Dilarang Kecewa! Bukan Stop IKN, Anies Baswedan Ternyata Bakal Lakukan Perubahan Ini di 2024

Dany Garjito | Elvariza Opita | Suara.com

Selasa, 03 Januari 2023 | 10:26 WIB
Dilarang Kecewa! Bukan Stop IKN, Anies Baswedan Ternyata Bakal Lakukan Perubahan Ini di 2024
Anies Baswedan di Makassar [Antara]

Suara.com - Bakal Calon Presiden 2024 dari Partai NasDem, Anies Baswedan, sedianya diusung oleh Koalisi Perubahan yang turut melibatkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.

Namun penggunaan nama Koalisi Perubahan ternyata menuai kecaman dari sejumlah pihak, seperti pengamat politik Adi Prayitno. Bahkan Adi menilai poros yang menjual narasi perubahan ini tidak memperlihatkan keseriusannya.

"Karena poros perubahan yang dibayangkan oleh orang itu NasDem ataupun Anies bicara secara lantang, kalau menang jadi presiden, jadi pemenang di 2024, semua legacy yang telah dilakukan Jokowi ditolak," ungkap Adi, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Selasa (3/1/2023).

"Misalnya poros perubahan mengandaikan IKN itu adalah proyek yang ugal-ugalan. Sesuatu hal yang kemudian tidak pernah muncul dari Anies maupun dari teman-teman NasDem," imbuhnya.

 Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno. (Suara.com/Ria Rizki).
Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno. (Suara.com/Ria Rizki).

Hal ini yang akhirnya dijelaskan oleh Anies di kanal YouTube Total Politik. Untuk pertama kalinya mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan perubahan seperti apa yang ditawarkan untuk tahun 2024 mendatang.

Rupanya Anies dan Koalisi Perubahan sangat menyoroti aspek keadilan. "Kita melihat perlu mengedepankan prinsip keadilan di dalam kebijakan-kebijakan yang kita susun," ujar Anies.

"Jadi ketika kita membangun, harus memberikan ruang untuk mempraktikkan rasa keadilan, sehingga manfaat oleh pembangunan ini dirasakan lebih banyak lagi," sambungnya.

Anies lantas mencontohkan soal pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Menurutnya pertumbuhan ekonomi tidak hanya dilihat dari persentasenya tetapi juga pemerataan.

"Bila pertumbuhan ekonomi itu tidak disertai dengan pemerataan maka dinilai pertumbuhan yang tidak berkualitas," jelas Anies.

Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah elite Nasdem hingga PKS di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022). [Foto ist/ IG @aniesbaswedan]
Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah elite Nasdem hingga PKS di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022). [Foto ist/ IG @aniesbaswedan]

"Kami ingin mendorong agar pertumbuhan ekonomi itu lebih berkualitas, sehingga rumah tangga-rumah tangga merasakan manfaat dari angka pertumbuhan ekonomi. Itulah yang akan kita bawa," lanjutnya.

Anies kembali mendasarkan penjelasannya pada rekam jejak yang telah dilakukannya selama menjadi DKI 1.

"Perjalanan masih panjang, tapi narasinya bagaimana menghadirkan keadilan sosial. Ekonomi tetap tumbuh tetapi rasa keadilan itu tidak didapatkan," tutur Anies.

Anies kemudian mencontohkan dengan peraturan yang diterapkannya di Jakarta. Seperti ketika Anies mengizinkan area Thamrin-Sudirman yang boleh dilewati oleh sepeda motor, yang akhirnya membangkitkan geliat pertumbuhan ekonomi area sekitar, yakni lewat pengiriman barang dan jasa secara online.

"Jadi kebijakan ekonomi yang membesarkan yang kecil, tanpa mengecilkan yang besar. Kita sering kali tidak memperhatikan hal-hal apa yang kecil itu untuk tumbuh dan berkembang," terang Anies.

"Jadi ketika kita bicara perubahan adalah bagaimana membuat pertumbuhan yang sudah terjadi ini bisa berkeadilan, bisa lebih dirasakan manfaatnya oleh semua," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Tersangkakan Anies, BW Ungkap Pimpinan KPK Ubah Perkom: Tingkatkan Penyelidikan ke Penyidikan Tanpa Tersangka

Demi Tersangkakan Anies, BW Ungkap Pimpinan KPK Ubah Perkom: Tingkatkan Penyelidikan ke Penyidikan Tanpa Tersangka

News | Senin, 02 Januari 2023 | 22:49 WIB

Jadi Bacapres NasDem, Anies Baswedan Beberkan Lebih Sibuk untuk Hal ini: Memang Kelihatannya yang Keliling..

Jadi Bacapres NasDem, Anies Baswedan Beberkan Lebih Sibuk untuk Hal ini: Memang Kelihatannya yang Keliling..

News | Senin, 02 Januari 2023 | 12:23 WIB

Istana 'Gadaikan' Ganjar dan Prabowo demi Jegal Anies di Pilpres 2024? Refly Harun Ungkit Nama AHY-Aher

Istana 'Gadaikan' Ganjar dan Prabowo demi Jegal Anies di Pilpres 2024? Refly Harun Ungkit Nama AHY-Aher

News | Senin, 02 Januari 2023 | 12:10 WIB

Incar Posisi The Next Jokowi, Anies Baswedan Ternyata Diam-Diam Sudah Punya Jabatan Ini

Incar Posisi The Next Jokowi, Anies Baswedan Ternyata Diam-Diam Sudah Punya Jabatan Ini

News | Senin, 02 Januari 2023 | 10:24 WIB

Warning! Pengamat Sebut Anies Makin Ditinggal Imbas Tak Serius Jadi Antitesa Jokowi, NasDem Adem Ayem

Warning! Pengamat Sebut Anies Makin Ditinggal Imbas Tak Serius Jadi Antitesa Jokowi, NasDem Adem Ayem

News | Minggu, 01 Januari 2023 | 11:57 WIB

Terkini

Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan

Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:51 WIB

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:39 WIB

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:38 WIB

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:37 WIB

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:34 WIB

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:31 WIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:29 WIB

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:21 WIB

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:19 WIB

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:07 WIB