Apa Itu Lumpy Skin Disease yang Menjangkit Hewan Kurban? Kenali Gejalanya

Rifan Aditya

Rabu, 07 Juni 2023 | 20:32 WIB
Apa Itu Lumpy Skin Disease yang Menjangkit Hewan Kurban? Kenali Gejalanya
Ilustrasi Sapi Sakit - Apa Itu Lumpy Skin Disease yang Menjangkit Hewan Kurban? (Freepik)

Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 H, wabah penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau Lato Lato melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Virus tersebut menjangkit hewan ternak untuk kurban seperti sapi dan kerbau. Lantas apa itu lumpy skin disease yang menjangkit hewan kurban

Meski termasuk jenis penyakit kulit menular, akan tetapi hingga saat ini belum ditemukan penyebarannya terhadap kambing atau manusia. Tingginya tingkat penularan penyakit tersebut tentu mengkhawatirkan banyak pihak. Apalagi peringatan Hari Raya Idul Adha 2023 sudah di depan mata. 

Apa Itu Lumpy Skin Disease yang Menjangkit Hewan Kurban? 

Berdasarkan keterangan dari Kementerian Pertanian, LSD adalah suatu penyakit kulit infeksius yang disebabkan karena Lumpy Skin Disease Virus (LSDV). LSDV sendiri merupakan sejenis virus bermateri genetik DNA dari genus Capripoxvirus dan juga famili Poxviridae. 

Diketahui, virus jenis ini kerap menyerang sapi dan kerbau. Sampai saat ini, belum ada laporan tentang kejadian LSD terhadap ruminansia lain seperti kambing atau domba. Secara kasat mata, sapi yang terkena LSD akan mengalami benjol-benjol di sekujur tubuhnya. 

Jika dilihat dari segi penularan, LSD bisa menular secara langsung melalui kontak dengan lesi kulit. Akan tetapu virus LSD juga diekskresikan atau ditularkan melalui darah, leleran hidung, air mata, air liur,  dan juga susu. Selain itu, penularan juga bisa terjadi secara intrauterine. 

Secara tidak langsung, penularan dapat terjadi melalui peralatan serta perlengkapan yang telah terkontaminasi oleh virus LSD seperti pakaian kandang, peralatan kandang, dan juga jarum suntik. Sementara, penularan secara mekanis terjadi lewat vektor seperti , lalat (Stomoxys sp, Haematopota spp, Hematobia irritans), nyamuk (genus aedes dan culex), migas penggigit dan caplak (Riphicephalus appendiculatus serta Ambyomma heberaeum). 

Gejala Lumpy Skin Disease  

Dilansir dari CNN Indonesia, Guru Besar Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) Profesor Widya Asmara menjelaskan gejala yang timbul ketika hewan terjangkit LSD bervariasi, mulai dari ringan sampai berat. 

baca juga

Diketahui, gejala umum akan diawali dengan demam dan terkadang juga diikuti dengan keluarnya ingus ataupun leleran dari konjungtiva mata. Sementara pada gejala yang paling terlihat yaitu munculnya nodul-nodul pada permukaan kulit. 

Nodul atau bintil-bintil tersebut akan tampak menonjol dengan diameter kira-kira 2-5 sentimeter, berbatas jelas, tersebar di sekitar leher, punggung, ekor, perineum, tungkai, serta organ genital. 

Adapun tanda-tanda lain hewan ternak yang terjangkit penyakit ini akan menunjukkan kepincangan bahkan kekurusan. Sementara untuk sapi perah akan mengalami penghentian produksi susu. Pada kasus-kasus yang lebih parah, virus ini bahkan dapat menimbulkan kematian. 

Sayangnya, sampai saat ini belum ada obat khusus yang dapat menyembuhkan penyakit lato-lato pada hewan ternak. Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembukannya adalah pemberian antibiotik untuk dapat mengurangi infeksi sekunder dan juga obat pengurang rasa sakit supaya hewan tetap mau makan. Jika dalam kondisi baik dan tidak terlalu parah, maka hewan ternak dapat sembuh.

Mengacu panduan FAO (Food and Agriculture Organization), Widya Asmara mengungkapkan, area daging yang terkena, atau berdekatan langsung dengan area lesi kulit lokal-ringan dan tidak demam, harus dibuang dan tidak layak dikonsumsi. 

Sementara pada bagian daging hewan yang tidak menjadi area munculnya lesi masih diperbolehkan untuk dikonsumsi setelah dimasak di atas suhu yang tepat. 

Demikian tadi penjelasan mengenai apa itu lumpy skin disease yang menjangkit hewan kurban lengkap dengan gejala dan pengobatannya. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Babat Gongso Khas Semarang, Cocok Dijadikan Menu Makanan Idul Adha

Resep Babat Gongso Khas Semarang, Cocok Dijadikan Menu Makanan Idul Adha

Pekanbaru | Rabu, 07 Juni 2023 | 18:00 WIB

Makanan Khas Idul Adha: Olahan Usus Kambing Kurban, Dijamin Tak Bau Prengus

Makanan Khas Idul Adha: Olahan Usus Kambing Kurban, Dijamin Tak Bau Prengus

Pekanbaru | Rabu, 07 Juni 2023 | 17:49 WIB

Resep Sate Kambing Empuk Sajian Idul Adha 2023, Nggak Usah Repot-Repot Beli Nanas

Resep Sate Kambing Empuk Sajian Idul Adha 2023, Nggak Usah Repot-Repot Beli Nanas

Deli | Rabu, 07 Juni 2023 | 17:47 WIB

Cuti Bersama Idul Adha 2023 Tanggal Berapa? Cek Aturan SKB 3 Menteri Terbaru

Cuti Bersama Idul Adha 2023 Tanggal Berapa? Cek Aturan SKB 3 Menteri Terbaru

News | Rabu, 07 Juni 2023 | 18:05 WIB

Puasa Sebelum Idul Adha 2023 Berapa Hari? Ini Jadwal Puasa Dzulhijjah, Arafah dan Tarwiyah

Puasa Sebelum Idul Adha 2023 Berapa Hari? Ini Jadwal Puasa Dzulhijjah, Arafah dan Tarwiyah

News | Rabu, 07 Juni 2023 | 17:40 WIB

30 Kata Ucapan Idul Adha 2023 Terbaru yang Menyejukkan Hati

30 Kata Ucapan Idul Adha 2023 Terbaru yang Menyejukkan Hati

News | Rabu, 07 Juni 2023 | 17:23 WIB

Terkini

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB

Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini

Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:11 WIB

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:53 WIB

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:51 WIB

MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?

MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:47 WIB

DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi

DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:40 WIB