CEK FAKTA: Mario Dandy Berani Aniaya David Karena Dibekingi 2 Jenderal Bayaran Ayahnya, Benarkah?

Ruth Meliana

Minggu, 19 Maret 2023 | 11:01 WIB
CEK FAKTA: Mario Dandy Berani Aniaya David Karena Dibekingi 2 Jenderal Bayaran Ayahnya, Benarkah?
CEK FAKTA: Mario Dandy Berani Aniaya Dvid Karena Dibekingi 2 Jenderal Bayaran Ayahnya, Benarkah? [YouTube]

Suara.com - Beredar kabar bahwa alasan Mario Dandy Satriyo berani melakukan penganiayaan secara brutal kepada David disebabkan karena dirinya dibekingi dua jenderal polisi. Dalam kabar itu, dua jenderal disebut mendapatkan bayaran dari ayah Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo.

Narasi itu sendiri dibagikan oleh akun YouTube Pintu Merdeka pada Kamis (18/3/2023). Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah disaksikan 3 ribu kali.

Akun Pintu Merdeka ini membagikan judul dan sampul video, atau thumbnail, yang seolah-olah menarasikan adanya dua jenderal bayaran Rafael Alun yang membekinginya.

Adapun narasi yang dibagikan dalam judul video sebagai berikut:

"PANTAS BERANI ANI4YA DAVID, MARIO TERNYATA DI BEKINGI 2 JENDRAL BAYARAN RAFAEL ALUN."

Sedangkan narasi dalam thumbnail video berikut ini:

"PANTAS BERANI ANIAYA DAVID CHAT WA MARIO NGAKU DIBEKINGI 2 JENDERAL AYAHNYA."

Lantas benarkah kabar tersebut?

PENJELASAN

baca juga

Berdasarkan penelusuran, kabar Mario Dandy berani menganiaya David secara brutal karena telah dilindungi dua jenderal bayaran ayahnya adalah tidak benar.

Faktanya, isi video itu saat didengarkan sama sekali tidak ditemukan informasi kredibel mengenai keterlibatan dua jenderal yang dibayar Rafael Alun untuk melindungi Mario Dandy.

Sebaliknya, video itu justru membahas tentang pemeriksaan saksi berinisial APA, di mana sosoknya merupakan teman Mario Dandy. Hasil pemeriksaan itu sendiri disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Sebelumnya, ramai kabar bahwa APA merupakan sosok 'pembisik' Mario Dandy tentang perbuatan tidak baik David ke AG. Kabar itu membuat APA ramai menjadi sorotan karena dituduh menjadi provokator Mario Dandy yang berakhir melakukan penganiayaan berat ke David.

Berita resmi pemeriksaan saksi APA sendiri dikutip dari artikel Kompas.com yang dipublikasikan pada Rabu (15/3/2023). Artikel yang dimaksud adalah "Polda Metro Segera Periksa APA, Perempuan 'Pembisik' Mario Dandy".

Namun, kini pihak APA sudah memberikan pernyataan resminya dan membantah keterlibatan dalam kasus Mario Dandy. Bahkan, APA juga melaporkan para pelaku penganiayaan David, mulai dari Mario Dandy, Shane Lukas dan AG ke kepolisian.

Sementara itu, Shane Lukas sempat dijanjikan Mario Dandy untuk tidak khawatir dengan jeratan hukum usai menganiaya David. Diketahui, Shane Lukas dijadikan tersangka penganiayaan setelah ikut menemani Mario Dandy saat menghajar David.

Kuasa hukum Shane, Happy SP Sihombing membeberkan Mario Dandy sempat menjanjikan bahwa ayahnya yang menjabat sebagai pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan mengurusi permasalahan tersebut.

Kenyataannya, jabatan ayahnya tidak mampu menyelamatkannya. Mario Dandy justru berakhir mendekam di rutan Polda Metro Jaya. Ia juga kini dijerat pasal penganiayaan berat, dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi Mario Dandy berani melakukan penganiayaan terhadap David karena merasa dibekingi dua jenderal bayaran ayahnya adalah hoaks.

Narasi itu masuk ke dalam kategori misleading content, atau disebut juga konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

David Mulai Bisa Minum Jus, Korban Penganiyaan Anak Pejabat Pajak: Dianiaya 20 Februari 2023

David Mulai Bisa Minum Jus, Korban Penganiyaan Anak Pejabat Pajak: Dianiaya 20 Februari 2023

Ntb | Minggu, 19 Maret 2023 | 10:57 WIB

VIRAL! Mirip Petarung UFC, Mario Dandy Latihan Tinju sebelum Libas David: Lawan Tuh Azka Corbuzier atau Jefri Nichol

VIRAL! Mirip Petarung UFC, Mario Dandy Latihan Tinju sebelum Libas David: Lawan Tuh Azka Corbuzier atau Jefri Nichol

Ntb | Minggu, 19 Maret 2023 | 10:52 WIB

Cek Fakta: Pesan Terakhir PC, Minta Tidur Bareng dengan Ferdy Sambo Sebelum di Eksekusi Mati?

Cek Fakta: Pesan Terakhir PC, Minta Tidur Bareng dengan Ferdy Sambo Sebelum di Eksekusi Mati?

Sumedang | Minggu, 19 Maret 2023 | 10:29 WIB

Mungkinkah Kasus Penganiayaan David oleh Mario Dandy Berakhir Damai?

Mungkinkah Kasus Penganiayaan David oleh Mario Dandy Berakhir Damai?

News | Minggu, 19 Maret 2023 | 10:19 WIB

CEK FAKTA: Tolak Melakukan Hubungan Badan, Ferry Irawan Sebar Video Venna Melinda Tanpa Busana

CEK FAKTA: Tolak Melakukan Hubungan Badan, Ferry Irawan Sebar Video Venna Melinda Tanpa Busana

Tasikmalaya | Minggu, 19 Maret 2023 | 10:01 WIB

Intip Profil Reda Manthovani Kejati DKI Jakarta Tawarkan Damai David dan Mario Dandy

Intip Profil Reda Manthovani Kejati DKI Jakarta Tawarkan Damai David dan Mario Dandy

Sumedang | Minggu, 19 Maret 2023 | 09:10 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×