Jokowi Bisa Saja Bangun Dinasti Politik karena Tak Ada Larangan Hukum

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 05 Juli 2023 | 11:11 WIB
Jokowi Bisa Saja Bangun Dinasti Politik karena Tak Ada Larangan Hukum
Jokowi Bisa Saja Bangun Dinasti Politik karena Tak Ada Larangan Hukum. [Foto dok. Tim Media Pernikahan Kaesang-Erina]

Suara.com - Putra bungsu Presiden Jokowi Kaesang Pangarep menjadi sorotan setelah lantaran ingin maju menjadi Calon Wali Kota Depok. Hasrat Kaesang ingin terjun ke politik menjadi tanda Jokowi seolah ingin membangun dinasti politik sebelum lengser dari jabatan sebagai presiden.

Menanggapi itu, Analis Politik dari Universitas Andalas, Asrinaldi, menilai, majunya anak hingga menantu Presiden Jokowi menjadi kepala daerah merupakan konsekuensi dari kosongannya aturan hukum. Sebab, menurutnya, selama ini tak ada larangan yang mengatur mengenai hal itu.

"Ini memang agak kontroversi ketika Kaesang menyatakan keinginan dirinya maju sebagai calon wali kota Depok. Cuma persoalannya sebagai negara hukum tentu tidak ada larangan atau aturan yang mengatur bahwa anak dari seorang pejabat politik atau istri atau saudara, enggak ada itu dalam aturan," kata Asrinaldi saat dihubungi, Rabu (5/7/2023).

Menurutnya, memang jika berpegang pada hukum positif, diperlukan adanya aturan yang melarang keluarga presiden maju sebagai pejabat atau kepala daerah.

"Tentu itu harus dituliskan dalam hukum positif undang-undang. Ini kan jadi persoalan kita," tuturnya.

"Tentu konsekuensi dari tidak ada larangannya dibenarkan. Nah persoalan Kaesang, Gibran kemudian Bobby sebagai anak dan menantu presiden yaitu hak dia sebagai warga negara. Nah kita berpegang pada itu saja. Apakah dia nanti itu membangun dinasti politik yaitu hak tanya," sambungnya.

Ia menyampaikan, majunya semua keluarga presiden menjadi kepala daerah kekinian tidak menjadi persoalan. Menurutnya, semua akan tergantung menginterprestasikannya.

"Nah apa yang dilakukan Kaesang hari ini tidak ada persoalan menurut saya. Bagaimana menurut fatsun politiknya ya tergantung pada orang menginterprestasikannya gitu," ujarnya.

Pernikahan Kaesang dan Erina (Instagram/@erinagudono)
Pernikahan Kaesang dan Erina (Instagram/@erinagudono)

"Fatsun ini kan hanya ada pada diri politisinya sendiri. Kalau dia merasa kalau memang tidak layak atau tidak baik dalam konteks fatsunnya tentu tidaj akan mengajukan diri. Tetapi kalau dia tidak merasa ada persoalan dengan fatsunnya tentu dia mengajukan dirinya," imbuhnya.

baca juga

Lebih lanjut, Asrinaldi menilai, aturan tersebut sempat akan dibuat dalam Pilkada, namun tidak jadi dilakukan. Akhirnya, kata dia, akibatnya dinasti politik bisa kapan saja terjadi.

"Ya persoalannya kan kita harus sadar bahwa dalam demokrasi rule of law itu lah yang jadi pegangan. Saya masih ingat dulu ada keinginan untuk membuat itu dalam pilkada tapi kan dihapus kembali oleh DPR. Bahwa keluarga anak cucu menantu saudara itu dibenarkan, nah akibatnya seperti ini," katanya.

Adapun sisi negatifnya tidak ada larangan keluarga presiden maju menjadi kepala daerah, maka akan semakin mudah pihak-pihak memanfaatkan kekuasaan.

"Ya minusnya tentu terkait dengan semakin mudahnya orang memanfaatkan kekuasaan dari orang tua kekuasaan dari saudara. Dan artinya pengaruh yang dimainkannya bisa mendongkrak elektabilitas dari seorang calon misalnya Kaesang ya sehingga ada kesan Kaesang bukan pemimpin lahir dari kader tapi persoalan negatifnya kita lihat lah nanti memang masyarakat bisa memilih secara rasional itu penting," pungkasnya.

PDIP Bantah Jokowi Bangun Dinasti

PDI Perjuangan tidak memandang Presiden Joko Widodo atau Jokowi sedang melakukan dinasti politik lewat anak dan menantunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Kunker ke Australia, Kini Jokowi Sambangi Papua Nugini

Setelah Kunker ke Australia, Kini Jokowi Sambangi Papua Nugini

News | Rabu, 05 Juli 2023 | 10:52 WIB

PDIP: Jokowi Tak Dukung Prabowo Di Pemilu 2024

PDIP: Jokowi Tak Dukung Prabowo Di Pemilu 2024

News | Rabu, 05 Juli 2023 | 06:55 WIB

Punya Pengaruh Terhadap Separuh Total Pemilih di Indonesia, Pengamat Sebut Bakal Capres Sedang 'Rebutan Efek Jokowi'

Punya Pengaruh Terhadap Separuh Total Pemilih di Indonesia, Pengamat Sebut Bakal Capres Sedang 'Rebutan Efek Jokowi'

Kotak Suara | Rabu, 05 Juli 2023 | 05:00 WIB

Jokowi Banting Tulang 'Jualan' IKN: Promosi ke Warga Singapura hingga Australia

Jokowi Banting Tulang 'Jualan' IKN: Promosi ke Warga Singapura hingga Australia

News | Selasa, 04 Juli 2023 | 19:32 WIB

Kompak Kenakan Batik, Jokowi Nikmati Jamuan Makan Malam Bersama PM Australia di Sydney

Kompak Kenakan Batik, Jokowi Nikmati Jamuan Makan Malam Bersama PM Australia di Sydney

News | Selasa, 04 Juli 2023 | 19:16 WIB

Denny Indrayana Sentil Jokowi Harusnya Cawe-cawe Hentikan Moeldoko: Berhenti Begal Demokrat

Denny Indrayana Sentil Jokowi Harusnya Cawe-cawe Hentikan Moeldoko: Berhenti Begal Demokrat

News | Selasa, 04 Juli 2023 | 18:59 WIB

Terkini

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53 WIB

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49 WIB

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

×