Bekal Mie Pakai Nasi Tuai Pro dan Kontra, Apa Salahnya?

Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 31 Mei 2023 | 11:01 WIB
Bekal Mie Pakai Nasi Tuai Pro dan Kontra, Apa Salahnya?
Ilustrasi bekal mie dan nasi. [9GAG]

Suara.com - Anak yang dibawakan bekal mie dan nasi, bukan merupakan hal baru di Indonesia. Sejak lama, banyak orang tua yang menyiapkan menu tersebut untuk sang buah hati karena praktis dan murah. Makanan ini juga menjadi ciri khas santapan setelah berenang.

Namun baru-baru ini, bekal tersebut menuai pro dan kontra di media sosial Twitter. Awalnya, sebuah akun mempertanyakan orang tua yang memberi mie dan nasi untuk anak. Di mana menurutnya, menu dengan produk instan itu minim gizi dan kurang baik bagi pertumbuhan.

"Serius kalo ada org tua yang ngebekelin anaknya begini. Pengetahuan tentang gizi anak & pertumbuhan ngerti kagak, sih?," tulis akun Twitter tersebut.

Cuitannya itu ditanggapi ribuan komentar warganet. Beberapa diantaranya setuju jika bekal mie dan nasi kurang baik bagi pertumbuhan anak. Sebab, double carbo tanpa tambahan gizi lain, dinilai dapat memicu penyakit, seperti diabetes atau obesitas.

"Bukan perkara murah atau gimana sih, ini karbo ketemu karbo astaga. harusnya kan ditambah tempe goreng apa telur ceplok yang digoreng di wajan (bukan teflon) sampai pinggirannya berkerak enak gitu," komentar salah satu warganet.

"Ini sih bukan mie nya yang dilarang, tapi double carbo itu lho. Kalo mau bekelin mie buat anak, mie aja jangan ditambah nasi atau kalo mau nasi ya lauknya yang protein jangan karbohidrat lagi," komentar yang lain.

"Gue bingung deh kenapa sih malah pada ribut sama ini? Doi bener loh poinnya, dan juga mie instan itu kan lebih mahal daripada sayur kangkung dah. Kalo argumentasinya "kemiskinan struktural," kenapa engga beli sayur kangkung dan tempe yang jelas lebih bergizi," tulis seorang warganet.

"Nggak harmless deh perasaan(?)
dia cuma ngingetin, tp knpa malah banyak yg bawa2 ekonomi? 
Btw aku juga dari keluarga ga kaya, tp setiap makan harus pake sayur seengganya direbus. Yang digarisbawahi disini itu GIZI nya bukan EKONOMI," tulis yang lainnya.

Sementara itu, tak sedikit warganet lainnya yang kontra dengan cuitan tersebut. Mereka menilai bahwa pemilik akun menyinggung perasaan orang-orang yang berstatus ekonomi rendah. Lalu, ia juga dianggap tidak pernah merasakan nikmatnya mie dan nasi yang disantap setelah berenang.

"Terimakasih si paling ahli gizi atas informasinya, lain waktu akan saya terapkan. Tapi sebelum itu saya mau abisin 3 bungkus indomie + nasi yang sangat lezat ini," tulis warganet.

"1. Gak semua ortu punya info seperti ini, apalagi dulu.
2. Gak semua ortu punya uang dan effort untuk beli sayur, lauk trus masak dll.

Jadi jangan dipaksain standard anda ke org yg belum ada kesempatan untuk dapat priviledge seperti mbaknya.Cukup berempati bisa kok. Jangan nge-judge," tulis netizen lain menjelaskan soal perbedaan kondisi masing-masing keluarga di Indonesia.

"Berenang emang enaknya dibekelin mie, biasanya anaknya yang minta sih kan ga setiap hari juga. orang tua dulu juga banyak yang kurang paham tentang karbo, biasanya yang dia tau mie gaboleh makan sering-sering," komentar warganet.

"Tergantung profil ortunya sih kayaknya, kalo profil ortunya orang berkecukupan, ya perlu dipertanyakan knowledgenya, tp klo ortunya dibawah garis kemiskinan isi kotak makan itu jd mewah buat si anak walau secara gizi gk layak n malah bs bikin obesitas," komentar yang lainnya.

"Biasanya krn anaknya yg request atau orgtuanya ga punya waktu banyak prepare itu. Soalnya emg kuperhatiin temen SDku rata2 bekel itu krn punya orgtua yg keduanya kerja. Semoga semakin berkembang zaman, kesadaran orgtua akan pentingnya sarapan & gizi seimbang terus meningkat."

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Alasan Penting Siapkan Bekal Anak ke Sekolah

3 Alasan Penting Siapkan Bekal Anak ke Sekolah

Your Say | Selasa, 30 Mei 2023 | 18:03 WIB

PSI Polisikan Akun Twitter Penghina Istri Gibran Rakabuming

PSI Polisikan Akun Twitter Penghina Istri Gibran Rakabuming

| Selasa, 30 Mei 2023 | 17:51 WIB

Trending di Twitter, Netizen Bertanya-tanya: Ada Apa dengan Happy Asmara?

Trending di Twitter, Netizen Bertanya-tanya: Ada Apa dengan Happy Asmara?

| Selasa, 30 Mei 2023 | 16:20 WIB

Bukan Gibran, Ini Pria yang Pasang Badan Usai Selvi Ananda Disebut Budak Seks

Bukan Gibran, Ini Pria yang Pasang Badan Usai Selvi Ananda Disebut Budak Seks

| Selasa, 30 Mei 2023 | 16:08 WIB

Istri Gibran Rakabuming Dilecehkan di Media Sosial, PSI Solo yang Laporkan Pemilik Akun

Istri Gibran Rakabuming Dilecehkan di Media Sosial, PSI Solo yang Laporkan Pemilik Akun

| Selasa, 30 Mei 2023 | 14:29 WIB

Surat Undangan Viral Gubernur Bali Atas Arahan Megawati Soekarnoputri, Bukan Jokowi?

Surat Undangan Viral Gubernur Bali Atas Arahan Megawati Soekarnoputri, Bukan Jokowi?

| Selasa, 30 Mei 2023 | 13:21 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB