5 Fakta Pria Ditusuk saat Pawai Ogoh-Ogoh Bali Bersama Anak Istri, Adu Pandang Berujung Maut

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 24 Maret 2023 | 20:28 WIB
5 Fakta Pria Ditusuk saat Pawai Ogoh-Ogoh Bali Bersama Anak Istri, Adu Pandang Berujung Maut
Ilustrasi pawai ogoh-ogoh di Bali. (Ist)

Suara.com - Seorang pria bernama I Putu Eka Astina (40), meninggal dunia usai ditusuk saat menonton pawai ogoh-ogoh di Hari Pengerupukan. Acara ini digelar di Jalan Veteran, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, Selasa (21/3/2023). 

Eka tewas setelah mengalami luka tusuk yang parah di beberapa bagian tubuhnya. Adapun awal mula kejadian, diketahui karena adu pandang antara korban dan pelaku. Informasi ini selengkapnya bisa diketahui melalui fakta-fakta berikut.

1. Adu Pandang Berujung Maut

Dijelaskan oleh kepolisian, sekitar pukul 21.00 WITA, korban sedang duduk bersama istri dan anaknya untuk menonton ogoh-ogoh. Lalu, datang pelaku bernama Santiana yang melihat ke arah korban. Hal itu membuat korban tersinggung.

Gegara adu pandang itu, korban melempar botol berisi air hingga mengenai anak Santiana. Lalu, korban tiba-tiba loncat dan memukuli pelaku hingga terjatuh. Tak terima, teman pelaku, Raka Subawa, mendorong dan membalas pukulan Eka.

Selanjutnya, Santiana menusuk Eka dengan menggunakan pisau ke arah dada, perut, dan kaki. Dengan keadaan terluka dan berlumuran darah, korban mengambil besi di tempat penjual sosis. Saat itu, para pelaku pun langsung melarikan diri.

2. Korban Terluka hingga Tewas

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto menyampaikan kondisi korban. Disebutnya, korban mengalami luka di dada, perut, hingga kaki bagian kanan yang membuatnya meninggal dunia.

Setelah ditusuk, korban sebetulnya langsung dibawa ke RSUD Wangaya. Saat itu, ia dilaporkan masih bernapas, namun karena luka yang parah membuatnya harus dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar. Sayangnya, nyawa Eka tak tertolong.

baca juga

3. Pelaku Ditangkap

Polresta Denpasar kekinian sudah menangkap I Gede Santiana Putra (30) dan I Dewa Gede Raka Subawa (23). Setelah kejadian, tim Reserse Mobile (Resmob) melalukan penyelidikan. Mereka menerima informasi pelaku ada di Kenyeri.

Tim lantas bergegas menuju alamat tersebut dan menangkap kedua pelaku penusukan. Santiana dan Raka kemudian dibawa ke Polresta Denpasar untuk diproses lebih lanjut. Setelah dilakukan interogasi, mereka mengakui tindakan tersebut.

Dari penangkapan itu, pihak kepolisian juga polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu buah gagang pisau yang terbuat dari gunting, baju yang dikenakan pelaku hingga tas berwarna hitam yang dijadikan tempat menyimpan pisau.

4. Istri Korban Tak Mau Damai

Nengah Wikarsini selaku istri korban, mengaku heran mengapa para pelaku membawa pisau saat menonton ogoh-ogoh. Ia kemudian berharap kasus yang menewaskan suaminya itu dapat diusut. Ia juga menolak berdamai dan menginginkan pelaku bisa diberi hukuman yang sesuai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gak Pindah Agama, Aurelie Moeremans Pamer Ritual Melukat: Simpan Banyak Trauma!

Gak Pindah Agama, Aurelie Moeremans Pamer Ritual Melukat: Simpan Banyak Trauma!

Denpasar | Jum'at, 24 Maret 2023 | 18:10 WIB

Warga yang Lawan Pecalang saat Nyepi Dimediasi Tapi Belum Capai Kesepakatan

Warga yang Lawan Pecalang saat Nyepi Dimediasi Tapi Belum Capai Kesepakatan

Bali | Jum'at, 24 Maret 2023 | 15:48 WIB

Melawan Hukum Adat Bali, Sepasang Turis Asal Polandia Dideportasi

Melawan Hukum Adat Bali, Sepasang Turis Asal Polandia Dideportasi

Denpasar | Jum'at, 24 Maret 2023 | 15:27 WIB

Pastikan Tidak Pindah Agama, Intip 5 Momen Aurelie Moeremans Lakukan Ritual Melukat di Bali

Pastikan Tidak Pindah Agama, Intip 5 Momen Aurelie Moeremans Lakukan Ritual Melukat di Bali

Entertainment | Jum'at, 24 Maret 2023 | 15:18 WIB

Cerita Pilu Nengah Wikarsini Lihat Suami Tewas Saat Pengerupukan : Tak Manusiawi

Cerita Pilu Nengah Wikarsini Lihat Suami Tewas Saat Pengerupukan : Tak Manusiawi

Bali | Jum'at, 24 Maret 2023 | 09:55 WIB

Dua Bule Viral Cekcok dengan Pecalang Saat Nyepi Kini Diamankan Pihak Imigrasi

Dua Bule Viral Cekcok dengan Pecalang Saat Nyepi Kini Diamankan Pihak Imigrasi

News | Jum'at, 24 Maret 2023 | 09:04 WIB

Terkini

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB