Stafsus Kemenkeu Tanggapi Pegawai Bea Cukai Viral Sebut Warganet Babu di Medsos

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 23 Maret 2023 | 13:59 WIB
Stafsus Kemenkeu Tanggapi Pegawai Bea Cukai Viral Sebut Warganet Babu di Medsos
Ilustrasi Pegawai Bea Cukai (Freepik.com)

Suara.com - Stafsus Menkeu Yustinus Prastowo turut menanggapi kabar adanya pegawai Bea Cukai yang memberikan respon kasar kepada masyarakat sipil.

"Siap Bang @Arie_Kriting. Banyak terima kasih utk masukan yang sangat baik. Kami sdh menyampaikan ke internal utk lebih menahan diri dan bijak bersikap. Terima kasih utk masukan dan kritik publik," tulis Yustinus PRastowo melalui Twitter pada Kamis (23/3/2023) ini.

Hal itu ia sampaikan menanggapi cuitan Arie Kriting yang mengkritik tingkah terduga pegawai Bea Cukai di media sosial.

"Pak Prastow mohon maaf, ini karena lagi banyak masyarakat yang resah, mungkin pegawainya dikurangi dulu main sosmednya kalau gak bisa menahan emosi begini," ujar Arie.

"Pasti berat melihat situasi yang kayak gak ada habisnya menyoroti kinerja teman-teman di sana. Semoga tetap istiqomah," sambung dia.

Sebelumnya, ramai diwartakan, diduga pegawai Bea Cukai, Widy Heriyanto yang dihujat warganet usai menghina warganet dengan sebutan babu dan bacot.

Melansir dari Suara Depok, akun Twitter pribadinya @wadawidy, Widy pertama kali mengomentari pernyataan seorang developer game Indonesia. Diketahui developer game tersebut mengeluh soal pajak yang didapatnya setelah mendapatkan piala.

"Sebelum lo ngetwit, mending belajar dlu deh ketentuan impor itu gimana. Kalo skrg kan jadinya lo bacot tapi minim literasi peraturan," tulisnya.

Cuitan kasar tersebut lantas mendapatkan respon dari ribuan warganet Indonesia. Sebagian besar dari mereka menyebut, hal itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Bukannya memberi tanggapan dnegan profesional dan sopan. Widy Heriyanto malah terlihat menghina masyarakat. Dia mengejek warganet dengan sebutan babu.

"para babu sibuk belain tuan nya," tandasnya.

Hal ini lantas membuat warganet sangat geram. Banyak yang langsung menghujat Widy Heriyanto karena pernyataannya sebagai seorang pegawai Bea Cukai.

Warganet kemudian meminta agar Widy Heriyanto segera meminta maaf. Beberapa bahkan meminta Kementerian keuangan dan Bea Cukai turun tangan dan tidak ragu memecat pegawai tersebut.

"Tidak ok. Kamu @wadawidy sudah terlalu arogan. Tweetmu itu adalah tweet terbuka sebagai pegawai bea cukai kepada masyarakat awam yg bisa dibaca oleh semua orang. Silakan minta maaf secara terbuka kepada masyarakat pembayar gajimu paling lambat jam 11.00 WIB," ucap @Partaisocmed.

"Tuhan maha memaafkan, tapi kita yang bayar pajak tidak ya wid. Huhuyyyyyyy minimal resign wid," tegas @123xxx.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Developer Game Ngeluh Kena Pajak ketika Dapat Hadiah, Pegawai Bea Cukai Malah Balas Banyak Bacot dan Sindir Rakyat Babu

Developer Game Ngeluh Kena Pajak ketika Dapat Hadiah, Pegawai Bea Cukai Malah Balas Banyak Bacot dan Sindir Rakyat Babu

| Kamis, 23 Maret 2023 | 05:55 WIB

Pemenang Kompetisi di Jepang Dipalak Petugas Bea Cukai, Curhat ke Kemenkeu Tapi...

Pemenang Kompetisi di Jepang Dipalak Petugas Bea Cukai, Curhat ke Kemenkeu Tapi...

| Rabu, 22 Maret 2023 | 18:45 WIB

Sindiran Menohok Anak Presiden ke Petugas Bea Cukai : Mental Petugas yang Tidak Ramah Kepada Rakyat, Hanya Memandang Posisi, Jadinya Diskriminasi

Sindiran Menohok Anak Presiden ke Petugas Bea Cukai : Mental Petugas yang Tidak Ramah Kepada Rakyat, Hanya Memandang Posisi, Jadinya Diskriminasi

| Rabu, 22 Maret 2023 | 17:14 WIB

Keluhan WNA Diminta Pajak Tas Branded, Sampai Petugas Bea Cukai Tanya Ukuran Alat Kelamin Suaminya

Keluhan WNA Diminta Pajak Tas Branded, Sampai Petugas Bea Cukai Tanya Ukuran Alat Kelamin Suaminya

| Rabu, 22 Maret 2023 | 17:10 WIB

Nikita Mirzani Protes Selisih Pajak Rp400 Juta: Padahal Hitungan Udah Bener. Mungkin Buat Beli Rubicon!

Nikita Mirzani Protes Selisih Pajak Rp400 Juta: Padahal Hitungan Udah Bener. Mungkin Buat Beli Rubicon!

| Rabu, 22 Maret 2023 | 16:27 WIB

Keluarga Ungkap Banyak Kejanggalan, Kapolri Diminta Bentuk Tim Pengungkap Fakta Kematian Bripka AS

Keluarga Ungkap Banyak Kejanggalan, Kapolri Diminta Bentuk Tim Pengungkap Fakta Kematian Bripka AS

Sumut | Rabu, 22 Maret 2023 | 14:08 WIB

Terkini

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:43 WIB

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:31 WIB

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB