Bedug Terbesar di Dunia Dipercaya Ada di Indonesia, Begini Sejarahnya

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 21 April 2023 | 16:10 WIB
Bedug Terbesar di Dunia Dipercaya Ada di Indonesia, Begini Sejarahnya
Bedug Pandawa Purworejo ( kebudayaan.kemdikbud.go.id) - bedug terbesar di dunia

Suara.com - Malam takbiran menjadi tradisi Islam di Indonesia jelang Idul Fitri. Aktivitas takbiran tentu tidak bisa dilepaskan dari bedug, alat berbentuk tabung mirip gendang yang biasa ada di masjid-masjid. Dimanakah bedug terbesar di dunia?

Tahukah kamu jika bedug yang dipercaya terbesar di dunia ternyata berada di Indonesia. Tepatnya, di Masjid Agung Darul Muttaqin yang terletak di dekat Alun-Alun Purworejo, Jawa Tengah. 

Melansir sejumlah sumber, Bedug Purworejo memiliki panjang sekitar 292 cm, garis tengah depan 194 cm, dan garis tengah belakang 180 cm. kemudian untuk keliling bagian depan adalah 601 cm, sementara keliling bagian belakang 564 cm. Dengan ukuran tersebut, bedug Masjid Agung Darul Muttaqin dipercaya sebagai bedug terbesar di dunia.

Tak sampai di situ, bagian depan dan belakang bedug juga dilapisi dengan kulit banteng tua. Kulit tersebut dipaku dengan 120 paku di bagian depan dan 98 paku di bagian belakang. Bedug terbesar di dunia ini dibuat dari kayu jati tua berusia ratusan tahun. Di sana terdapat lima buah cabang sehingga disebut Bedug Pandawa.  

Jika menilik pada sejarahnya, Bedug Purworejo tak bisa dilepaskan dari peristiwa Perang Jawa yang dimotori oleh Pangeran Diponegoro pada 1830. Setelah perang berakhir, Pemerintah Hindia Belanda mengangkat pemimpin dari kelompok pribumi untuk memerintah wilayah Purworejo yang pada saat itu bernama Tanah Bagelen.  

Bupati pertama Bagelen KRT Tjokronegoro I berinisiatif membangun masjid agung sebagai tempat beribadah umat Islam saat itu. Untuk melengkapi bangunan, sekaligus berfungsi sebagai alat penanda datangnya salat maka dibuatlah sebuah bedug pada 1834 Masehi.

Saat itu, pembuatan bedug dilakukan dengan cara sayembara, terbuka bagi siapa pun yang berhasil mengangkut bedug sampai ke masjid. Menurut catatan sejarah, Bedug Pandawa Purworejo dibuat di Dusun Pendowo, Desa Bragolan, Kecamatan Purwodadi yang berjarak sekitar 11 kilometer dari Masjid Agung Darul Muttaqin. 

Meski jarak desanya tak terlalu jauh dari masjid, ada kisah menakjubkan ketika mengangkut bedug sampai ke masjid. Saat itu jalan menuju masjid dari desa sangat terjal dan sulit dilewati.

Maka dari itu, masyarakat mengangkutnya dengan menggunakan tali tambang dan kayu gelondongan yang diubah menjadi roda. Para pekerja yang terlibat mengangkut harus melewati tujuh pos sebelum tiba di masjid agung. 

Saat ini untuk menjaga keawetan bedug sudah tidak lagi ditabuh kecuali di hari-hari besar Islam dan hari kemerdekaan Indonesia. Sebagai gantinya, sebuah bedug lebih kecil juga diletakkan di Masjid Darul Muttaqin untuk ditabuh harian.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bacaan Takbir Idul Fitri Tulisan Latin Lengkap dengan Artinya

Bacaan Takbir Idul Fitri Tulisan Latin Lengkap dengan Artinya

News | Jum'at, 21 April 2023 | 15:53 WIB

Bacaan Doa Takbiran Idul Fitri Lengkap, Arab Latin Serta Artinya

Bacaan Doa Takbiran Idul Fitri Lengkap, Arab Latin Serta Artinya

News | Jum'at, 21 April 2023 | 13:13 WIB

Persilakan Warga Malam Takbiran, Polisi: Tapi Jangan Bawa Kendaraan!

Persilakan Warga Malam Takbiran, Polisi: Tapi Jangan Bawa Kendaraan!

News | Jum'at, 21 April 2023 | 11:15 WIB

Jaga Kekhusyukan 1 Syawal, Kapolri Imbau Masyarakat Tak Konvoi di Malam Takbiran

Jaga Kekhusyukan 1 Syawal, Kapolri Imbau Masyarakat Tak Konvoi di Malam Takbiran

News | Jum'at, 21 April 2023 | 04:05 WIB

Terkini

Ketimbang Tambah Utang Luar Negeri, Ekonom UMY Minta Prabowo Pangkas Gaji Pejabat

Ketimbang Tambah Utang Luar Negeri, Ekonom UMY Minta Prabowo Pangkas Gaji Pejabat

News | Kamis, 09 April 2026 | 16:29 WIB

Geger! Penyamaran Rey Terbongkar di Malam Pertama, Intan Laporkan Kasus Nikah Sesama Jenis di Malang

Geger! Penyamaran Rey Terbongkar di Malam Pertama, Intan Laporkan Kasus Nikah Sesama Jenis di Malang

News | Kamis, 09 April 2026 | 16:24 WIB

Moeldoko: Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat, Biaya BBM dari Rp 6 Juta Jadi Rp 800 Ribu

Moeldoko: Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat, Biaya BBM dari Rp 6 Juta Jadi Rp 800 Ribu

News | Kamis, 09 April 2026 | 16:00 WIB

HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran

HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:39 WIB

DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut

DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:38 WIB

Jalankan Instruksi Prabowo, Kemnaker Siap Perluas Program Magang ke Luar Negeri

Jalankan Instruksi Prabowo, Kemnaker Siap Perluas Program Magang ke Luar Negeri

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:34 WIB

Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan

Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:32 WIB

Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:30 WIB

Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang

Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:25 WIB

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:20 WIB