahwa Ketua DPP PDIP Puan Maharani akan menghadapi situasi sulit jika ingin maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Hal itu salah satunya dikarenakan status Puan sebagai 'darah biru' anak dari Presiden kelima Megawati Soekarnoputri. 

"Kalau kita baca data, saya harus menyatakan dengan segala hormat kepada mba Puan, mba Puan memang menghadpi situasi yang tidak mudah," kata Yunarto dalam paparannya secara daring, Kamis (22/12/2022). 

Yunarto menyebut, Puan jika dilihat dari karir politiknya sudah memiliki branding dimana dimulai sebagai anggota DPR biasa, kemudian jadi Ketua Fraksi, lalu jadi Menteri Koordinator dan kekinian Ketua DPR RI. Namun, hal dirasa belum cukup bagi pemilih. 

Hal itu berbeda jika dibandingkan dengan figur yang miliki status darah biru seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang kekinian langsung menjadi ketum partai, Puan dianggap lebih baik. Namun harus diakui hal itu masih belum cukup. 

"Tetapi memang ternyata tren data memperlihatkan angka mba Puan tidak pernah di atas 3 persen, paling tinggi di 2 koma ya atau 3 persen di semua lembaga survei," ungkapnya. 

Yunarto menilai stagnannya elektabilitas dipengaruhi sejumlah faktor. Pertama, karena status darah biru sebagai anak Megawati. Kecenderungan pemilu kali ini bakal banyak diikuti oleh para pemilih muda, darah biru dianggap sudah tak relevan dengan pemilih muda. 

"Ada kecenderungan darah biru ini bukan lagi aset tapi liabilities, ada protes keras, ada kritik keras dari masyarakat, mereka inginnnya yang bottom up, kira-kira seperti itu. Dan apakah itu harus disalahkan? Ya enggak bisa, malah harus ditunjukkan dengan cara yang lebih effort lebih ya buat para darah biru ini," tuturnya. 

Kemudian faktor lainnya, para pemilih kekinian juga dianggap masih belum bisa menerima pemimpin dari kalangan perempuan. Meski hal itu terbantahkan ketika Megawati menjadi presiden kala itu. 

"Sebagian masyarakat kita memang belum bisa menerima pemimpin perempuan, suka atau tidak ada fakta seperti itu yang juga itu pernah menggagalkan Ibu Mega di tahun 2004 dan beberapa variabel lain yang saya pikir menarik untuk dielaborasi. Jadi saya harus megnatakan tidak mudah buat mbak Puan." 

Dalam survei terbaru Charta Politika memang Puan elektabilitasnya hanya berada di angka 1,5 persen dari 10 nama figur bakal calon presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Poltracking Elektabilitas Capres: Anies - Prabowo Saling Tikung, Ganjar Anteng Tak Tersalip

Survei Poltracking Elektabilitas Capres: Anies - Prabowo Saling Tikung, Ganjar Anteng Tak Tersalip

News | Kamis, 22 Desember 2022 | 16:24 WIB

Anies Baswedan Ngotot Tawarkan Rekam Jejak di Pilpres 2024, DPRD DKI F-PSI Gercep Bongkar 'Dosa'

Anies Baswedan Ngotot Tawarkan Rekam Jejak di Pilpres 2024, DPRD DKI F-PSI Gercep Bongkar 'Dosa'

News | Kamis, 22 Desember 2022 | 16:18 WIB

Rayakan Hari Ibu, Puan Maharani: Perempuan Harus Semakin Berdaya Demi Indonesia Maju

Rayakan Hari Ibu, Puan Maharani: Perempuan Harus Semakin Berdaya Demi Indonesia Maju

DPR | Kamis, 22 Desember 2022 | 15:43 WIB

Pengamat Sebut Ganjar Terjepit Restu Megawati untuk Jadi The Next Jokowi: Mau Gerak Nanti Malah Ditegur

Pengamat Sebut Ganjar Terjepit Restu Megawati untuk Jadi The Next Jokowi: Mau Gerak Nanti Malah Ditegur

News | Kamis, 22 Desember 2022 | 16:02 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB