Pondok Pesantren Al Zaytun Diduga Mengadopsi Ajaran Isa Bugis, Apa Itu?

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Sabtu, 24 Juni 2023 | 19:48 WIB
Pondok Pesantren Al Zaytun Diduga Mengadopsi Ajaran Isa Bugis, Apa Itu?
Potret cara salat Ied Pesantren Al Zaytun yang ramai diperbincangkan. (Instagram)

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun Panji Gumilang akhirnya diperiksa oleh tim investigasi yang dibentuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terkait dengan polemik yang tengah terjadi pada. Panji mendatangi Gedung Sate pada Jumat (23/6/2023) pukul 16.09 WIB.

Panji pun memberikan penjelasan kepada Tim Investigasi sekitar 1,5 jam. Kemudian, ia keluar dari ruang Rapat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada pukul 17.26 WIB.

Berdasarkan keterangan dari Ketua Tim Investigasi Badruzzaman M Yunus, pertemuan yang dilakukan pada kemarin tidak menghasilkan apapun karena Panji Gumilang tak ingin memberikan keterangan secara langsung dan meminta waktu untuk menjawab pertanyaan.

Badruzzaman menyebut, Panji Gumilang meminta tim investigasi untuk mengirimkan pertanyaan terkait dengan polemik ponpes yang ia pimpin secara tertulis. Namun, Panji Gumilang tak menjawab pertanyaan tersebut secara langsung.

Kedatangan Panji Gumilang tersebut mendapatkan sorotan, terlebih pada pertemuan kemarin, sebelum bergerak ke ruangan Rapat Gubernur Jabar, Panji sempat menyapa para wartawan dengan salam Ibrani ciri khasnya “Shalom Aleichem”. 

Pengertian Paham Isa Bugis yang Diduga Diadopsi Al Zaytun

Pengamat Terorisme Al Chaidar menyebut, ajaran atau paham Panji Gumilang yang didoktrinkan di Ma’had Al Zaytun kepada anggota NII KW 9 bukanlah ajaran NII Kartosoewirjo.

Ia menyebut, Panji Gumilang menganut ajaran Isa Bugis yang juga menganggap bahwa paham Komunis, Nasakom, adalah bagian dari ajaran Islam. Ajaran tersebut juga meyakini bahwa Karl Marx adalah bagian dari para rasul.

Oleh karenanya, menurut Al Chaidar tidak heran pada saat Panji Gumilang menyebut dirinya bermazhab Soekarno. Panji Gumilang juga mendoktrinkan kepada angota tentang tidak wajibnya melaksanakan sholat lima waktu. Hal tersebut karena yang menjadi prioritas adalah mengumpulkan dana.

Dalam paham Isa Bugis yang diduga dianut oleh Panji Gumilang juga mempunyai paham takfiri. Dalam ajaran tersebut, memiliki faham bahwa orang-orang di luar NII KW 9 adalah kafir yang harus diperangi dan diperbolehkan dirampas hartanya. Sampai akhirnya secara perlahan, Al Chaidar menyebut NII KW 9 akan bisa memunculkan orang-orang yang radikal.

Sebelumnya, sempat viral sebuah video Panji Gumilang menyebut mempunyai paham Sukarno. Ia juga mengaku telah menyelesaikan buku Di Bawah Bendera Revolusi.

Aliran Isa Bugis mempunyai ajaran yang ingin menerjemahkan antara dua hal. Contohnya, ideologi komunis dengan kapitalis antara nur (ilmu) dan zhulumat (tanpa ilmu).

Paham tersebut juga berusaha mengilmiahkan agama dan kekuasaan dan menolak segala hal yang tidak masuk akal. Tak hanya itu, aliran Isa Bugis juga banyak diikuti oleh kaum intelektual yang cenderung mengedepankan akal dan juga pikiran.

Dalam bidang keilmuan, Isa Bugis juga menyebut Ilmu Fiqih, Ilmu Tauhid, dan berbagainya merupakan syirik. Ulama yang mengajarkan ilmu tersebut dalam paham Isa Bugis harus diasingkan. Contoh, dalam ajarannya seperti air zam-zam di Mekkah adalah air bekas bangkai orang arab. 

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Panji Gumilang Dedengkot Al Zaytun di Mata Keluarga

Sosok Panji Gumilang Dedengkot Al Zaytun di Mata Keluarga

| Sabtu, 24 Juni 2023 | 19:11 WIB

Gelagat Aneh Panji Gumilang: Bikin Kontroversi, Ogah Diinvestigasi dan Tolak Ketemu MUI

Gelagat Aneh Panji Gumilang: Bikin Kontroversi, Ogah Diinvestigasi dan Tolak Ketemu MUI

News | Sabtu, 24 Juni 2023 | 19:08 WIB

Menyingkap Misteri Riwayat Pendidikan Panji Gumilang: Ngaku Alumnus Gontor Tapi Dibantah

Menyingkap Misteri Riwayat Pendidikan Panji Gumilang: Ngaku Alumnus Gontor Tapi Dibantah

News | Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:48 WIB

Diduga Ajarkan Ajaran Sesat, Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang Dipolisikan ke Bareskrim

Diduga Ajarkan Ajaran Sesat, Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang Dipolisikan ke Bareskrim

| Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:32 WIB

Datang ke Gedung Sate, Panji Gumilang Ogah Ladeni Tim MUI Pusat

Datang ke Gedung Sate, Panji Gumilang Ogah Ladeni Tim MUI Pusat

| Sabtu, 24 Juni 2023 | 17:05 WIB

Terkini

Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri

Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:37 WIB

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:31 WIB

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:31 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua

Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:15 WIB

Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz

Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:13 WIB

Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang

Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:13 WIB

KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI

KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:08 WIB

Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB

Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan

Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB