11 Tahun Lalu, Sukhoi Superjet 100 Tabrak Tebing Gunung Salak: 7 Detik Sebelum 45 Orang Tewas Mengenaskan

Suara Moots

Selasa, 09 Mei 2023 | 09:53 WIB
11 Tahun Lalu, Sukhoi Superjet 100 Tabrak Tebing Gunung Salak: 7 Detik Sebelum 45 Orang Tewas Mengenaskan
Kecelakaan Pesawat Sukhoi pada 2012. (Twitter @txtdaribogor)

11 tahun lalu, 9 Mei 2012 tragedi kecelakaan pesawat terbang menimpa Indonesia. Pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100 menghilang dalam perjalanan uji coba dari Bandara Halim Perdanakusuma. 

Dikutip dari hasil investigasi kecelakaan pesawat Sukhoi yang dirilis Kementerian Perhubungan, Pesawat SSJ-100 alami kecelakaan di Gunung Salak, Bogor pada Rabu 9 Mei 2012 saat melakukan joy flight.

Hasil investigasi mengungkapkan bahwa pesawat sempat hilang di titik koordinat 06.43 menit 08 detik lintang selatan dan 106.43 menit 15 detik bujur timur. Pesawat hilang kontak sekitar pukul 14.33 setelah mengudara selama 30 menit.

Akibat kecelakaan tersebut 45 penumpang yang terdiri dari 37 penumpang dan 8 crew tewas mengenaskan. Kisah kecelakaan pesawat SSJ-100 ini di tahun tersebut menyita perhatian publik. 

Kronologis kecelakaan

Awalnya penerbangan SSJ-100 ini sebagai rangkaian perjalanan uji coba yang dijuluki "Welcome Asia!" di seluruh Asia Tengah dan Asia Tenggara, setelah sebelumnya mengunjungi Kazakhstan, Pakistan, dan Myanmar. 

Saat di Indonesia, demo flight ini dihadiri cukup banyak peminat. 100 undangan disebar untuk mengikuti joy flight dari Bandara Halim. 

Joy flight dibagi dalam beberapa kloter dengan tujuan Bandara Halim Perdanakusumah-Pelabuhan Ratu-Bandara Halim Perdanakusuma. Kloter pertama berlangsung lancar dan selamat.

Saat kloter kedua take off pada pukul 14:00 WIB, bencana muncul. Pada kloter kedua ini, SSJ-100 dipiloti oleh Alexander Yablonstev, yang belakangan diketahui baru pertama kali menerbangkan pesawat di Indonesia. 

Si pilot diketahui sempat meminta izin untuk menurunkan ketinggian dari 10.000 kaki (3.000 m) ke 6.000 kaki (1.800 m). Otoritas Pemandu Lalu Lintas Udara memberikan izin. Itu menjadi komunikasi terakhir pesawat dengan menara pengawas penerbangan. 

Pukul 14:33 WIB, petugas petugas bandara tidak bisa berkomunikasi dengan pesawat SSJ-100. Sehari setelah terbang, 10 Mei 2012 pukul 09:00 WIB, tim pencarian yang berasal dari sejumlah institusi menemukan reruntuhan Superjet Sukhoi ditemukan di Gunung Salak pada ketinggian 1500 meter. 

Laporan awal menyebut bahwa pesawat menabrak tepi tebing di ketinggian 6.250 kaki (1.900 m), meluncur menuruni lereng dan berhenti di ketinggian 5.300 kaki (1.600 m). Lokasi reruntuhan pesawat yang berada di ketinggian dengan jalur terjal membuat petugas kesulitan untuk mengevakuasi para korban. 

Dikutip dari berbagai sumber, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pada Desember 2012 umumkan penyebab Sukhoi Superjet 100 alami kecelakaan. 

KNKT sebut jatuhnya SSJ-100 bukan disebabkan karena kerusakan sistem. Berdasarkan data yang didapat dari kotak hitam (blackbox) pesawat, baik Flight Data Recorder (FDR) maupun Cockpit Voice Recorder (CVR), diketahui tidak ada tanda-tanda kerusakan pada pesawat selama penerbangan. Instrumen peringatan bahaya di pesawat juga berfungsi dengan baik dan memberikan peringatan dengan benar.

Tujuh detik sebelum tabrakan, peringatan berupa suara yang memperingatkan roda belum diturunkan berbunyi. Dari rekaman blackbox diketahui awak pesawat sempat bertanya kenapa instrumen TAWS berbunyi, dan tabrakan kemudian terjadi tanpa kesempatan manuver recovery oleh awak pesawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Macet Parah, Polisi Evaluasi Sepekan Penutupan Jembatan Otista Bogor

Macet Parah, Polisi Evaluasi Sepekan Penutupan Jembatan Otista Bogor

Bogor | Senin, 08 Mei 2023 | 19:18 WIB

Polisi Cuma Beri Sanksi ke WNA Arab Yang Halangi Ambulans di Bogor

Polisi Cuma Beri Sanksi ke WNA Arab Yang Halangi Ambulans di Bogor

Bogor | Senin, 08 Mei 2023 | 19:08 WIB

5 Hotel Instagramable di Bogor, Rasakan Sensasi Menginap di Tengah Hutan

5 Hotel Instagramable di Bogor, Rasakan Sensasi Menginap di Tengah Hutan

Your Say | Senin, 08 Mei 2023 | 20:50 WIB

Viral! Ini Alasan Warga Arab Saudi yang 12 Tahun Tinggal di Bogor Halangi Mobil Ambulans

Viral! Ini Alasan Warga Arab Saudi yang 12 Tahun Tinggal di Bogor Halangi Mobil Ambulans

| Minggu, 07 Mei 2023 | 18:50 WIB

Sejarah Meriam Kuluwung di Sukamakmur Bogor

Sejarah Meriam Kuluwung di Sukamakmur Bogor

Bogor | Kamis, 04 Mei 2023 | 21:13 WIB

Terkini

3 Makanan Indonesia Favorit Angus Ng Ka Long, Bintang Hong Kong Keturunan Surabaya

3 Makanan Indonesia Favorit Angus Ng Ka Long, Bintang Hong Kong Keturunan Surabaya

Sport | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:04 WIB

Penjualan Daihatsu Meroket di Semester Satu 2026 Produk Lokal Jadi Incaran Utama

Penjualan Daihatsu Meroket di Semester Satu 2026 Produk Lokal Jadi Incaran Utama

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:03 WIB

Cerita Timnas Jepang Target Juara Piala Dunia 2050, Apa Saja yang Mereka Lakukan?

Cerita Timnas Jepang Target Juara Piala Dunia 2050, Apa Saja yang Mereka Lakukan?

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:03 WIB

Bawa Celurit dan Stik Golf, Rencana Tawuran Pemuda di Bekasi Berakhir di Tangan Brimob

Bawa Celurit dan Stik Golf, Rencana Tawuran Pemuda di Bekasi Berakhir di Tangan Brimob

Bekaci | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:02 WIB

Targetkan Pendapatan Rp8 Triliun, Jakarta Fair 2026 Bakal Diramaikan Slank hingga J-Rock

Targetkan Pendapatan Rp8 Triliun, Jakarta Fair 2026 Bakal Diramaikan Slank hingga J-Rock

Entertainment | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:02 WIB

Kisah Lama Terulang? Prancis Terancam Ulangi Drama 2010, Mbappe Cs Ribut Jelang Piala Dunia 2026

Kisah Lama Terulang? Prancis Terancam Ulangi Drama 2010, Mbappe Cs Ribut Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:02 WIB

5 Sunscreen Mulai Rp40 Ribuan yang Bisa Jadi Base Makeup, Praktis dan Hemat Waktu

5 Sunscreen Mulai Rp40 Ribuan yang Bisa Jadi Base Makeup, Praktis dan Hemat Waktu

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:00 WIB

Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG

Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:00 WIB

Catat! Film Gintama the Movie: Yoshiwara in Flames Ungkap Jadwal Tayang di Indonesia

Catat! Film Gintama the Movie: Yoshiwara in Flames Ungkap Jadwal Tayang di Indonesia

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:00 WIB

4 HP Midrange dengan Kamera Malam Terbaik 2026, Cocok Buat Konser dan Konten City Light

4 HP Midrange dengan Kamera Malam Terbaik 2026, Cocok Buat Konser dan Konten City Light

Tekno | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:56 WIB