Eks Jaksa KPK Dody Dipanggil Penyidik Terkait Kasus Dugaan Suap di Mahkamah Agung

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 31 Mei 2023 | 15:56 WIB
Eks Jaksa KPK Dody Dipanggil Penyidik Terkait Kasus Dugaan Suap di Mahkamah Agung
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan jaksa KPK bernama Dody W Leonard Silalahi, Rabu (31/5/2023).

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut, Dody diperiksa sebagai saksi pada kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

"Hari ini 31 Mei pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung," kata Ali.

Selain Dody, penyidik juga memanggil empat saksi lainnya. Dua orang di antaranya, Hakim Tinggi Pengadilan Militer Jakarta, Kolonel Hanifan Hidayatullah dan Hakim Agung MA, Prim Haryadi.

Sementara dua orang lainnya, Bagus Dwi Cahya anggota TNI, dan Danil Afrianto anggota TNI yang ditugaskan di MA.

Dody merupakan mantan jaksa di KPK. Dia dipecat karena terbukti melanggar etik, melakukan perbuatan asusila atau perselingkuhan dengan sesama pegawai KPK.

Selain itu Dody juga pernah memperkarakan Anggota Dewan Pengawas KPK Albertina Ho. Dia menyebut Albertina diduga melakukan pelanggaran etik terkait pemberian fasilitas khusus dari sebuah rumah sakit di Jakarta Pusat.

Kasus Suap di MA

Dalam kasus suap pengurasan perkara di MA, KPK telah menetapkan 17 orang tersangka. Dua tersangka terbaru adalah Sekretaris MA Hasbi Hasan dan mantan Komisaris Wijaya KaryaDadan Tri Yudianto.

baca juga

Selain itu dua tersangka lainnya adalah Hakim Agung di MA, Gazalba Saleh dan Sudrajad Dimyati yang telah dinonaktifkan.

Hakim Agung nonaktif Sudrajad Dimyati lebih dulu dijadikan sebagai tersangka, disusul Hakim Agung Gazalba Saleh yang resmi ditahan KPK pada Kamis (8/12) lalu.

Gazalba jadi tersangka bersama dua anak buahnya karena diduga menerima suap senilai Rp 2,2 miliar untuk memvonis Budiman Gandi Suparman 5 tahun penjara, soal perkara perselisihan internal koperasi simpan pinjam ID (KSP Intidana). Dana itu diduga diberikan Heryanto Tanaka (HT) selaku Debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana (ID).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Suap Perkara Di MA, KPK Periksa Hakim Agung Hingga Hakim Tinggi Pengadilan Militer Jakarta

Kasus Suap Perkara Di MA, KPK Periksa Hakim Agung Hingga Hakim Tinggi Pengadilan Militer Jakarta

News | Rabu, 31 Mei 2023 | 12:20 WIB

Diduga Ikut Terlibat, Apa Peran Windy Idol dalam Kasus Suap Mahkamah Agung?

Diduga Ikut Terlibat, Apa Peran Windy Idol dalam Kasus Suap Mahkamah Agung?

News | Selasa, 30 Mei 2023 | 16:49 WIB

Diperiksa KPK, Windy Idol Diduga Terima Uang dan Kelola Aset Tersangka Kasus Suap MA

Diperiksa KPK, Windy Idol Diduga Terima Uang dan Kelola Aset Tersangka Kasus Suap MA

Selebtek | Selasa, 30 Mei 2023 | 14:58 WIB

Terkini

Penjualan OMODA 5 di Malaysia Dibekukan Dampak Kasus As Roda Lepas

Penjualan OMODA 5 di Malaysia Dibekukan Dampak Kasus As Roda Lepas

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Telur Surplus, Tepung Telur Masih Impor: Pemerintah Baru Mau Bangun Pabrik

Telur Surplus, Tepung Telur Masih Impor: Pemerintah Baru Mau Bangun Pabrik

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Kasatgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Sumatera, Normalisasi Sungai Dipercepat Cegah Banjir Susulan

Kasatgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Sumatera, Normalisasi Sungai Dipercepat Cegah Banjir Susulan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Novel Baswedan Khawatir Penghapusan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bikin Korupsi Besar Tak Terungkap

Novel Baswedan Khawatir Penghapusan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bikin Korupsi Besar Tak Terungkap

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Waspada Bullying di Sekolah, Mendikdasmen Ungkap 5 Ciri Siswa yang Sering Jadi Target Perundungan

Waspada Bullying di Sekolah, Mendikdasmen Ungkap 5 Ciri Siswa yang Sering Jadi Target Perundungan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Bedak Two Way Cake OMG Apakah Bagus? Cek Review Jujur Pengguna

Bedak Two Way Cake OMG Apakah Bagus? Cek Review Jujur Pengguna

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Keadilan Ekosistem Media Lokal, Jalan Menuju Informasi yang Merata

Keadilan Ekosistem Media Lokal, Jalan Menuju Informasi yang Merata

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Sport | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×