Butet Singgung Capres Tukang Culik, Prabowo Langsung Dibela Loyalis Anies: PDIP Jahat Banget

Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 26 Juni 2023 | 06:39 WIB
Butet Singgung Capres Tukang Culik, Prabowo Langsung Dibela Loyalis Anies: PDIP Jahat Banget
Pegiat media sosial Helmi Felis menaruh perhatian atas ucapan budayawan Butet Kartaredjasa yang menyebut rakyat Indonesia akan bersedih kalau dipimpin presiden yang hobinya menculik. (Twitter @/HelmiFelis_)

Suara.com - Pegiat media sosial Helmi Felis menaruh perhatian atas ucapan budayawan Butet Kartaredjasa yang menyebut rakyat Indonesia akan bersedih kalau dipimpin presiden yang hobinya menculik. Menurutnya, itu menjadi salah satu bentuk sikap jahat PDIP terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Helmi awalnya menyamakan Butet dengan perempuan yang dicapnya sebagai sosok cerewet.

"Dalam masyarakat Batak, Butet itu panggilan untuk anak perempuan, namanya anak-anak apalagi perempuan, kan berisik ya? Wajar aja sih kalo dia hina Prabowo hobinya menculik," cuit Helmi melalui akun Twitter pribadinya @HelmiFelis_ dikutip Senin (26/6/2023).

Kemudian, pendukung Anies Baswedan itu merasa heran melihat PDIP yang melulu menyerang Prabowo.

"Tapi PDIP jahat banget sama Prabowo, ada apa, ya? Selalu menghianati, ah Prabowo-nya juga senang aja sih," tuturnya.

Gadis pamerkan foto Prabowo Subianto sebagai kakek paling ganteng (instagram.com/@drama.sosialmedia)
Gadis pamerkan foto Prabowo Subianto sebagai kakek paling ganteng (instagram.com/@drama.sosialmedia)

Sebelumnya, Butet turut meramaikan puncak perayaan Bulan Bung Karno (BBK) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Sabtu (24/6/2023).

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, awalnya musisi asal Yogyakarta bernama Sri Krishna Encik, sekitar pukul 12.20 WIB dipanggil oleh moderator untuk naik ke atas panggung.

Encik membawa dua buah lagu pada kesempatan itu. Ketika membawakan lagu pertama, Budayawan Butet Kartaredjasa membawakan pantun, terakhir Encik menyanyikan lagu 'Njarji Njarbeh.' Lagu pertama bertemakan tentang kebohongan. Setelah itu, Encik mempersilakan Butet membawakan pantun.

Butet mengatakan, pantun yang dibawanya ini bermuatan politis.

"Kolonial menjajah Nusantara karena rempah-rempah. Tetapi Kaum Marhaen tetap gagah tidak menyerah. Lihat lah hari ini, Gelora Bung Karno berwarna merah meski dilukai dan dikhianati, Keluarga Bung Karno tidak menyimpan dendam amarah," tutur Butet disambut gemuruh tepuk tangan puluhan ribu kader PDIP.

"Bung Karno penyambung lidah rakyat, berjuang menjadikan Indonesia negara berdaulat. Jika ente cari pemimpin yang hebat, lihat dulu kerut-kerut yang menghiasi jidat," kata Butet.

"Bung Karno menggali Pancasila dasar negara, eh yang di sono jangan coba-coba membelokkan fakta. Kalau kalian mencari presiden pilihlah yang bisa bekerja, bukan capres yang cuma tampil menyusun kata-kata," lanjutnya.

"Ayam, burung, dan bebek, satu koloni yang namanya unggas, biarkan terbang bebas jangan dirica-rica. Ganjar Pranowo diperintah partai untuk bertugas, tetapi saat yang sama dia petugas rakyat untuk menjadi Presiden Indonesia," tambahnya.

Butet Kartaredjasa nyekar makam leluhur - (Instagram/@masbutet)
Butet Kartaredjasa nyekar makam leluhur - (Instagram/@masbutet)

Tak hanya itu, Butet dalam pantunnya juga turut menyindir adanya sejumlah pemimpin yang mengaku merasa mendapatkan penjegalan. Kemudian Butet juga menyinggung adanya sosok calon pemimpin yang memiliki hobi menculik.

"Pepes ikan dengan sambel terong, semakin nikmat tambah daging empal. Orangnya diteropong KPK karena nyolong, eh lah koar-koar kok mau dijegal," tuturnya.

"Jagoan Pak Jokowi rambutnya warna putih, gigih bekerja sampai jungkir balik. Hati seluruh rakyat Indonesia pasti akan sedih, jika kelak ada presiden hobinya kok menculik," sambungnya.

Terakhir, Butet menyinggung dalam pantunnya soal adanya calon pemimpin yang cuma modal transaksional.

"Ini yang terakhir, cucu komodo mengkerek kadal. Tak lezat digulai walaupun pakai santan. Kalau pemimpin modalnya cuma transaksional, dijamin bukan tauladan," katanya.

Pada kesempatan itu, Butet menyampaikan pidato selama lima menit di hadapan sekitar 100 ribu kader PDIP. Tak hanya Butet dan Encik saja yang tampil dalam acara ini. Grup Bimbo juga membawakan lagu karya mereka yang berjudul Bung Karno.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Pose Finger Heart Saat Photobox bareng Arief Muhammad: Apa Boleh Sekiyowo Ini?!

Prabowo Pose Finger Heart Saat Photobox bareng Arief Muhammad: Apa Boleh Sekiyowo Ini?!

News | Senin, 26 Juni 2023 | 06:02 WIB

Budayawan Butet Singgung Capres Tukang Culik, Fadli Zon: Biar, Lagi Kepepet Isi Dompet

Budayawan Butet Singgung Capres Tukang Culik, Fadli Zon: Biar, Lagi Kepepet Isi Dompet

News | Senin, 26 Juni 2023 | 05:25 WIB

Prabowo: Pemimpin Partai Harus Setia Pada Rakyat

Prabowo: Pemimpin Partai Harus Setia Pada Rakyat

News | Senin, 26 Juni 2023 | 02:35 WIB

Momen Prabowo Habiskan Hari Minggu Makan Nasi Padang Bareng Para Jurnalis

Momen Prabowo Habiskan Hari Minggu Makan Nasi Padang Bareng Para Jurnalis

News | Senin, 26 Juni 2023 | 02:10 WIB

Gerindra Angkat Bicara Soal Sindiran Butet Tentang Sosok Calon Pemimpin

Gerindra Angkat Bicara Soal Sindiran Butet Tentang Sosok Calon Pemimpin

News | Minggu, 25 Juni 2023 | 20:09 WIB

Siap Jadi Timses Ganjar, Jenderal Andika Berbatik Merah

Siap Jadi Timses Ganjar, Jenderal Andika Berbatik Merah

| Minggu, 25 Juni 2023 | 18:27 WIB

Terkini

Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi

Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:08 WIB

Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek

Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:06 WIB

Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh

Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:54 WIB

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:48 WIB

Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total

Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:43 WIB

Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum

Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:34 WIB

TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi

TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bayar Stafsus Pakai Uang Pribadi, Nadiem Ngaku Rugi Tiap Bulan Selama Jadi Menteri

Bayar Stafsus Pakai Uang Pribadi, Nadiem Ngaku Rugi Tiap Bulan Selama Jadi Menteri

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:19 WIB

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:37 WIB