Ikut Menelan Imbas Polemik Impor KRL dari Jepang, Anker: Kenapa Nggak Diantisipasi Dari Dulu?!

Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 06 Maret 2023 | 17:39 WIB
Ikut Menelan Imbas Polemik Impor KRL dari Jepang, Anker: Kenapa Nggak Diantisipasi Dari Dulu?!
Sejumlah menunggu kereta saat penerapan switch over (SO) ke-5 di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Rencana PT KCI mengimpor kereta bekas dari Jepang untuk mengganti puluhan rangkaian KRL yang bakal dipensiunkan menuai polemik. Meskipun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menyetujuinya, PT KCI belum juga mendapatkan lampu hijau.

Sementara ini, PT KCI bakal mengistirahatkan 10 unit rangkaian KRL pada 2023 dan 19 unit lagi di 2024. Karena niat pembelian kereta secara impor belum bisa dilakukan, maka sebanyak 200 ribu penumpang KRL diprediksi bakal terlantar.

Permasalahan ini membuat penumpang setia KRL atau yang biasa disebut anker (anak kereta) gregetan. Bukan tanpa sebab, mereka mempertanyakan mengapa PT KCI tidak menyiapkan rangkaian KRL jauh sebelum waktu masa pensiun kereta tiba.

"Soal banyaknya kereta yang terparkir jelas itu menjadi PR besar bagi KCI selaku penyedia moda transportasi kereta listrik. Jangan hanya memarkirkan kereta, mereka seharusnya juga sudah mulai berpikir mencari pengganti dari kereta-kereta yang akan mereka pensiunkan," kata Aprilandika, warga Depok, Jawa Barat, saat dihubungi Suara.com, Senin (6/3/2023).

Penumpang menunggu kedatangan Kereta Api di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penumpang menunggu kedatangan Kereta Api di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebagai pengguna setia KRL, Dika enggan beralih ke transportasi lain meskipun nantinya harus merasakan imbas dari polemik pembelian impor kereta dari Jepang. Sebabnya, pegawai swasta ini merasa kalau KRL masih menjadi moda transportasi terbaik yang bisa menghubungkan DKI Jakarta dengan wilayah penyangga di sekitarnya.

Dirinya tentu mendukung kalau misalkan KRL untuk pengganti yang sudah tua dibuat oleh perusahaan dalam negeri. Namun untuk kondisi yang sudah mendesak seperti sekarang ini, ia tidak mempermasalahkan kalau Indonesia kembali melakukan impor.

"Untuk impor sebenarnya sah-sah saja dilakukan, selagi masuk akal. Tapi menurut saya tidak ada salahnya menggunakan kereta dari pabrikan dalam negeri yang mana kualitasnya juga sudah diakui beberapa negara," ungkapnya.

Senada dengan Dika, Tiara Sutari, pegawai swasta yang bermukim di Cisauk, Tangerang ini juga mempertanyakan nihilnya antisipasi dari pihak PT KCI ketika hendak mengistirahatkan puluhan rangkaian KRL.

"Harusnya kan sudah ada antisipasi dari lima tahun lalu misalnya soal kereta yang sudah harus diistirahatkan. Jadi ketika kereta emang harus istirahat, sudah ada penggantinya, sudah tersedia," terangnya.

baca juga

Tiara sudah membayangkan kalau misalkan nantinya PT KCI belum juga mampu menyediakan KRL baru. Untuk saat ini saja, ia harus menunggu lama kedatangan kereta.

Kepadatan calon penumpang saat menaiki Kereta Rel Listrik (KRL) saat jam pulang kerja Di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (2/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Kepadatan calon penumpang saat menaiki Kereta Rel Listrik (KRL) saat jam pulang kerja Di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (2/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu, Tiara harus berdesak-desakan di dalam gerbong KRL karena jumlah penumpang yang begitu banyak.

"Waktu tunggu lama. Jadi penumpang numpuk-numpuk," ucapnya.

Ia tidak masalah kalau misalkan PT KCI meminta PT INKA untuk membuat KRL yang anyar dengan label produk dalam negeri. Namun, ia harus menunggu hingga 2030 sampai PT KCI memiliki KRL yang baru.

Tiara mengaku tidak masalah kalau Indonesia membeli kereta bekas dari Jepang namun dengan syarat yang bisa membuat penumpang nyaman.

"Setuju saja. Asal yang diimpor keretanya bagus lah kualitasnya. Jadi nggak sia-sia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Derita 'Anker' Menjelang Puluhan Rangkaian KRL Dipensiunkan: Makin Lama Nunggu, Harus Tahan Banting Demi Berdesakan

Derita 'Anker' Menjelang Puluhan Rangkaian KRL Dipensiunkan: Makin Lama Nunggu, Harus Tahan Banting Demi Berdesakan

News | Senin, 06 Maret 2023 | 16:40 WIB

Sayangkan KCI Impor KRL Bekas, Luhut Lebih Setuju Produk Baru Buatan Dalam Negeri

Sayangkan KCI Impor KRL Bekas, Luhut Lebih Setuju Produk Baru Buatan Dalam Negeri

Linimasa | Sabtu, 04 Maret 2023 | 12:40 WIB

Operasional Terganggu Karena Ada Rel Patah, KRL Bogor-Jakarta Melaju 40 KM/Jam

Operasional Terganggu Karena Ada Rel Patah, KRL Bogor-Jakarta Melaju 40 KM/Jam

Bisnis | Jum'at, 03 Maret 2023 | 09:24 WIB

Dibalik Impor Kereta Bekas yang Mendesak, KCI: Jadi Pilihan Utama

Dibalik Impor Kereta Bekas yang Mendesak, KCI: Jadi Pilihan Utama

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2023 | 12:11 WIB

Penyebab Impor Kereta Bekas Sulit Terealisasi Hingga Ancam 200.000 Penumpang KRL

Penyebab Impor Kereta Bekas Sulit Terealisasi Hingga Ancam 200.000 Penumpang KRL

News | Rabu, 01 Maret 2023 | 14:07 WIB

Kemenhub Kukuh Bolehkan KCI Impor Gerbong KRL, Ini Alasannya

Kemenhub Kukuh Bolehkan KCI Impor Gerbong KRL, Ini Alasannya

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2023 | 14:19 WIB

Terkini

Buka Sidang Paripurna RUU APBN 2027, Puan Sebut 291 Anggota DPR Hadir dan Sisanya Izin

Buka Sidang Paripurna RUU APBN 2027, Puan Sebut 291 Anggota DPR Hadir dan Sisanya Izin

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

VinFast Resmi Buka Dealer di Jogja, Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik dan Targetkan 40 Persen Pasar

VinFast Resmi Buka Dealer di Jogja, Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik dan Targetkan 40 Persen Pasar

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

John Herdman Minta Suporter Penuhi SUGBK Saat Timnas Indonesia Menjamu Bangladesh

John Herdman Minta Suporter Penuhi SUGBK Saat Timnas Indonesia Menjamu Bangladesh

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 10:49 WIB

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:45 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPR Santoso: RUU Perampasan Aset Sebaiknya Tak Atur Illicit Enrichment

Wakil Ketua Komisi III DPR Santoso: RUU Perampasan Aset Sebaiknya Tak Atur Illicit Enrichment

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:44 WIB

Hasil Imbang Timnas Indonesia Lawan Malaysia Memaksa Skuad Garuda Harus Sapu Bersih Laga Pamungkas

Hasil Imbang Timnas Indonesia Lawan Malaysia Memaksa Skuad Garuda Harus Sapu Bersih Laga Pamungkas

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:41 WIB

Korsleting Listrik Hanguskan Deretan Lapak di Jakarta Barat

Korsleting Listrik Hanguskan Deretan Lapak di Jakarta Barat

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:25 WIB

×