Suara.com - Ketua PBNU, KH. Yahya Cholil Tsaquf menjelaskan alasan Erick Thohir dipilih jadi ketua panitia 1 Abad NU. Menurut dia, kinerja Erick Thohir sudah terbukti baik.
“Erick Thohir punya punya kemampuan kapasitas kinerja yang terbukti bagus. Punya kemampuan orkestrasi kegiatan besar. Beliau ini steering committee, jadi sebetulnya ada pragmatisnya sedikit karena Erick ini Menteri BUMN,” kata KH. Yahya Cholil Tsaquf dalam silaturrahmi bersama Forum Pemimpin Redaksi di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (01/02/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya juga menyebut, pihaknya sama sekali tidak memungut sumbangan melainkan hanya kerja sama.
“Kita ini untuk pembiayaan kegiatan ini bukan dari sumbangan tapi dari kerja sama promosi. Jadi kerja sama promosi ini ada paket kerja sama begini, kita hargai segini, dan harga itu juga harga pasar. Cuma namanya realita bisnis itu kan harus ada,” kata dia, dikutip dari Warta Ekonomi.
Menurut Gus Yahya, upaya yang dilakukan NU saat ini ibarat menggulirkan batu dari puncak gunung.
![Baliho Erick Thohir [Foto: Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/02/02/95287-baliho-erick-thohir.jpg)
“Kita ini tidak bisa berpotensi menyelesaikan masalah seluruhnya sekarang dalam periode ini. Enggak bisa saya ini. Harus dievaluasi lagi [kinerja]. Saya harus berpikir tentang apa yang mungkin dikerjakan 5 tahun ini dan selebihnya kita serahkan kepada yang meneruskan. Ibarat menggulir batu dari puncak gunung, sudah menggelinding ya sudah dia akan menemukan jalannya sendiri lagi,” ujarnya.
“Nah yang kami lakukan dalam rangka ini adalah membentuk konstruksi-konstruksi baru yang lebih memungkinkan, pertama, perbaikan kinerja, dan kedua, menjadi awal dari satu strategi jangka panjang. Itu yang kami lakukan sekarang,” imbuh dia.
PBNU, kata Gus Yahya, saat ini memang didorong untuk tumbuh menjadi organisasi yang mandiri meski tetap menerima bantuan dari pihak lain.
“NU mengusung kemandirian, bukan berarti harus mengerjakan semuanya sendirian. Tapi saya berpikir tentang kerja sama yang bermartabat,” pungkasnya.