Disebut Bukan Sosok Pembongkar Fakta, Apa Saja yang Diungkap Bharada E di Persidangan?

Farah Nabilla

Jum'at, 20 Januari 2023 | 10:59 WIB
Disebut Bukan Sosok Pembongkar Fakta, Apa Saja yang Diungkap Bharada E di Persidangan?
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Richard Eliezer alias Bharada E saat mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (11/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Di mata jaksa, Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E bukan sosok pembongkar fakta. Ia dinilai sebagai eksekutor pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). Penilaian ini diungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana.

"Deliktum yang dilakukan oleh Richard Eliezer Pudihang Lumiu sebagai eksekutor, yakni pelaku utama, bukanlah sebagai penguak fakta hukum," ujar Ketut dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2023).

Ketut kemudian menekankan bahwa kasus pembunuhan Yosua bisa terungkap karena keluarga korban yang pertama kali menyuarakan fakta hukum. Padahal menurut publik, Richard juga menjadi sosok yang berperan dalam membongkar fakta.

Pembongkaran ini didasari oleh pengakuan Richard yang sering mengalami mimpi buruk selama tiga pekan pasca kematian Yosua tewas. Ia merasa sangat bersalah dan berdosa hingga membuatnya memutuskan untuk mengungkap fakta.

Lantas, kesaksian apa saja yang sudah disampaikan Richard Eliezer selama persidangan? Berikut informasinya, mulai dari mengaku sempat membohongi Kapolri hingga mengungkap sosok wanita misterius yang datang ke rumah Sambo.

Sempat Bohongi Kapolri

Richard Eliezer mengaku sempat membohongi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kasus pembunuhan yang menewaskan rekannya ini. Ia mengatakan dirinya kerap dipanggil oleh Listyo untuk menjelaskan kematian Yosua.

Namun, saat itu, ia justru menceritakan kematian Yosua berdasarkan skenario yang telah dibuat Ferdy Sambo. Adapun isinya meliputi dugaan pelecehan seksual Yosua terhadap Putri Candrawathi hingga peristiwa tembak-menembak.

Putri Dekat dengan Yosua

baca juga

Dalam kesempatan yang berbeda, Richard menyinggung kedekatan Putri Candrawathi dan Brigadir J. Ia mengatakan dirinya bersama Yosua dan Matheus diberi tugas untuk menjaga kediaman keluarga Ferdy Sambo dan istri di Jalan Saguling.

Hakim saat itu bertanya apakah dekat yang dimaksud adalah saling bercanda dan seperti saudara. Sebab, diketahui bahwa Putri Candrawathi memiliki kedekatan dengan para ajudannya. Richard pun kemudian mengiyakan pertanyaan tersebut.

"Kedekatan antara korban dengan PC seberapa dekat?" tanya hakim.

"Dekat Yang Mulia karena saya stand by di Saguling," jawab Richard.

"Keterangan kemarin kan, mengatakan PC dekat dengan semua ajudan. Artinya, dia suka bercanda, semuanya, saudara PC seperti itu?" lanjut hakim.

"Iya, Yang Mulia," imbuh Richard.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putri Candrawathi Biang Kerok Pembunuhan tapi Cuma Dituntut 8 Tahun Bui, Pengacara Yosua: Tidak Fair!

Putri Candrawathi Biang Kerok Pembunuhan tapi Cuma Dituntut 8 Tahun Bui, Pengacara Yosua: Tidak Fair!

Metro | Jum'at, 20 Januari 2023 | 09:38 WIB

Susah Payah Bongkar Skenario Sambo, Jaksa Malah Sebut Richard Eliezer Bukan Penguak Fakta Pembunuhan Yosua

Susah Payah Bongkar Skenario Sambo, Jaksa Malah Sebut Richard Eliezer Bukan Penguak Fakta Pembunuhan Yosua

Metro | Jum'at, 20 Januari 2023 | 09:09 WIB

Jadi Pembuka Kotak Pandora Kasus Brigadir J, IKAPI: Tuntutan Bharada E Harusnya Lebih Ringan

Jadi Pembuka Kotak Pandora Kasus Brigadir J, IKAPI: Tuntutan Bharada E Harusnya Lebih Ringan

Moots | Jum'at, 20 Januari 2023 | 06:02 WIB

Klaim Jaksa Kasus Brigadir J Tak Masuk Angin, Kejagung: Gila Apa, Masuk Angin Mungkin Suka Keluar Malam

Klaim Jaksa Kasus Brigadir J Tak Masuk Angin, Kejagung: Gila Apa, Masuk Angin Mungkin Suka Keluar Malam

Video | Kamis, 19 Januari 2023 | 21:45 WIB

CEK FAKTA: Bharada E Dituntut 12 Tahun Penjara, Ternyata 'Pesanan' dari Ferdy Sambo, Benarkah?

CEK FAKTA: Bharada E Dituntut 12 Tahun Penjara, Ternyata 'Pesanan' dari Ferdy Sambo, Benarkah?

Metro | Kamis, 19 Januari 2023 | 19:59 WIB

Bharada E Dituntut 12 Tahun Meski Jadi JC, LPSK: Jaksa Tak Melihat Kontribusinya?

Bharada E Dituntut 12 Tahun Meski Jadi JC, LPSK: Jaksa Tak Melihat Kontribusinya?

Moots | Kamis, 19 Januari 2023 | 19:58 WIB

Sumber Masalah, Ibu Brigadir J Tak Rela Putri Candrawathi Hanya Dituntut 8 Tahun: Tak Adil

Sumber Masalah, Ibu Brigadir J Tak Rela Putri Candrawathi Hanya Dituntut 8 Tahun: Tak Adil

Sumatera | Kamis, 19 Januari 2023 | 19:41 WIB

Fans Richard Eliezer Berebut Masuk Sidang Pembacaan Tuntutan, Warganet: Berasa Emak-emak Rebutan Sembako

Fans Richard Eliezer Berebut Masuk Sidang Pembacaan Tuntutan, Warganet: Berasa Emak-emak Rebutan Sembako

Metro | Kamis, 19 Januari 2023 | 19:27 WIB

Terkini

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:45 WIB

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:44 WIB

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:32 WIB

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:18 WIB

Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?

Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:11 WIB

Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat

Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:04 WIB