Kisah-kisah Penyelamatan Penuh Mukjizat Korban Gempa Turki Usai Puluhan Jam Terkubur Reruntuhan

Bangun Santoso

Minggu, 12 Februari 2023 | 11:34 WIB
Kisah-kisah Penyelamatan Penuh Mukjizat Korban Gempa Turki Usai Puluhan Jam Terkubur Reruntuhan
Proses evakuasi korban gempa Turki bicah berusia 3 tahun yang selamat. (Foto: AFP)

Suara.com - Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah Turki dan Suriah menyisakan banyak cerita getir. Meski menelan puluhan ribu korban jiwa, terselip sejumlah cerita penyelamatan penuh mukjizat.

Salah satunya adalah seorang wanita hamil yang berhasil diselamatkan setelah 40 jam lamanya tertimbun reruntuhan puing bangunan di Provinsi Kahramanmaras, salah satu wilayah terparah akibat gempa.

Disitat dari kantor berita Anadolu, Tim SAR dari pemerintah distrik Umraniye di Istanbul berhasil menyelamatkan Nehir Ilkova, yang sedang hamil sembilan bulan.

Nehir berhasil dievakuasi lewat proses yang tak mudah. Musim dingin yang membebat Turki menjadikan tim penyelamat berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan para korban.

Balita Selamat 4 Hari Usai Gempa

Proses evakuasi korban gempa Turki oleh tim penyelamat. (Foto: AFP)
Proses evakuasi korban gempa Turki oleh tim penyelamat. (Foto: AFP)

Kisah pilu penuh mukjizat juga datang dari seorang balita berumur 1,5 tahun. Ia dan anggota keluarganya selamat dari puing-puing reruntuhan bangunan empat hari setelah gempa melanda.

Sela Elbarazi, ibu, ayah, saudara laki-laki dan pamannya diselamatkan di Antakya Hatay setelah terjebak selama 96 jam. Mereka segera diberikan penanganan medis setelah operasi penyelamatan.

Tangis haru tak hanya mendera para korban, namun juga para anggota Tim SAR. Banyak video beredar di laman media sosial, bagaimana proses penyelamatan paling mengharukan terjadi.

Banyak korban diangkat dari reruntuhan sudah tak bernyawa, tapi tak sedikit pula yang ternyata masih selamat.

baca juga

Salah satu video adalah seorang anak bersama adiknya yang masih balita tampak masih hidup kala tim penyelamat menemukannya terkubur reruntuhan bangunan. Dalam sekejap video itu menyebar menembus relung-relung para netizen dunia.

Gempa Terbesar Selama Lebih Dari Seabad

Sejumlah warga melaksanaan Salat Jumat di salah satu masjid di Turki usai bencana gempa dahsyat di negara itu. (Foto: AFP)
Sejumlah warga melaksanaan Salat Jumat di salah satu masjid di Turki usai bencana gempa dahsyat di negara itu. (Foto: AFP)

Masih menurut Anadolu, wilayah perbatasan Turki dan Suriah belum pernah mengalami gempa bumi sebesar yang terjadi awal pekan ini di provinsi Kahramanmaras, selatan Turki dalam lebih dari 100 tahun, kata Stefan Wiemer, direktur Badan Seismologi Swiss.

Wiemer berbicara dengan saluran televisi Swiss SRF, yang tayang dalam bahasa Jerman, tentang gempa bumi berkekuatan M 7,7 dan 7,6 pada Senin kemarin yang memberikan dampak kerusakan besar di 10 provinsi Turki.

Menurut Wiemer, bukan suatu kebetulan bahwa gempa kuat sering terjadi antara kedua negara ini. Ada batas lempeng di kawasan itu, kata dia, seraya menambahkan bahwa selama bertahun-tahun, ada ketegangan di kawasan ini dan dihempaskan oleh gempa bumi.

“Ini adalah patahan Anatolia Timur, tempat ketegangan menumpuk dan mengering, terutama dengan gempa berkekuatan 7,7. Gempa sebesar itu sangat jarang terjadi,” ungkap dia.

Gempa berkekuatan 8 skala richter mungkin terjadi setahun sekali di dunia, imbuh Wiemer.

Mengacu pada sejarah, dia mengatakan bahwa Aleppo berkali-kali diguncang gempa besar, namun dia menambahkan bahwa gempa bermagnitudo 7,7 sudah merupakan gempa besar.

Dia menyebut ada potensi gempa susulan selama berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan setelah gempa besar tersebut.

“Umumnya akan berkurang jumlah dan intensitasnya dari waktu ke waktu,” tukas Wiemer.

Korban Tewas Sudah Tembus 28.000 Orang Lebih

Potongan video yang dilansir AFP memperlihatkan petugas dan warga mengevakuasi korban gempa Turki, Senin (6/2/2023). (Foto: AFP)
Potongan video yang dilansir AFP memperlihatkan petugas dan warga mengevakuasi korban gempa Turki, Senin (6/2/2023). (Foto: AFP)

Sementara itu, laporan terkini menyebutkan, korban tewas akibat gempa Turki dan Suriah Senin (6/2/2023) terus bertambah. Korban tewas sudah mencapai 28.000 orang lebih. Korban jiwa itu bertambah hanya dalam hitungan jam.

Hingga Minggu (12/2/2023), korban meninggal dunia akibat gempa Turki dan Suriah tercatat mencapai 28.192 orang. Jumlah paling banyak ada di wilayah Turki.

Pada Sabtu (11/2/2023) waktu setempat, Wakil Presiden Turki Fuat Oktay menyatakan, jumlah korban meninggal akibat gempa di wilayahnya mencapai 24.617.

Sekitar 3 jam sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa korban tewas akibat gempa di Turki sebanyak 21.848 orang.

Dalam pernyataan lanjutannya saat berbicara di kota Sanliurfa pada Sabtu, Erdogan mengungkapkan bahwa korban yang terluka mencapai 80.104 orang.

Sementara di Suriah, total korban meninggal mencapai 3.575 orang. Jumlah itu termasuk 2.167 orang yang jadi korban di daerah yang dikuasai oleh pemberontak di barat laut menurut informasi dari White Helmets, sebuah organisasi sukarelawan di Suriah.

Sementara korban meninggal di daerah yang dikuasai oleh pemerintah Suriah mencapai 1.408 orang.

Adapun jumlah orang yang terluka di semua wilayah Suriah mencapai 5.273. Rinciannya 2.326 di daerah yang dikuasai pemerintah dan 2.950 orang di daerah yang dikuasai pemberontak.

Gempa mengguncang wilayah Turki dan Suriah berkekuatan 7,8 magnitudo meratakan rumah warga hingga merusak bangunan gedung di wilayah terdampak.

Rekaman video dari udara memperlihatkan rumah warga rata dengan tanah hingga gedung bangunan mengalami rusak parah akibat gempa.

Hingga kini, tim penyelamat setempat maupun bantuan penyelamat dari berbagai negara terus berupaya mencari korban meninggal dan selamat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Tembus 28.000 Orang, Jutaan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Tembus 28.000 Orang, Jutaan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

News | Minggu, 12 Februari 2023 | 10:59 WIB

5 Artis Korea Bantu Korban Gempa Turki dan Suriah, Ada yang Menyumbang 360 Juta Won

5 Artis Korea Bantu Korban Gempa Turki dan Suriah, Ada yang Menyumbang 360 Juta Won

Entertainment | Minggu, 12 Februari 2023 | 09:30 WIB

Sedih, 4 Pemain Timnas Iran dan Kamerun Dilaporkan Meninggal dalam Gempa Turki

Sedih, 4 Pemain Timnas Iran dan Kamerun Dilaporkan Meninggal dalam Gempa Turki

Tasikmalaya | Sabtu, 11 Februari 2023 | 19:10 WIB

CEK FAKTA: Usai Gempa Tewaskan 12.000 Nyawa, Kini Turki Diancam Gelombang Tsunami

CEK FAKTA: Usai Gempa Tewaskan 12.000 Nyawa, Kini Turki Diancam Gelombang Tsunami

Lifestyle | Sabtu, 11 Februari 2023 | 16:07 WIB

Gempa Bumi Turki, Parlemen Mengesahkan Keadaan Darurat dan Presiden Erdogan Tutup Akunnya di Media Sosial

Gempa Bumi Turki, Parlemen Mengesahkan Keadaan Darurat dan Presiden Erdogan Tutup Akunnya di Media Sosial

Metro | Sabtu, 11 Februari 2023 | 14:58 WIB

Lepas Keberangkatan Pengiriman Bantuan untuk Korban Gempa Turki, Prabowo: Tim Medis dari TNI Akan Menyusul

Lepas Keberangkatan Pengiriman Bantuan untuk Korban Gempa Turki, Prabowo: Tim Medis dari TNI Akan Menyusul

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 14:59 WIB

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Turki

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Turki

Foto | Sabtu, 11 Februari 2023 | 14:03 WIB

Terkini

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

×