'Nyanyian' AHY: Banyak yang Ingin Koalisi Perubahan Tidak Terwujud

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Minggu, 22 Januari 2023 | 21:37 WIB
'Nyanyian' AHY: Banyak yang Ingin Koalisi Perubahan Tidak Terwujud
Bakal Capres Nasdem Anies Baswedan bertemu Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (ist/ IG @agusyudhoyono)

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan tudingan adanya pihak-pihak yang ingin agar Koalisi Perubahan tidak terwujud. Adapun koalisi tersebut rencananya akan diisi oleh Partai Demokrat, Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam keterangannya, putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menyebut banyak pihak tidak ingin Koalisi Perubahan terwujud karena memiliki risiko tinggi. Menurutnya, koalisi yang sedang diupayakan pihaknya itu bisa mengancam mereka yang berada di luar Koalisi Perubahan.

Padahal, AHY menyebut sekarang ini semakin banyak masyarakat yang menginginkan perubahan di tubuh pemerintahan. Hal itu membuat pihaknya akan terus berupaya agar Koalisi Perubahan bisa terwujud.

"Karena itu, mereka berupaya agar Koalisi Perubahan ini tidak terjadi. Demokrat per hari ini tetap berupaya dan berharap Koalisi Perubahan ini bisa terjadi," tegas AHY dalam keterangan tertulis, Minggu (22/1/2023).

AHY melanjutkan, tidak banyak tokoh atau figur di Indonesia yang memperjuangkan perubahan. Karena itu, AHY menegaskan bahwa Demokrat akan menjadi salah satu partai yang terdepan dalam memperjuangkan perubahan dan perbaikan.

"Lalu, Demokrat mencari siapa yang bisa bersahabat dengan semangat Partai Demokrat itu," tambahnya.

Setelah menemukan partai lain dengan visi misi serupa, Demokrat akan melanjutkan upaya perubahan dengan mencari tokohnya. Ini dilakukan pertama-tama dengan mengetahui keinginan rakyat secara langsung.

Tokoh yang pantas memimpin Indonesia, kata AHY, tidak hanya bisa dilihat dari hasil elektabilitas survei. Namun juga diperlukan dialog dengan masyarakat, di mana Demokrat akan melakukannya lewat keliling Nusantara dan bertemu berbagai kalangan masyarakat.

Di antaranya petani, nelayan, pelaku UMKM, ibu-ibu rumah tangga, anak-anak muda, dan berbagai kalangan lainnya. Dengan begitu, AHY meyakini harapan perubahan itu ada dan semakin kuat.

AHY pun menyebut tujuan itu membuat Demokrat terus mencari sahabat yang bisa berjuang bersama-sama. Salah satunya melalui figur Anies Baswedan yang telah dideklarasikan Partai NasDem sebagai bakal capres.

"Di antaranya dengan Mas Anies (Anies Baswedan). Harapannya ke depan ini bisa makin baik hubungannya. Saat ini kami terus membangun komunikasi. Kami bersahabat sudah cukup lama, bisa saling memahami pikiran, perasaan, dan harapan ke depan," ungkap AHY.

AHY juga menegaskan bahwa Demokrat tidak terbiasa melirik ke kiri atau ke kanan karena hanya fokus kepada tujuan yang jelas. Ketegasan itu membuat Demokrat menjadi partai yang memiliki target, strategi dan cara tersendiri.

"Kami yakin dengan tujuan besar kami. Kami juga ingin terus ikhtiar, sambil terus rendah hati, namun juga tetap percaya diri. Kami menempatkan dua kata ini pada posisi yang sama," jelas AHY.

"Rendah hati, jangan jumawa, ada elektabilitas yang bagus, jangan kita merasa sudah hebat, sudah melakukan segalanya. Kita juga harus percaya diri, dengan kerja keras, kita akan bisa mencapat kemajuan, prestasi sulit untuk dihadirkan, tapi tidak ada yang tidak mungkin," sambungnya.

Selain itu, AHY tak lupa mensyukuri hasil elektabilitas Partai Demokrat pada tahun 2022 yang dinilai di berbagai survei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kode AHY Batal Jadi Cawapres Anies? Demokrat: Kalau Ada yang Lebih Baik ya Monggo

Kode AHY Batal Jadi Cawapres Anies? Demokrat: Kalau Ada yang Lebih Baik ya Monggo

News | Minggu, 22 Januari 2023 | 20:54 WIB

Simulasi Pilpres 2024: Ganjar 'Bantai' Semua Tokoh, Menteri Kesayangan Jokowi di Posisi Bawah

Simulasi Pilpres 2024: Ganjar 'Bantai' Semua Tokoh, Menteri Kesayangan Jokowi di Posisi Bawah

News | Minggu, 22 Januari 2023 | 17:12 WIB

Partai Pendukung Anies Mulai Pecah? Elite PKS Akui Ada Perbedaan Pilihan Cawapres di Koalisi

Partai Pendukung Anies Mulai Pecah? Elite PKS Akui Ada Perbedaan Pilihan Cawapres di Koalisi

| Minggu, 22 Januari 2023 | 14:32 WIB

Kepastian Dukungan PKS-Demokrat Disoal, Ahmad Ali: Baru NasDem yang Dukung Anies

Kepastian Dukungan PKS-Demokrat Disoal, Ahmad Ali: Baru NasDem yang Dukung Anies

| Minggu, 22 Januari 2023 | 13:40 WIB

'Tinggal Masalah Kombinasi Bertiga Harus Sepakat' PKS Tak Masalah Jika AHY yang Jadi Cawapres Anies

'Tinggal Masalah Kombinasi Bertiga Harus Sepakat' PKS Tak Masalah Jika AHY yang Jadi Cawapres Anies

News | Minggu, 22 Januari 2023 | 13:40 WIB

Elite Demokrat 'Legowo' AHY Tak Maju Jadi Cawapres Dampingi Anies: Kalau Ada yang Lebih Baik Ya Monggo

Elite Demokrat 'Legowo' AHY Tak Maju Jadi Cawapres Dampingi Anies: Kalau Ada yang Lebih Baik Ya Monggo

| Minggu, 22 Januari 2023 | 10:52 WIB

Terkini

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB