CEK FAKTA: Luhut Akhirnya Ditangkap KPK, Disebut Kaya Raya Gegara Rugikan Negara, Benarkah?

Aulia Hafisa, Elvariza Opita

Minggu, 01 Januari 2023 | 10:31 WIB
CEK FAKTA: Luhut Akhirnya Ditangkap KPK, Disebut Kaya Raya Gegara Rugikan Negara, Benarkah?
Tangkapan layar video dengan narasi Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan ditangkap oleh KPK karena kekayaannya adalah hasil merugikan negara. (YouTube/JURNALIS)

Suara.com - Sebuah video mencatut nama Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Pandjaitan sedang sangat viral di media sosial.

Video ini tampak diunggah di kanal YouTube JURNALIS dan hingga Minggu (1/1/2023) sudah ditonton lebih dari 14 ribu kali. Video berdurasi 10 menit 4 detik itu menarasikan penangkapan Luhut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Berita Terkini ~ Akhirnya Si Orang Ini Di Tangkap KPK Malam Ini !?? Viral Hari Ini," begitulah judul unggahan video tersebut.

Pemilik video bahkan terang-terangan menyebutkan nama Luhut di thumbnail videonya yang memperlihatkan pula foto sang menteri dalam balutan seragam oranye.

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menghadiri Peluncuran Aksi Pemcegahan Korupsi 2023-2024 yang diadakan KPK bersama sejumlah kementerian/lembaga di kawasan Jakarta Pusat, pada Selasa (20/12/2022). [Suara.com/Yaumal]
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menghadiri Peluncuran Aksi Pemcegahan Korupsi 2023-2024 yang diadakan KPK bersama sejumlah kementerian/lembaga di kawasan Jakarta Pusat, pada Selasa (20/12/2022). [Suara.com/Yaumal]

"Mengejutkan..!!! Luhut Akhirnya Di Tangkap. Ternyata Hasil Kekayaannya Adalah Hasil Dari Rugikan Negara," tulis pemilik video di thumbnail.

Terlihat Luhut dikelilingi oleh petugas polisi, sementara di bagian belakangnya terlihat tulisan, "Tindak Pidana Narkotika".

Lantas seperti apakah kebenaran di balik video tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, foto yang ditampilkan di thumbnail adalah hasil editan.

baca juga

Alih-alih penangkapan Luhut seperti yang dinarasikan, foto tersebut sebenarnya menunjukkan foto pengedar sabu berinisial AP yang ditangkap oleh Satres Narkoba Polrestabes Palembang pada Februari 2020.

Tangkapan layar artikel asli penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba di Palembang yang fotonya kemudian diedit seolah-olah Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan ditangkap oleh KPK. (Detik.com via Tunrbackhoax.id)
Tangkapan layar artikel asli penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba di Palembang yang fotonya kemudian diedit seolah-olah Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan ditangkap oleh KPK. (Detik.com via Tunrbackhoax.id)

Hal ini juga didukung dengan tulisan "Tindak Pidana Narkotika" di thumbnail video yang tentu tidak sejalan dengan narasi penangkapan oleh KPK.

Di sisi lain, video tersebut juga tidak menerangkan kronologi penangkapan Luhut oleh KPK. Justru video itu berisi pernyataan kontroversial Luhut yang meminta KPK mengurangi operasi tangkap tangan (OTT).

Sebagai pengingat, Luhut menyebut OTT KPK tidak baik untuk citra Indonesia. Video juga menarasikan sebuah artikel daring yang menunjukkan pendapat kontra dari Saiful Anam terhadap sikap Luhut.

Sementara itu, sampai saat ini juga tidak ada informasi kredibel mengenai penangkapan Luhut oleh KPK.

KESIMPULAN

Dengan demikian, unggahan video kanal YouTube JURNALIS yang menarasikan penangkapan Luhut oleh KPK adalah tidak benar.

Faktanya tidak ada informasi kredibel mengenai penangkapan Luhut. Karena itulah video tersebut bisa dikategorikan sebagai hoaks tipe konten yang dimanipulasi (manipulated content).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Ahok Akan Bubarkan Pertamina Jika Tak Untung Selama 7 Bulan, Benarkah?

CEK FAKTA: Ahok Akan Bubarkan Pertamina Jika Tak Untung Selama 7 Bulan, Benarkah?

News | Sabtu, 31 Desember 2022 | 17:38 WIB

CEK FAKTA: Anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Telantar, Kini Diadopsi Keluarga Brigadir J, Benarkah?

CEK FAKTA: Anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Telantar, Kini Diadopsi Keluarga Brigadir J, Benarkah?

News | Jum'at, 30 Desember 2022 | 16:01 WIB

Periksa Saksi Ini, KPK Usut Apartemen Gubernur Lukas Enembe di Jakarta

Periksa Saksi Ini, KPK Usut Apartemen Gubernur Lukas Enembe di Jakarta

News | Jum'at, 30 Desember 2022 | 12:58 WIB

CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Pakai Kostum Sinterklas, Ucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru, Benarkah?

CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Pakai Kostum Sinterklas, Ucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru, Benarkah?

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 19:22 WIB

Gibran Ogah Dipanggil Pak Wali oleh Warga Kalimantan, Warganet: Bisa Panggil Noah atau Ungu Juga?

Gibran Ogah Dipanggil Pak Wali oleh Warga Kalimantan, Warganet: Bisa Panggil Noah atau Ungu Juga?

Depok | Kamis, 29 Desember 2022 | 16:16 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×