CEK FAKTA: NasDem Batal Capreskan Anies Baswedan Akibat Korupsi Bansos DKI Jakarta, Benarkah?

Chyntia Sami Bhayangkara, Elvariza Opita

Selasa, 17 Januari 2023 | 14:15 WIB
CEK FAKTA: NasDem Batal Capreskan Anies Baswedan Akibat Korupsi Bansos DKI Jakarta, Benarkah?
Tangkapan layar video bernarasi Anies Baswedan batal dicapreskan Partai NasDem dan Koalisi Perubahan akibat dugaan korupsi bansos DKI Jakarta. (YouTube/POLITIK NEGERI)

Suara.com - Nama eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belakangan diseret dalam dugaan kasus korupsi bantuan sosial Covid-19 tahun 2020. Isu ini sendiri muncul setelah diviralkan oleh akun Twitter @kurawa.

Padahal saat ini Anies sudah dideklarasikan sebagai Bakal Calon Presiden 2024 oleh Partai NasDem. Partai yang diketuai Surya Paloh itu juga tengah menjajaki pembentukan Koalisi Perubahan bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.

Namun belakangan beredar isu Partai NasDem batal mencapreskan Anies diduga akibat dugaan korupsi bansos DKI Jakarta tersebut.

Seperti kanal YouTube POLITIK NEGERI yang mengunggah video bertajuk, "Berita Terkini !! Buntut Korupsi Bansos DKI, NasDem Batalkan Pencapresan Anies."

Penampakan beras rusak terkait dugaan korupsi bansos di era mantan Gubernur DKI Anies Baswedan. (ist)
Penampakan beras rusak terkait dugaan korupsi bansos di era mantan Gubernur DKI Anies Baswedan. (ist)

Di bagian thumbnail video terlihat foto Anies bersama jajaran anak buahnya semasa menjabat di DKI Jakarta sedang menginspeksi sebuah gudang. Sementara di sisi kiri terlihat pula foto Paloh bersama Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johnny G Plate.

"Buntut Korupsi Bansos DKI. Koalisi Perubahan Gagalkan Pencapresan Anies," begitulah judul yang tertera di thumbnail video, dikutip pada Selasa (17/1/2023).

Tentu saja video ini langsung menjadi sorotan publik, bahkan sudah ditonton lebih dari 15 ribu kali. Namun seperti apakah kebenarannya?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran, rupanya video berdurasi 5 menit itu tidak menampilkan konten sebagaimana narasinya.

baca juga

Alih-alih membahas dugaan korupsi bansos Covid-19 DKI Jakarta dan dampaknya, video justru membahas analisis pengamat politik Refly Harun soal cara-cara menggagalkan pencapresan Anies.

Video juga menarasikan artikel Suara.com bertajuk "Kabar Buruk! Sudah Koar-koar, Partai NasDem Ternyata Tak Serius Usung Anies Baswedan Jadi Capres?" yang tayang pada Jumat (13/1/2023).

Menurut Refly, komitmen Partai NasDem untuk mengusung Anies di Pemilu 2024 masih cukup meragukan. Seperti dengan Partai NasDem yang menolak Partai Demokrat mengajukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi cawapres Anies.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, bakal capres Anies Baswedan dan elite Nassdem memotong tumpeng dalam Perayaan HUT ke-11 Partai NasDem di Jakarta, Jumat (11/11/2022). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU]
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, bakal capres Anies Baswedan dan elite Nassdem memotong tumpeng dalam Perayaan HUT ke-11 Partai NasDem di Jakarta, Jumat (11/11/2022). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU]

"Bisa jadi NasDem menolak kalau (AHY jadi) wapresnya Anies. Tapi orang akan bertanya, ini jangan-jangan NasDem juga ikut menjadi skenario menggagalkan Anies. Pura-pura mendukung tapi ternyata ujungnya menggagalkan," kata Refly.

Sementara itu, tidak ada informasi kredibel mengenai batalnya pencapresan Anies oleh Partai NasDem akibat dugaan korupsi bansos Covid-19 DKI Jakarta. Bahkan hingga kini dugaan korupsi tersebut masih menjadi bola liar di kalangan warganet.

KESIMPULAN

Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa video unggahan kanal YouTube POLITIK NEGERI tidak memuat informasi sebagaimana narasinya.

Faktanya tidak ada informasi mengenai batalnya pencapresan Anies akibat dugaan bansos DKI Jakarta. Dugaan kasus korupsi itu juga masih simpang-siur, sementara di sisi lain Partai NasDem belum membatalkan deklarasi dukungannya terhadap Anies.

Dengan demikian, video tersebut dapat dikategorikan sebagai hoaks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Keluar dari PDIP karena Sakit Hati Tak Dipilih Jadi Capres, Benarkah?

CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Keluar dari PDIP karena Sakit Hati Tak Dipilih Jadi Capres, Benarkah?

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 09:50 WIB

Sudahi Ribut Ganjar vs Anies, Zulfan Lindan Usul Megawati-Jokowi Maju Pilpres 2024: Kan Mantap!

Sudahi Ribut Ganjar vs Anies, Zulfan Lindan Usul Megawati-Jokowi Maju Pilpres 2024: Kan Mantap!

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 09:24 WIB

Instruksi Surya Paloh Di Tengah Panasnya Isu Reshuffle Menteri NasDem: Dukung Jokowi Sampai Selesai!

Instruksi Surya Paloh Di Tengah Panasnya Isu Reshuffle Menteri NasDem: Dukung Jokowi Sampai Selesai!

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 06:51 WIB

CEK FAKTA: Beredar Breaking News Koalisi Perubahan Resmi Deklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres 2024, Benarkah?

CEK FAKTA: Beredar Breaking News Koalisi Perubahan Resmi Deklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres 2024, Benarkah?

News | Senin, 16 Januari 2023 | 15:44 WIB

Kabar Buruk! Sudah Koar-koar, Partai NasDem Ternyata Tak Serius Usung Anies Baswedan Jadi Capres?

Kabar Buruk! Sudah Koar-koar, Partai NasDem Ternyata Tak Serius Usung Anies Baswedan Jadi Capres?

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 16:54 WIB

Terkini

The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati

The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi

Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai

Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut

Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:18 WIB

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

×