Alasan Indonesia Tidak Kirim Tim Personel ke Suriah: Keamanan Tidak Terjamin

M Nurhadi

Selasa, 21 Februari 2023 | 13:08 WIB
Alasan Indonesia Tidak Kirim Tim Personel ke Suriah: Keamanan Tidak Terjamin
Tim penyelamat mencari korban selamat di puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi di Sanliurfa, Turki, Senin (6/2/2023). [AFP]

Suara.com - Alasan Indonesia tidak mengirim bantuan personel SAR untuk korban gempa di Suriah diungkapkan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto .

“Suriah karena di sana itu daerah gempanya itu dari pemerintah Suriah sendiri tidak menjamin keamanan yang maksimal, maka diputuskan di sana tidak mengirim personel. Hanya (mengirimkan) perlengkapan saja, barang,” kata Suharyanto kepada wartawan sesaat sebelum berangkat mengantarkan bantuan untuk Turki dan Suriah, di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (21/2/2023).

Bantuan barang ke Suriah, kata dia, sama dengan bantuan yang dikirimkan ke Turki, antara lain selimut hangat, tenda pengungsi, tenda keluarga, paket makanan siap saji, sleeping bag, genset, hygene kit, sweater atau baju hangat anak, baju hangat dewasa, matras, jaket anak, jaket dewasa, serta kain kafan.

“Itu bobotnya sekitar 140 ton lebih. Jadi dibagi dua, 78 ton itu ke Turki sisanya ke Suriah,” ujar dia.

Sementara, bantuan untuk Turki dari Indonesia diantaranya pengiriman personel SAR dan tenaga kesehatan, antara lain yang sudah bertugas yakni tim medium SAR yang berjumlah 50 orang dengan tiga ekor anjing pelacak.

Menurut Suharyanto, dampak gempa di Turki lebih besar dibandingkan Suriah. Di Turki jumlah korban meninggal dunia hampir menyentuh angka 40.000 jiwa sedangkan di Suriah 6.000 jiwa.

“Sehingga Turki menjadi prioritas, kita (pemerintah Indonesia) mengirim tim SAR juga tim kesehatan,” jelasnya.

Rencananya keberangkatan Suharyanto bersama Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy ke Turki, juga sekaligus akan menjemput 85 WNI yang berada di Turki, serta memulangkan dua jenazah WNI yang sudah ditemukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turki Gempa Lagi, Tiga Tewas dan Ratusan Terluka

Turki Gempa Lagi, Tiga Tewas dan Ratusan Terluka

Sumut | Selasa, 21 Februari 2023 | 12:25 WIB

Indonesia Bantu Korban Gempa di Turki dan Suriah dengan Kirim Tim SAR, Medis, dan Bantuan Kemanusiaan

Indonesia Bantu Korban Gempa di Turki dan Suriah dengan Kirim Tim SAR, Medis, dan Bantuan Kemanusiaan

| Selasa, 21 Februari 2023 | 11:02 WIB

Empat WNI Meninggal Dunia Akibat Gempa di Turki, Dua Dimakamkan di Turki dan Dua Lainnya akan Dipulangkan ke Indonesia

Empat WNI Meninggal Dunia Akibat Gempa di Turki, Dua Dimakamkan di Turki dan Dua Lainnya akan Dipulangkan ke Indonesia

| Selasa, 21 Februari 2023 | 10:43 WIB

85 WNI Korban Gempa Turki Bakal Pulang Ke Indonesia

85 WNI Korban Gempa Turki Bakal Pulang Ke Indonesia

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 10:16 WIB

Jokowi Lepas Pengiriman 140 Ton Bahan Makanan dan Logistik untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

Jokowi Lepas Pengiriman 140 Ton Bahan Makanan dan Logistik untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 10:11 WIB

Lagi! Turki Diguncang Gempa M 6.3, Tiga Orang Tewas Dan Ratusan Luka-luka

Lagi! Turki Diguncang Gempa M 6.3, Tiga Orang Tewas Dan Ratusan Luka-luka

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 07:46 WIB

Terkini

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:11 WIB

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:03 WIB

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:45 WIB

Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:33 WIB

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:22 WIB