4 Poin Pengakuan Mentan Soal Kabar Dirinya akan Dijadikan Tersangka Korupsi

Ruth Meliana | Suara.com

Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:28 WIB
4 Poin Pengakuan Mentan Soal Kabar Dirinya akan Dijadikan Tersangka Korupsi
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. [ANTARA/Mentari Dwi Gayatri]

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo angkat bicara soal dirinya yang bakal dijadikan tersangka korupsi. Adapun sebelumnya, dalam gelar perkara pada Selasa (13/6/2023), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menetapkan tiga orang yang terlibat, termasuk dirinya.

Selain dia, KPK juga menyangkakan Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta. Sementara fokus kasus terkait gratifikasi, suap menyuap, penyalahgunaan SPJ, serta penggabungan berbagai perkara.

Syahrul sendiri sudah diminta datang ke KPK untuk klarifikasi soal dugaan kasus korupsi pada Jumat (16/6/2023) hari ini. Namun, ia tak memenuhi panggilan tersebut dan sudah buka suara terkait alasannya. Hal itu bisa diketahui melalui keempat poin pengakuannya berikut.

Tak penuhi panggilan KPK karena G20

Syahrul mengungkap alasan dirinya tidak memenuhi dalam panggilan KPK. Hal itu dikarenakan ia yang sedang menghadiri perhelatan G20 di India. Indonesia sendiri dipercaya menjadi Presidensi G20 Tahun 2022, sehingga menurutnya, ia perlu datang pada penutupan acara tersebut.

"Kami menghadiri pertemuan para Menteri Pertanian G20 di India. Indonesia yang telah dipercaya sebagai Presidensi G20 Tahun 2022 sepatutnya hadir dalam penutupan perhelatan Internasional tersebut," kata Syahrul dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/6/2023).

Minta jadwal pemeriksaan ulang

Ia juga mengatakan akan mengunjungi sejumlah negara lain, seperti Cina dan Korea Selatan. Tujuannya, dalam rangka kerja sama modrenisasi pertanian serta fasilitasi pasar ekspor pertanian. Untuk itu, ia tak bisa datang KPK dan meminta pemeriksaan dijadwalkan ulang pada 27 Juni.

"Kami belum bisa memenuhi undangan KPK hari ini sama sekali bukan karena urusan pribadi, tetapi dalam rangka menjalankan tugas negara. Namun, kami pastikan tetap menghormati KPK dan mengajukan permintaan agar dapat diperiksa pada hari Selasa, 27 Juni 2023," ujarnya.

Meski sudah diminta agar pemeriksaan dilakukan pada 27 Juni, namun pihak KPK memilih waktu yang berbeda. Mereka memastikan akan memanggil Syahrul Yasin Limpo pada 19 Juni terkait dugaan kasus korupsi yang terjadi di Kementan dan berharap kali ini bisa dipenuhi.

Sebut banyak pihak yang mengaitkan kasus dengan politik

Dalam keterangannya tersebut, Syahrul juga menyebut banyak pihak yang mengaitkan penyelidikan dugaan korupsi di Kementan dan pemanggilan dirinya ke KPK dengan politik. Meski begitu, ia mengaku akan menjalani seluruh proses yang berlaku. Ia juga berharap hukum bisa ditegakkan.

"Saya menyimak sejumlah pihak mengaitkan proses hukum ini dengan politik. Sekalipun banyak pendapat seperti itu, dengan kerendahan hati, sebagai warga negara biasa saya akan menjalani seluruh aral-rintang ini. Tentu saja dengan berharap semoga ke depan hukum dapat ditegakkan dengan benar," ujar Syahrul.

Minta masyarakat tak cepat ambil kesimpulan

Lebih lanjut, Syahrul mengajak seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan di KPK. Ia kemudian meminta publik tidak cepat mengambil kesimpulan tentang dugaan korupsi di Kementan sebelum ada pernyataan resmi dari lembaga antirasuah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Pertanian Minta Pemeriksaan Korupsi Ditunda 27 Juni, KPK Tetapkan 19 Juni 2023

Menteri Pertanian Minta Pemeriksaan Korupsi Ditunda 27 Juni, KPK Tetapkan 19 Juni 2023

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:12 WIB

Batal Diperiksa KPK Karena Tugas Negara, Ini Yang Dilakukan Mentan Syahrul Yasin Limpo Di India

Batal Diperiksa KPK Karena Tugas Negara, Ini Yang Dilakukan Mentan Syahrul Yasin Limpo Di India

| Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:11 WIB

Kasus Dugaan Korupsinya Dikaitkan dengan Politik, Mentan Syahrul Yasin Limpo: Saya akan Jalani Aral-Rintang Ini!

Kasus Dugaan Korupsinya Dikaitkan dengan Politik, Mentan Syahrul Yasin Limpo: Saya akan Jalani Aral-Rintang Ini!

News | Jum'at, 16 Juni 2023 | 14:49 WIB

CEK FAKTA: Johnny G Plate Divonis Mati oleh Presiden Jokowi, Ternyata

CEK FAKTA: Johnny G Plate Divonis Mati oleh Presiden Jokowi, Ternyata

| Jum'at, 16 Juni 2023 | 14:45 WIB

DPR Duga Kejagung Selektif dalam Pengusutan Kasus Korupsi Proyek BTS 4G

DPR Duga Kejagung Selektif dalam Pengusutan Kasus Korupsi Proyek BTS 4G

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2023 | 14:36 WIB

Sri Mulyani Tanggapi Korupsi Tukin di Kementerian ESDM

Sri Mulyani Tanggapi Korupsi Tukin di Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:21 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB