Profil Sapardi Djoko Damono, Sastrawan di Google Doodle Hari Ini

Rifan Aditya Suara.Com
Senin, 20 Maret 2023 | 15:33 WIB
Profil Sapardi Djoko Damono, Sastrawan di Google Doodle Hari Ini
Google Doodle - Ilustrasi profil Sapardi Djoko Damono. (Google)

Suara.com - Sapardi Djoko Damono menjadi Google Doodle hari ini. Apakah kalian tahu, siapa beliau dan apa saja karyanya? Jika belum, simak profil Sapardi Djoko Damono di bawah ini.

Merangkum berbagai sumber, Sapardi Djoko Damono adalah seorang sastrawan asal Solo yang hari lahirnya diperingati hari ini sebagai Google Doodle.

Profil Sapardi Djoko Damono

Lahir pada 20 Maret 1940, Sapardi adalah seorang penyair besar yang terkenal dengan karyanya, Hujan Bulan Juni. Sosoknya tutup usia diusia 80 tahun pada tahun 2020.

Terkenal sebagai sastrawan membawa Sapardi terjun dalam berbagai elemen seperti dosen, kritikus juga pakar sastra di Tanah Air.

Masa Kecil

Sapardi adalah putra pertama dari pasangan Sadyoko dan Saparian. Lahir dan menghabiskan masa kecilnya di Solo, Sapardi memulai bangku sekolah di Sekolah Rakyat Kraton Kasatriyan, Buluwarti, Solo.

Selanjutnya, ia melanjutkan ke SMP Negeri 2 Solo dan merampungkan pendidikan jenjang SMA di kota yang sama. Setelah lulus sekolah, ia hijrah ke Yogyakarta untuk kuliah di UGM dan mengambil program studi Sastra Inggris.

Jenjang Karir 

Baca Juga: Perjalanan Karier Sapardi Djoko Damono yang Menjadi Google Doodle Hari Ini

Selain terjun di dunia sastra, Sapardi juga pernah tenggelam dalam dunia pendidikan. Sosoknya dikenal sebagai dosen di berbagai universitas di Tanah Air.

Beliau juga pernah ditunjuk sebagai Ketua Jurusan Bahasa Inggris di kampus IKIP Malang Cabang Madiun tahun 1964 sampai tahun 1968. 

Tahun berikutnya Sapardi muda pernah menjadi dosen tetap di Fakultas Sastra Budaya Universitas Diponegoro, Semarang, pada 1968 sampai 1973.

Seiring berjalannya waktu, karir Sapardi terus berkembang hingga pernah menjadi dosen tetap di Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Indonesia, pada tahun 1974. 

Di kampus bergengsi itu, ia menjabat Pembantu Dekan III Fakultas Sastra pada tahun 1979 sampai 1982 dan diangkat menjadi Pembantu Dekan I pada 1982—1996 hingga akhirnya diangkat jadi Dekan tahun 1996—1999 di UI.

Tahun 2005, beliau pensiun sebagai guru besar Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia, namun masih mengemban tugas sebagai promotor konsultan dan penguji di beberapa perguruan tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI