Apa Itu April Mop? Pengertian dan Sejarah Hari Prank Sedunia

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 01 April 2023 | 14:10 WIB
Apa Itu April Mop? Pengertian dan Sejarah Hari Prank Sedunia
April Mop (Alexa/Pixabay )

Suara.com - April Mop—yang terjadi pada 1 April setiap tahun—dirayakan di berbagai negara yang berbeda. Apa itu April Mop?

Asal-usulnya masih misteri, meskipun begitu banyak orang berpartisipasi untuk bersenang-senang. Maka, secara tidak langsung orang-orang menganggap April Mop sebagai hari khusus untuk bercanda.

Meskipun begitu, menarik juga dicari tahu apa itu April Mop? Yuk, simak penjelasanya dari history.com tentang sejarah hari prank sedunia ini.

Tradisi April Mop umumnya berbentuk memainkan hoaks atau prank dengan orang lain, lalu di akhir cerita ketika prank itu sudah mencapai puncak yang umumnya ketika subjek April Mop sudah tertipu, orang-orang akan sama-sama berteriak "April Mop!". 

Namun sebelum April Mop menjadi memiliki dua sisi yang tidak nyaman untuk pelaku dan korbannya, apa itu April Mop. Bagaimana itu bisa menjadi salah satu tradisi yang 'menyenangkan' untuk dijadikan pesta?

Apa itu April Mop dalam sejarah?

Para sejarawan yang mencoba meneliti asal usul April Mop tidak dapat menemukan budaya apa yang jadi dasar dari April Mop.

Pada akhirnya mereka hanya berspekulasi dari beberapa hal yang bisa dihubungkan dengan April Mop bahwa ada kemungkinan April Mop berasal dari tahun 1582. Ketika Prancis beralih dari kalender Julian ke kalender Gregorian, seperti yang diminta oleh Konsili Trente pada tahun 1563. 

Dalam Kalender Julian, tahun baru berpindah ke 1 Januari dari 1 April. Pada saat itu, banyak orang yang masih gagal paham sehingga kepada orang-orang yang gagal paham tersebut, orang lain mulai menjadikan 1 April sebagai bahan lelucon. Sampai akhirnya lelucon itu terkenal menjadi April Mop. 

Terlebih orang-orang menambah lelucon dengan simbol ikan kertas yang ditempelkan di punggung orang-orang. Ikan kertas itu disebut "poisson d'avril" (ikan April), yang melambangkan ikan muda yang mudah ditangkap dan orang yang mudah tertipu.

Hilaria di Roma Kuno

Tak hanya itu, April Mop juga dihubungkan dengan tradisi Hilaria di Roma Kuno. Tradisi tersebut dilaksanakan pada akhir Maret oleh pengikut kultus Cybele. Tradisi ini membuat orang-orang berdandan atau menyamar dan mengejek sesama warga. 

Lelucon April Mopdi zaman modern

Di zaman modern, orang-orang menjadikan April Mop sebagai hari khusus untuk melakukan lelucon. Banyak surat kabar, stasiun radio, dan TV serta situs web berpartisipasi dalam tradisi 1 April untuk membuat prank dengan audiens mereka.

Misalnya saja pada tahun 1957, BBC melaporkan bahwa petani Swiss mengalami rekor panen spageti dan menunjukkan rekaman orang memanen mie dari pohon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1 April Dikenal sebagai April Mop, Bagaimana Sejarahnya?

1 April Dikenal sebagai April Mop, Bagaimana Sejarahnya?

| Sabtu, 01 April 2023 | 11:45 WIB

Sejarah dan Asal-Usul Perayaan April Mop di Berbagai Negara

Sejarah dan Asal-Usul Perayaan April Mop di Berbagai Negara

Your Say | Sabtu, 01 April 2023 | 07:35 WIB

Jadi Hari Prank Sedunia, Berikut Ini Pengertian dan Sejarah Terbentuknya April Mop

Jadi Hari Prank Sedunia, Berikut Ini Pengertian dan Sejarah Terbentuknya April Mop

| Sabtu, 01 April 2023 | 03:32 WIB

Terkini

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB