Suara.com - Presiden Jokowi tak segan-segan memuji bakal calon presiden (bacapres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo sebagai pemimpin yang bernyali.
Menurut Jokowi, Ganjar memiliki hal yang harus ada sebagai calon pemimpin bangsa.
"Kalau pemimpin ke depan seperti Pak Ganjar, yang paling penting itu nyali nomor satu. Berani nomor satu," kata Jokowi usai menghadiri acara Rakernas ke-III PDIP di Sekolah DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Selasa (6/6/2023).
Jokowi kemudian memuji Ganjar yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng) lantaran memiliki semua yang harus dimiliki seorang calon pemimpin bangsa yaitu bernyali dan berani.
"Berani nomor satu, berani dan punya nyali dan saya lihat Pak Ganjar punya," tuturnya.
Rakernas
Sebelumnya, Jokowi hadir langsung di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Selasa (6/6/2023) untuk menghadiri pembukaan Rapat Keria Nasional (Rakernas) ke-III PDI Perjuangan (PDIP).
Berdasarkan pantuan Suara.com di lokasi, Jokowi tiba pada pukul 09.44 WIB. Tampak ia datang dengan berpakaian batik dengan corak berwarna merah dengan warna dasar hitam.
Ia terlihat disambut jajaran elite PDIP dari mulai Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, Pramono, hingga Kepala Pusat Analisis dan Pengendali DPP PDIP Prananda Prabowo.
Tak ketinggalan bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo juga turut melakukan penyambutan ketika Jokowi tiba di lokasi. Jokowi kemudian disalami pertama oleh Hasto, kemudian dirinya menyalami satu persatu jajaran elite PDIP lainnya.
Sampai kemudian menyalami Ganjar. Pada momen ini keduanya saling melempar senyuman. Jokowi sempat berbicara sedikit kepada Ganjar. Gubernur Jawa Tengah itu hanya merespons dengan senyuman dan sambil menganggukan kepala.
Kemudian Jokowi menyempatkan menyapa awak media yang meliput. Jokowi hanya memberikan senyuman kepada awak media.
Mereka semua kemudian memasuki gedung Sekolah Partai untuk membuka acara Rakernas ke-III PDIP yang digelar secara tertutup.