Kronologi Sukhoi Superjet 100 Tabrak Gunung Salak Hari Ini, 11 Tahun Lalu

M Nurhadi

Selasa, 09 Mei 2023 | 17:47 WIB
Kronologi Sukhoi Superjet 100 Tabrak Gunung Salak Hari Ini, 11 Tahun Lalu
Ilustrasi Pesawat Sukhoi Superjet 100 (Shutterstock)

Suara.com - Memutar waktu sebelas tahun lalu di hari ini, 9 Mei 2012 tragedi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 menabrak Gunung Salak di Jawa Barat terjadi. Kronologi kecelakaan berawal dari Pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100 yang menghilang dalam perjalanan uji coba dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Hasil investigasi yang dirilis Kementerian Perhubungan menyatakan Pesawat SSJ-100 mengalami kecelakaan saat melakukan joy flight. 

Pesawat tersebut sempat hilang dari pantauan di titik koordinat 06.43 menit 08 detik lintang selatan dan 106.43 menit 15 detik bujur timur. Pesawat hilang kontak sekitar pukul 14.33 setelah mengudara selama 30 menit. Akibat kecelakaan tersebut 45 orang yang berada di pesawat, terdiri dari 37 penumpang dan 8 kru tewas secara mengenaskan. 

Kronologi Penerbangan SSJ-100

Awalnya penerbangan SSJ-100 ini merupakan rangkaian perjalanan uji coba Welcome Asia yang diadakan di seluruh wilayah Asia Tengah dan Asia Tenggara.

Sebelum menyambangi Indonesia, pesawat yang sama melakukan uji coba di Kazakhstan, Pakistan, dan Myanmar. Demo penerbangan ini menarik atensi masyarakat dengan disebarnya seratus undangan untuk mengikuti joy flight dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Pelabuhan Ratu dan sebaliknya. 

Kecelakaan nahas ini terjadi pada kloter kedua. Padahal, penerbangan pertama berjalan dengan lancar. Belakangan diketahui bahwa pilot Alexander Yablonstev yang memimpin penerbangaan baru pertama kali menerbangkan pesawat di Indonesia. Yablonstev sempat meminta izin untuk menurunkan ketinggian dari 10.000 kaki (3.000 m) ke 6.000 kaki (1.800 m).

Otoritas Pemandu Lalu Lintas Udara memberikan izin sekaligus menjadi komunikasi terakhir pesawat dengan menara pengawas penerbangan. 

Pukul 14:33 WIB, petugas bandara tidak bisa berkomunikasi dengan pesawat SSJ-100. Sehari setelah terbang, 10 Mei 2012 pukul 09:00 WIB, tim pencarian yang berasal dari sejumlah institusi menemukan reruntuhan Superjet Sukhoi ditemukan di Gunung Salak pada ketinggian 1500 meter. 

baca juga

Laporan awal menyebut bahwa pesawat menabrak tepi tebing di ketinggian 6.250 kaki (1.900 m), meluncur menuruni lereng dan berhenti di ketinggian 5.300 kaki (1.600 m). Lokasi reruntuhan pesawat yang berada di ketinggian dengan jalur terjal membuat petugas kesulitan untuk mengevakuasi para korban. 

Dikutip dari berbagai sumber, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pada Desember 2012 mengumumkan penyebab kecelakaan Sukhoi Superjet 100.

KNKT sebut jatuhnya SSJ-100 bukan disebabkan karena kerusakan sistem. Berdasarkan data yang didapat dari kotak hitam (blackbox) pesawat, baik Flight Data Recorder (FDR) maupun Cockpit Voice Recorder (CVR), diketahui tidak ada tanda-tanda kerusakan pada pesawat selama penerbangan. Instrumen peringatan bahaya di pesawat juga berfungsi dengan baik dan memberikan peringatan dengan benar.

Tujuh detik sebelum tabrakan, peringatan berupa suara yang memperingatkan roda belum diturunkan berbunyi. Dari rekaman blackbox diketahui awak pesawat sempat bertanya kenapa instrumen TAWS berbunyi, dan tabrakan kemudian terjadi tanpa kesempatan manuver recovery oleh awak pesawat.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 Tahun Lalu, Sukhoi Superjet 100 Tabrak Tebing Gunung Salak: 7 Detik Sebelum 45 Orang Tewas Mengenaskan

11 Tahun Lalu, Sukhoi Superjet 100 Tabrak Tebing Gunung Salak: 7 Detik Sebelum 45 Orang Tewas Mengenaskan

Moots | Selasa, 09 Mei 2023 | 09:53 WIB

Gladi HUT ke-77 TNI AU di Lanud Halim Perdana Kusuma

Gladi HUT ke-77 TNI AU di Lanud Halim Perdana Kusuma

Foto | Kamis, 06 April 2023 | 13:28 WIB

Puncak Gunung Salak di Jawa Barat, Penuh Misteri Namun Diminati Pendaki : Kok Bisa ?

Puncak Gunung Salak di Jawa Barat, Penuh Misteri Namun Diminati Pendaki : Kok Bisa ?

Purwokerto | Rabu, 22 Maret 2023 | 18:33 WIB

6 Fakta Terbaru Temuan Tengkorak Perempuan di Gunung Salak

6 Fakta Terbaru Temuan Tengkorak Perempuan di Gunung Salak

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 16:42 WIB

Fakta Mengerikan Temuan Tengkorak Mayat Wanita Pakai Payung di Gunung Salak

Fakta Mengerikan Temuan Tengkorak Mayat Wanita Pakai Payung di Gunung Salak

News | Rabu, 08 Maret 2023 | 17:58 WIB

BMKG Buka Suara Terkait Badai Hari Ini 28 Desember 2022, Ini Dia Jawabannya

BMKG Buka Suara Terkait Badai Hari Ini 28 Desember 2022, Ini Dia Jawabannya

Bandungbarat | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:04 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×