PSSI Lagi Lobi-lobi FIFA Soal Piala Dunia U-20, Plt Menpora: Saya Wanti-wanti Jangan Sampai Tabrak Konstitusi

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 28 Maret 2023 | 22:14 WIB
PSSI Lagi Lobi-lobi FIFA Soal Piala Dunia U-20, Plt Menpora: Saya Wanti-wanti Jangan Sampai Tabrak Konstitusi
Plt Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Muhadjir Effendi. [Kontributor Suarajogja.id / Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Plt Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Muhadjir Effendy, mengatakan bahwa pemerintah sudah memberikan wanti-wanti kepada PSSI agar tak menabrak konstitusi kala melakukan negosiasi dengan FIFA terkait perhelatan Piala Dunia U-20.

Negosiasi tersebut dilakukan pasca FIFA membatalkan drawing atau pengundian grup Piala Dunia U-20 di Indonesia. Terlebih pasca dinamika adanya penolakan terhadap timnas Israel bertanding dalam ajang tersebut.

Muhadjir awalnya menyampaikan, jika pemerintah masih konsisten terhadap landasan konstitusi dan tidak akan goyah. Terutama terhadap hal yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945.

"Kami memberikan masukan kepada salah satu wakil ketua PSSI yang akan bernego dengan FIFA, saya wanti-wanti ini. Juga sudah saya sampaikan, jangan sampai menabrak konstitusi ini. Karena kalau nabrak konstitusi konsekuensinya besar," kata Muhadjir dalam rapat.

Muhadjir menyampaikan, soal konstitusi tersebut bukan lah urusan terkait Palestina atau pun Israel belaka. Menurutnya, soal segala bentuk penjajahan akan menjadi lawan Indonesia.

"Jadi ini sebetulnya bukan persoalan, apakah palestina atau bukan Palestina. Atau Israel, atau bukan. Pokoknya siapapun negara yang masih dalam posisi sebagai penjajah, yaitu berarti lawan Indonesia. Karena itu salah satu indikasinya kita tidak memiliki hubungan diplomatik," tuturnya.

Ia pun mengingatkan agar konstitusi tersebut bisa dipegang semua pihak. Terlebih, menjaga konstitusi merupakan sebuah sikap.

"Ini soal konstitusi, dan siapapun yang masuk dalam kategori apa yang dalam amanah UUD itu, ya kita akan bersikap sama, gitu. Ini yang harus kita jadikan pegangan," tuturnya.

Lebih lanjut, Muhadjir menyebut kekinian pemerintah masih menunggu hasil negosiasi yang dilakukan PSSI terhadap FIFA.

"Belum ada kesepakatan dan sekarang ini kita sudah ada dari PSSI, ketum sendiri, pak Erick yang dapat perintah presiden untuk ke Zurich untnuk melakukan pembicaraan ulang, dengan pihak FIFA. Kita tunggu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Plt Menpora Sebut Pemerintah Titip Masukan Saat PSSI Bernegosiasi dengan FIFA Soal Piala Dunia U-20

Plt Menpora Sebut Pemerintah Titip Masukan Saat PSSI Bernegosiasi dengan FIFA Soal Piala Dunia U-20

News | Selasa, 28 Maret 2023 | 22:01 WIB

Muhadjir Effendy: Soal Piala Dunia U-20 2023, Sikap Indonesia Sesuai Konstitusi

Muhadjir Effendy: Soal Piala Dunia U-20 2023, Sikap Indonesia Sesuai Konstitusi

Bola | Selasa, 28 Maret 2023 | 21:41 WIB

Presiden Jokowi Buka Suara Terkait Nasib Piala Dunia U-20 di Indonesia: 'Saya Menjamin Keikutsertaan Israel...'

Presiden Jokowi Buka Suara Terkait Nasib Piala Dunia U-20 di Indonesia: 'Saya Menjamin Keikutsertaan Israel...'

| Selasa, 28 Maret 2023 | 21:40 WIB

Pengamat : Bila Israel Datang Dan Terjadi Gangguan Keamanan, Suara Koster Anjlok

Pengamat : Bila Israel Datang Dan Terjadi Gangguan Keamanan, Suara Koster Anjlok

Bali | Selasa, 28 Maret 2023 | 21:39 WIB

Sebut Bukan Skala Prioritas, Plt Menpora: Jangan Sampai Jika Piala Dunia U-20 di Indonesia Batal Seolah-olah Mau Kiamat

Sebut Bukan Skala Prioritas, Plt Menpora: Jangan Sampai Jika Piala Dunia U-20 di Indonesia Batal Seolah-olah Mau Kiamat

News | Selasa, 28 Maret 2023 | 21:34 WIB

Terkini

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB