Duduk Perkara Masriah Siram Air Kencing dan Sampah Ke Rumah Tetangganya di Sidoarjo

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 11 Mei 2023 | 15:01 WIB
Duduk Perkara Masriah Siram Air Kencing dan Sampah Ke Rumah Tetangganya di Sidoarjo
Ilustrasi toilet - Duduk Perkara Masriah Siram Air Kencing dan Sampah Ke Rumah Tetangga (Pexels)

Suara.com - Emak-emak di Sidoarjo bernama Masriah menyiramkan air kencing ke rumah tetangganya, Wiwik. Insiden ini terjadi di Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur.

Padahal sebelumnya telah terjadi mediasi antara Wiwik dan Masriah sejak 2017. Namun Masriah tetap nekat melakukan aksinya meski mediasi telah berlangsung sebanyak 3 kali.

Kaur Perencanaan Desa Jogosatru Kecamatan Sukodono, Kusnul pun mengaku heran dengan Masriah. Masriah juga sudah berjanji tidak mengulanginya lagi.

Berkaitan dengan kasus tersebut, berikut duduk perkara emak-emak di Sidoarjo siram air kencing dan sampah ke rumah tetangganya.

Masriah sejak 2017 kerap menyiramkan air kencing dan sampah ke rumah Wiwik. Motif Masriah melakukannya adalah karena ingin memiliki rumah tersebut.

Rumah itu adalah rumah milik adik Masriah. Setelah itu adik Masriah lantas menjual rumah itu ke Wiwik.

Masriah yang ingin memiliki rumah tersebut pun terus menerus menyiram air kencing, air comberan, sampah ke rumah Wiwik. Aksi ini bertujuan membuat Wiwik dan keluarga tidak betah, lalu menjual rumah tersebut dengan harga murah ke Masriah.

"Motifnya pelaku agar Ibu Wiwik sekeluarga tidak betah tinggal di rumah itu. Apabila sudah tidak betah agar rumah tersebut dijual murah," terang Andri.

Kemudian Wiwik pun melaporkan tindakan Masriah ke Ketua RT. Kasus ini akhirnya diselesaikan di tingkat RT tetapi berlanjut ke balai desa.

"Sejak awal tahun 2017 kasus itu diselesaikan ditingkat RT hingga dilanjutkan ke balai desa. Dimediasi di balai desa lebih dari tiga kali," jelas Kusnul.

Telah terjadi mediasi sebanyak lebih dari tiga kali. Masriah juga mengaku tidak akan mengulangi aksi tersebut dengan membuat persetujuan. Namun tampaknya ia mengingkari janji tersebut.

Wiwik pun sempat melaporkan aksi masriah ke polsek setempat. Keduanya sepakat membuat surat pernyataan dan Masriah juga berjanji di Polsek Sukodono pada 2017.

"Kedua belah pihak dimediasi untuk berdamai, lalu disepakati dengan membuat surat pernyataan, jika si emak (Masriah) tersebut berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi di Polsek Sukodono itu tahun 2017," ujar Andri Tri Sasongko selaku Kanit Reskrim Polsek Sukodono.

Aksi Masriah pun terekam CCTV Wiwik dan tersebar di media sosial. Dalam CCTV tersebut, terlihat Masriah membawa baskom yang diduga berisi air kencing. Kemudian ia menyiramkan air itu di depan pintu rumah tetangganya.

Wiwik mengaku aksi ini dilakukan hampir setiap hari. Lemparan air kencing, sampah, dan lain-lain itu dilakukan ketika anaknya telah berangkat kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walhi Sebut Promosi Penggunaan Galon Sekali Pakai Picu Peningkatan Sampah Plastik

Walhi Sebut Promosi Penggunaan Galon Sekali Pakai Picu Peningkatan Sampah Plastik

Lifestyle | Kamis, 11 Mei 2023 | 08:50 WIB

Review Buku Raup Rupiah dari Sampah Plastik: Mengelola Sampah dengan Bijak

Review Buku Raup Rupiah dari Sampah Plastik: Mengelola Sampah dengan Bijak

Your Say | Rabu, 10 Mei 2023 | 21:00 WIB

Pengamat Sosial di Ponorogo Soroti TPA Mrican: Problematika Sampah Tidak Bisa Ditawar Lagi, Meski Pimpinan Daerah Berganti

Pengamat Sosial di Ponorogo Soroti TPA Mrican: Problematika Sampah Tidak Bisa Ditawar Lagi, Meski Pimpinan Daerah Berganti

| Rabu, 10 Mei 2023 | 14:00 WIB

Kondisi Rumah tak Layak? Pasien Ini Tetap Datang karena Kehebatan Pengobatan Dokter Wayan: Sore Berobat, Besok Bisa Berladang

Kondisi Rumah tak Layak? Pasien Ini Tetap Datang karena Kehebatan Pengobatan Dokter Wayan: Sore Berobat, Besok Bisa Berladang

| Rabu, 10 Mei 2023 | 11:47 WIB

Salut! Dokter Wayan Perbolehkan Pasien untuk Berutang saat Berobat? Alasannya Buat Warganet Terharu

Salut! Dokter Wayan Perbolehkan Pasien untuk Berutang saat Berobat? Alasannya Buat Warganet Terharu

| Rabu, 10 Mei 2023 | 11:33 WIB

Lagi-Lagi, Emak-emak di Palembang Tertipu Arisan Online Sampai Rugi Ratusan Juta

Lagi-Lagi, Emak-emak di Palembang Tertipu Arisan Online Sampai Rugi Ratusan Juta

Sumsel | Rabu, 10 Mei 2023 | 10:25 WIB

Terkini

Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!

Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB

Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak

Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

News | Selasa, 28 April 2026 | 06:10 WIB

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:21 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:01 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

News | Senin, 27 April 2026 | 23:52 WIB

10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon

10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon

News | Senin, 27 April 2026 | 23:40 WIB

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2026 | 23:33 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB