Serial Killer Mbah Slamet: Dukun Pengganda Uang dari Desa Balun Banjarnegara

Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 06 April 2023 | 19:25 WIB
Serial Killer Mbah Slamet: Dukun Pengganda Uang dari Desa Balun Banjarnegara
Ilustrasi Slamet Tohari alias Mbah Slamet, dukun pengganda uang Banjarnegara. (Suara.com/Ema)

Suara.com - Publik kembali dihebohkan kasus pembunuhan berencana dengan modus penggandaan uang. Polisi membongkar kasus pembunuhan sadis oleh seorang dukun bernama Slamet Tohari di Banjarnegara.

Slamet seorang dukul abal-abal yang menipu para korbannya dengan modus bisa menggandakan uang dengan meminta mahar hingga puluhan juta rupiah. Setelah mengambil uang, dia tega membunuh korbannya dengan racun dan dikubur untuk menghilangkan jejak.  

JELANG magrib, langit di Desa Balun, Wanayasa, Banjarnegara makin kelam. Udara dingin mulai menyelimuti suasana di kampung yang berada di daratan tinggi itu. Di kampung ini terletak kediaman seorang pembunuh berdarah dingin, Slamet Tohari.

Bangunan megah, dengan pilar menjulang menyangga lantai dua menjadi salah satu saksi bisu. Di bangunan itulah sang pembunuh berantai Mbah Slamet memulai transaksi dengan para korbannya.

Rumahnya kini sedang dijaga oleh sejumlah anggota Banser NU dan anggota Kokam Muhammadiyah. Bangunan rumah Slamet seakan terdiam namun mencuri perhatian.

"Warga tidak boleh masuk," sorak seorang warga.

Rumah Slamet kini menjadi salah satu tempat yang mengundang rasa penasaran. Namun, warga yang tidak berkepentingan dilarang masuk.

Setelah Slamet ditangkap, kini rumah itu dihuni oleh istri dan anak bungsunya berusia 14 tahun. Mereka berdua kini harus menghadapi segala cercaan masyakarat atas kekejaman Slamet.

Kediaman Mbah Slamet di Banjarnegara, Jawa Tengah. (Suara.com/Citra Ningsih)
Kediaman Mbah Slamet di Banjarnegara, Jawa Tengah. (Suara.com/Citra Ningsih)

Suara.com berkesempatan masuk ke kediaman Slamet. Sang istri, Seneh (49) membukakan pintu dan mempersilakan masuk. Ia tampak mengenakan daster, berjilbab dengan tangan dan jari berbalut perhiasan emas.

Di dalam rumah sisi barat terdapat ruang tamu. Kemudian sebelah kiri ada ruang keluarga dengan TV ukuran cukup besar terpajang dan pintu pintu penghubung ke lantai dua.

Tempat tinggal Slamet terdiri dari dua bangunan rumah. Bangunan pertama, rumah warna hijau dan bangunan kedua yang terdiri dari dua lantai.

Dari pintu penghubung, di ruang tengah bangunan dua lantai tampak sebuah tungku dan kamar mandi. Kemudian di sampingnya terdapat tangga menuju lantai dua. Menurut sumber dari warga sekitar, ruangan lantai dua sangat mewah, namun kami tidak dapat akses untuk melihat kondisinya.

Dari informasi warga setempat, rumah besar tersebut dulunya merupakan peninggalan orang tua dari Seneh atau mertua Slamet Tohari.

Bagian depan rumah dua lantai, tampak sebuah bangunan kecil seperti kamar. Bangunan itu dicat putih sekitar 3 meter persegi.

Bangunan kecil itu diduga merupakan tempat ritual Slamet untuk penggandaan uang. Seneh mengungkapkan, dirinya dilarang masuk ke ruangan itu, kecuali Slamet dengan para tamunya, yang belakangan ditemukan sebagai korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi 2 Pasutri Asal Pesawaran Mengenal Mbah Slamet Si Dukun Pengganda Uang

Kronologi 2 Pasutri Asal Pesawaran Mengenal Mbah Slamet Si Dukun Pengganda Uang

Lampung | Kamis, 06 April 2023 | 16:46 WIB

Sakit Hati, Keluarga Korban Dukun Pengganda Uang Minta Mbah Slamet Dihukum Mati

Sakit Hati, Keluarga Korban Dukun Pengganda Uang Minta Mbah Slamet Dihukum Mati

| Kamis, 06 April 2023 | 15:47 WIB

Blak-blakan! Mbah Slamet Tega Habisi 12 Nyawa Demi Uang dan Bayar Hutang

Blak-blakan! Mbah Slamet Tega Habisi 12 Nyawa Demi Uang dan Bayar Hutang

Jawa Tengah | Kamis, 06 April 2023 | 15:37 WIB

Terkini

Jelang May Day, Pemerintah Siapkan Aturan Baru Outsourcing dan Satgas PHK

Jelang May Day, Pemerintah Siapkan Aturan Baru Outsourcing dan Satgas PHK

News | Senin, 27 April 2026 | 19:35 WIB

Jumhur Hidayat Masuk Kabinet, Tegaskan Dirinya Bukan Terpidana

Jumhur Hidayat Masuk Kabinet, Tegaskan Dirinya Bukan Terpidana

News | Senin, 27 April 2026 | 19:22 WIB

Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral

Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral

News | Senin, 27 April 2026 | 19:18 WIB

KAHMI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Doli: Jangan Diadu Domba

KAHMI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Doli: Jangan Diadu Domba

News | Senin, 27 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

News | Senin, 27 April 2026 | 18:59 WIB

Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR, 658 Lokasi Sudah Bebas Lumpur

Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR, 658 Lokasi Sudah Bebas Lumpur

News | Senin, 27 April 2026 | 18:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

News | Senin, 27 April 2026 | 18:51 WIB

Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem

Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem

News | Senin, 27 April 2026 | 18:49 WIB

Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!

Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!

News | Senin, 27 April 2026 | 18:48 WIB

Rocky Gerung 'Cengengesan' Bareng Seskab Teddy di Istana, Ungkap Soal Bahasa Tubuh

Rocky Gerung 'Cengengesan' Bareng Seskab Teddy di Istana, Ungkap Soal Bahasa Tubuh

News | Senin, 27 April 2026 | 18:47 WIB