Mengenal Middle Income Trap, Masalah yang Dibahas Serius Airlangga Hartarto dan AHY

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 03 Mei 2023 | 10:06 WIB
Mengenal Middle Income Trap, Masalah yang Dibahas Serius Airlangga Hartarto dan AHY
Airlangga dan AHY - Mengenal Middle Income Trap, Masalah yang Dibahas Serius Airlangga Hartarto dan AHY [Instagram.com/@airlanggahartarto_official]

Suara.com - Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto menemui Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk bekerja sama mengatasi middle income trap. Pertemuan tersebut berlangsung pada Sabtu (29/4/23) di Cikeas, Bogor.

“Tahun depan, kita persimpangan jalannya bukan di ideologi, bukan masalah kekuasaan, tetapi di negara kita, mampu tidak kita menjadi negara yang lepas dari middle income trap, menjadi negara yang maju,” kata Airlangga dalam konferensi pers-nya, Sabtu (29/4/23).

Airlangga beranggapan persimpangan jalan untuk mengatasi middle income trap hanya dapat dihadapi jika seluruh partai Indonesia bersama-sama. Airlangga menilai tidak bisa partai yang menang pemilu bekerja sendirian.

"Indonesia berharap bisa keluar dari middle income trap pada 2035, salah satu upayanya adalah dengan memperkuat program untuk mewujudkan SDM unggul dan juga berkualitas," kata Airlangga, Selasa (22/2/23).

Berkaitan dengan program tersebut, muncul pertanyaan apa itu middle income trap. Berikut penjelasan mengenai middle income trap yang dibahas Golkar dan Demokrat.

Pengertian middle income trap atau jebakan pendapatan kelas menengah ini adalah keadaan ketika sebuah negara berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah. Sayangnya, negara tersebut tertahan untuk mencapai pendapatan yang lebih tinggi.

Faktor penyebab hambatan tersebut adalah karena kondisi negara tersebut tidak mampu bersaing dengan negara berpenghasilan rendah dengan sumber daya alam dan tenaga kerja yang lebih murah. Faktor lainnya yakni negara tersebut tidak mampu bersaing dengan negara maju dengan sumber daya manusia serta kecanggihan teknologi yang unggul dan tinggi.

Kondisi tersebut akhirnya menyebabkan sebuah negara terjebak dalam kondisi di tengah-tengah. Artinya, negara itu kesulitan bersaing dengan negara yang di bawahnya maupun di atasnya karena faktor tersebut.

Istilah ‘middle income trap’ ini disinggung Presiden Jokowi yang solusinya adalah hilirisasi industri. Jebakan pendapatan kelas menengah dengan solusi hilirisasi industri ini yakni membangun strategi yang tepat agar ketergantungan negara lain ke Indonesia meningkat.

baca juga

“Strategi besar inilah yang sedang dirancang, membangun ekosistem bagaimana negara besar bergantung ke kita. Itulah yang kita namakan hilirisasi” kata Jokowi saat menghadiri HUT PSI ke-8 mengutip Antara.

Klasifikasi pendapatan negara menurut Bank Dunia adalah dengan GNI per kapita 1.026 hingga 12.475 dolar AS. Sementara perekonomian menengah ke bawah GNI-nya per kapita yakni 1.036 dolar AS dan 4.045 dolar AS. Kemudian, ekonomi menengah ke atas GNI per kapita-nya antara 3.046dolar AS  dan 12.535 dolar AS.

Indonesia perlu terlepas dari permasalahan middle income trap karena agar mampu mendongkrak pertumbuhan dan pembangunan berkelanjutan di seluruh sektor. Contohnya yakni stabilitas keuangan internasional dan nasional, pengentasan kemiskinan, pengembangan energi berkelanjutan, dan lain sebagainya.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok, Airlangga akan Bertemu dengan Muhaimin, Golkar Mau Geser ke Koalisi KIR?

Besok, Airlangga akan Bertemu dengan Muhaimin, Golkar Mau Geser ke Koalisi KIR?

Kotak Suara | Rabu, 03 Mei 2023 | 00:35 WIB

Teka-teki Silaturahmi Prabowo dengan Airlangga dan Aburizal Bakrie: Sinyal Koalisi?

Teka-teki Silaturahmi Prabowo dengan Airlangga dan Aburizal Bakrie: Sinyal Koalisi?

Kotak Suara | Selasa, 02 Mei 2023 | 16:18 WIB

Cak Imin-Airlangga Bakal Bertemu, Golkar Merapat ke Koalisi KIR? PKB: Lihat Saja Besok

Cak Imin-Airlangga Bakal Bertemu, Golkar Merapat ke Koalisi KIR? PKB: Lihat Saja Besok

Kotak Suara | Selasa, 02 Mei 2023 | 12:52 WIB

Makan Siang Bareng: Prabowo, Aburizal Bakrie dan Airlangga Ternyata Sembari Bahas Koalisi Besar

Makan Siang Bareng: Prabowo, Aburizal Bakrie dan Airlangga Ternyata Sembari Bahas Koalisi Besar

Kotak Suara | Selasa, 02 Mei 2023 | 12:39 WIB

Diklaim Sepakat Gabung Koalisi Gerindra-PKB, Cak Imin Bakal Bertemu Ketum Golkar Airlangga Hartarto Rabu Besok

Diklaim Sepakat Gabung Koalisi Gerindra-PKB, Cak Imin Bakal Bertemu Ketum Golkar Airlangga Hartarto Rabu Besok

Kotak Suara | Selasa, 02 Mei 2023 | 12:20 WIB

Menebak Manuver Golkar Hadapi Capres Ganjar, Tinggalkan KIB Merapat ke Demokrat?

Menebak Manuver Golkar Hadapi Capres Ganjar, Tinggalkan KIB Merapat ke Demokrat?

Kotak Suara | Minggu, 30 April 2023 | 10:38 WIB

Terkini

Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO

Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO

Kalbar | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:55 WIB

Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi

Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:54 WIB

PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota

PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota

Surakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:53 WIB

HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit

HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit

Kaltim | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:52 WIB

Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy

Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:49 WIB

Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu

Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:47 WIB

Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris

Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:45 WIB

Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri

Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:45 WIB

HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore

HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:41 WIB

Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk

Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:40 WIB

×