Pembegal Drivel Ojol di Kawasan Cikini Diduga Warga Sekitar, Rekan Korban: Cuma Pakai Kaos Oblong dan Celana Boxer

Ria Rizki Nirmala Sari, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 13 Januari 2023 | 14:57 WIB
Pembegal Drivel Ojol di Kawasan Cikini Diduga Warga Sekitar, Rekan Korban: Cuma Pakai Kaos Oblong dan Celana Boxer
Suasana Jalan Raya Cikini tak jauh dari Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat. lokasi pembegalan pengemudi ojek online. [Suara.com/Yosea Arga]

Suara.com - Empat orang begal yang menyasar driver ojek online berinsial AH di Jalan Cikini Raya, tepatnya di depan kafe Afterhour yang tak jauh dari Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat mempunyai ciri-ciri bertubuh tinggi dan besar. Mencuat dugaan kalau kawanan pelaku adalah orang sekitar lantaran hanya memakai celana boxer dan kaos oblong ketika beraksi.

Hal itu dituturkan oleh Rizaludin, rekan AH di komunitas ojek online ketika dihubungi Suara.com, Jumat (13/1/2023) hari ini. Pernyataan itu juga disampaikan setelah Rizaludin mendapatkan cerita dari AH terkait insiden yang terjadi pada Kamis (12/1/2023) sekitar pukul 02.30 WIB tersebut.

"Ciri-ciri pelaku tinggi besar. Kemungkinan sih ada (pelaku warga sekitar). Soalnya masa iya ngebegal cuma pakai baju oblong sama boxer," ucap Rizaludin.

Rizaludin menyampaikan, saat itu AH hendak menepi sejenak di sekitar lokasi kejadian. Lantaran tidak mendapat orderan, korban berencana bergeser ke kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

"Kronologinya lagi melipir ke Cikini karena tidak dapet order dia pindah mau ke Tebet," beber Rizaludin.

Pada saat bersamaan, kawanan pelaku mendekat ke arah korban. Bahkan, dua dari empat kawanan pelaku memepet korban dengan tujuan merampas harta milik korban.

"Setelah itu, korban dipepet sama dua orang," sambungnya.

Ada Empat Pelaku

Pelaku pembegalan yang menyasar korban AH ternyata berjumlah empat orang. Masing-masing dari mereka berboncengan menggunakan dua unit sepeda motor.

baca juga

"Menurut keterangan korban itu ada empat orang menggunakan dua motor," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Kompol Kukuh Islami.

Kukuh menyebut, korban dipepet ke arah pinggir jalan oleh kawanan pelaku ke tepi jalan. Bahkan, para pelaku juga sempat menendang sepeda motor milik korban.

"Korban menghindar sambil teriak minta tolong lalu motornya dibawa kabur oleh para pelaku," beber dia.

Saat ini Polsek Metro Menteng sedang menyelidiki kasus tersebut. Pencarian kamera CCTV di sekitar lokasi dan indentifikasi ciri-ciri pelaku juga telah dilakukan.

"Anggota sudah turun ke TKP dan mencari CCTV yang ada di sekitaran untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku, kasus tersebut masih kami lidik dan dalami," kata Kukuh.

Kukuh menambahkan, hingga kini korban belum membuat laporan ke Polsek Metro Menteng. Tapi, oleh anggota, korban sudah diarahkan untuk membuat laporan.

"Korban belum membuat laporan ke Polsek Menteng. Korban sudah di temui untuk diarahkan membuat laporan," sambung dia.

Pembegalan itu terekam oleh kamera warga dan viral di media sosial. Akun Instagram @info_jakartapusat turut mengunggah video yang memperlihatkan detik-detik pembegalan terjadi.

Terlihat korban yang sedang menepi di pinggir jalan dihampiri oleh beberapa orang yang membawa satu sepeda motor. Salah satu dari pembegal itu bahkan sampai menendang korban untuk menjauh dari sepeda motornya.

"Tolong, maling. Maling," teriak korban sebagaimana dalam video tersebut.

Tidak lama berselang, kedua pelaku kabur sambil membawa sepeda motor milik korban. Tak hanya itu, korban sempat mengejar, namun usaha itu sia-sia.

Dalam narasi pada unggahan itu, korban disebut sempat meminta pertolongan. Namun, kondisi di sekitar lokasi kejadian begitu sepi sehingga tidak ada yang menolong korban.

"Terjadi begal di Jalan Cikini Raya, depan Aferhour dekat TIM, Meteng, Jakarta Pusat pada Kamis (12/1/2023) pukul 03.00 WIB," tulis akun @info_jakartapusat sebagaimana dikutip Suara.com pada Jumat (13/1/2023).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan driver ojek online Maxim. Selain sepeda motor jenis Honda Aerox dengan nomor polisi B 4532 SPA, ponsel genggam milik korban juga raib digondol para pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hendak ke Tebet Karena Tidak Dapat Orderan, Begini Kronologi Driver Ojol Dibegal di Kawasan Cikini

Hendak ke Tebet Karena Tidak Dapat Orderan, Begini Kronologi Driver Ojol Dibegal di Kawasan Cikini

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 14:54 WIB

Driver Ojol Dobel Apes, Lagi Sepi Orderan, Motor Dirampas Komplotan Begal di Cikini

Driver Ojol Dobel Apes, Lagi Sepi Orderan, Motor Dirampas Komplotan Begal di Cikini

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 14:19 WIB

Driver Ojol Dibegal di Kawasan Cikini, Polisi Sebut Pelaku Berjumlah Empat Orang

Driver Ojol Dibegal di Kawasan Cikini, Polisi Sebut Pelaku Berjumlah Empat Orang

Jakarta | Jum'at, 13 Januari 2023 | 13:35 WIB

Komplotan Begal Terekam CCTV Rampas Motor hingga HP Driver Ojol di Cikini, Para Pelaku Diburu Polisi

Komplotan Begal Terekam CCTV Rampas Motor hingga HP Driver Ojol di Cikini, Para Pelaku Diburu Polisi

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 11:19 WIB

Driver Ojol Jadi Korban Begal di Cikini, Sepeda Motor dan Ponsel Genggam Raib Digondol Maling

Driver Ojol Jadi Korban Begal di Cikini, Sepeda Motor dan Ponsel Genggam Raib Digondol Maling

Jakarta | Jum'at, 13 Januari 2023 | 11:11 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×