Pernah Angkat Tiga Dirut BUMD Bermasalah Hukum, Pemprov DKI Akui Hanya Cari Info Lewat Berita

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 04 April 2023 | 14:23 WIB
Pernah Angkat Tiga Dirut BUMD Bermasalah Hukum, Pemprov DKI Akui Hanya Cari Info Lewat Berita
Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Kuncoro Wibowo jadi tersnagka korupsi. [ANTARA]

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta mengakui adanya keterbatasan pencarian informasi calon pengurus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) saat melakukan rekrutmen. Imbasnya, tiga Direktur Utama (Dirut) BUMD yang diangkat belakangan diketahui memiliki masalah hukum.

Kepala Pusat Kebijakan Strategis dan Pelayanan BUMD BP BUMD DKI, Wahyudi, mengakui pihaknya kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam melakukan rekrutmen pengurus BUMD. Karena itu, selama ini saat proses uji kepatutan dan kelayakan calon direksi atau komisaris BUMD, ia hanya mengandalkan pemberitaan media massa untuk mengecek latar belakang sang calon.

"Karena kita keterbatasan sumber daya, kita cari dari media-media, baik media online kita cari dia sebelumnya punya kasus apa. Kita baru sebatas itu, nanti informasi dari media itu kita jadikan bahan untuk wawancara," ujar Wahyudi saat dikonfirmasi, Selasa (4/6/2023).

Dalam rapat Komisi B DPRD DKI Senin (3/4/2023) kemarin, anggota dewan juga meminta agar BP BUMD melibatkan lembaga penegak hukum dalam mengumpulkan data calon pengurus BUMD.

Terkait itu Wahyudi menyambut positif usulan ini karena memang selama ini belum dijalankan.

"Ya sejauh ini dari tim internal kita aja yang melakukan profiling untuk calon," jelasnya.

Ke depannya, ia bakal berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, hingga pengadilan saat melakukan rekrutmen BUMD DKI.

"Itu juga menjadi catatan kami untuk dibahas di lingkup internal. Apakah nanti ada MoU, apakah ada kerja sama untuk memperkuat prosesnya (angkat pengurus perusahaan)," pungkasnya.

Libatkan Lembaga Independen

baca juga

Selain itu, Wahyudi juga menyebut pihaknya berencana menggandeng lembaga independen saat merekrut jajaran direksi (BUMD). Pihak yang dilibatkan ini merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang Human Resource Development (HRD) dan bertugas membantu saat proses perekrutan pengurus BUMD.

"Jadi terkait dengan pemilihan calon direksi, kami ke depan menggandeng lembaga independen untuk melakukan profiling tambahan terhadap calon pengurus perusahaan," ungkapnya.

Wahyudi menjelaskan, tim independen itu akan bertugas mencari tahu latar belakang para calon jajaran direksi dan komisaris BUMD DKI. Informasi tambahan ini disebutnya akan berguna untuk memastikan rekam jejak si calon pengurus BUMD.

"Supaya kita bisa mendapatkan data atau background yang lebih lengkap untuk calon pengurus tersebut," pungkasnya.

Dengan demikian, ia berharap dengan adanya lembaga independen yang membantu rekrutmen pengurus BUMD, tak ada lagi kejadian Direktur Utama yang terlibat kasus hukum atau sejenisnya, seperti yang sudah pernah terjadi beberapa waktu lalu.

"Kan kita juga tahu, ada cerita (direksi) yang sudah diangkat lalu menjadi tersangka KPK, segala macam. itulah yang akhirnya kita ingin memperkuat hal-hal itu supaya lebih tahu profilnya," pungkasnya.

Kena Kasus Hukum

Diketahui dalam dua tahun terakhir ini, sudah ada tiga Direktur Utama (Dirut) BUMD pilihan Pemprov DKI terkena kasus hukum.

Dirut pertama yang terkena kasus hukum adalah Dirut Sarana Jaya Yoory C Pinontoan yang kini ditetapkan sebagai terpidana kasus korupsi pada 2021 lalu. Selanjutnya, Direktur Transjakarta Donny Saragih yang ternyata saat dilantik merupakan buronan Kejaksaan.

Hingga terbaru adalah mantan dirut Transjakarta M Kuncoro Wibowo yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, Kuncoro baru menjabat selama dua bulan sejak dilantik Januari lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niat Mau Naikkan Tarif Transjakarta, Pemprov DKI Cek Ombak di Medsos

Niat Mau Naikkan Tarif Transjakarta, Pemprov DKI Cek Ombak di Medsos

News | Senin, 03 April 2023 | 14:56 WIB

Inspektorat DKI Periksa Massdes Aroufyy, Pejabat Dishub yang Keluarganya Doyan Pamer Harta

Inspektorat DKI Periksa Massdes Aroufyy, Pejabat Dishub yang Keluarganya Doyan Pamer Harta

News | Jum'at, 31 Maret 2023 | 15:41 WIB

Anak Buahnya Diperiksa Gegara Keluarga Doyan Flexing, Heru Budi: Tanggung Jawab Masing-masing

Anak Buahnya Diperiksa Gegara Keluarga Doyan Flexing, Heru Budi: Tanggung Jawab Masing-masing

News | Jum'at, 31 Maret 2023 | 14:45 WIB

Sebut Heru Budi Tak Punya Perhitungan Matang Saat Rotasi Pejabat, PKS: Hanya Berdasarkan Like-Dislike

Sebut Heru Budi Tak Punya Perhitungan Matang Saat Rotasi Pejabat, PKS: Hanya Berdasarkan Like-Dislike

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 22:50 WIB

Diduga Mau Singkirkan Orangnya Anies, Heru Budi Mutasi Pejabat Besar-besaran, PKS: Bisa Jadi Iya

Diduga Mau Singkirkan Orangnya Anies, Heru Budi Mutasi Pejabat Besar-besaran, PKS: Bisa Jadi Iya

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 15:47 WIB

Kecewa Tak Pernah Dikabari Heru Budi Mau Rotasi Massal Pejabat, PKS: Beritanya Saja Tahu dari Orang Lain

Kecewa Tak Pernah Dikabari Heru Budi Mau Rotasi Massal Pejabat, PKS: Beritanya Saja Tahu dari Orang Lain

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 15:07 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×