Sambut Tahun Ajaran Baru, Simak Apa Itu Kurikulum Merdeka

Aulia Hafisa

Selasa, 11 Juli 2023 | 20:14 WIB
Sambut Tahun Ajaran Baru, Simak Apa Itu Kurikulum Merdeka
Ilustrasi apa itu kurikulum Merdeka. (Unsplash/Element5 Digital)

Suara.com - Menyambut tahun ajaran baru, kita disambut juga kurikulum Merdeka Belajar yang akan menjadi pengganti kurikulum 2013. Lantas apa itu kurikulum Merdeka?

Di laman resminya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyebut kurikulum Merdeka sebagai keleluasaam pada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas.

Kurikulum Merdeka ini diresmikan pada Februari 2022 namun belum diterapkan di semua sekolah di Indonesia.

Apa Itu Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka memiliki beberapa karakteristik seperti pengembangan karakter dan soft skills yang fokus pada materi esensial, relevan, dan mendalam.

Dengan begitu, diharapkan akan ada cukup waktu bagi peserta didik untuk membangun kreativitas dalam mencapai kompetensi seperti literasi dan numerasi. 

Proses pembelajaran di kurikulum ini fleksibel, sehingga para pendidik leluasa melakukan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan dan perkembangan peserta didik.

Penerapan Kurikulum Merdeka

Ada beberapa perbedaan yang mencolok antara penerapan kurikulum Merdeka dengan kurikulum sebelumnya di berbagai jenjang pendidikan.

baca juga
  • SD

Jika sebelumnya IPA dan IPS dibedakan menjadi masing-masing mata pelajaran, maka di kurikulum Merdeka, keduanya akan digabung mejadi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).

  • SMP

Mata pelajaran informatika mulai diwajibkan di jenjang SMP sehingga ini bukan lagi menjadi pelajaran pilihan atau ekstra.

  • SMA

Pada jenjang ini, siswa SMA akan memilih jurusan yang diminati dengan proses konsultasi dengan berbagai pihak seperti siswa , wali kelas, wali murid dan guru BK.

Setelah mengetahui keterangan di atas, maka kita akan bertanya-tanya, apa tujuan dari penerapan kurikulum Merdeka ini?

1. Menciptakan Suasana Belajar Menyenangkan

Suasana belajar mengajar diharapkan akan jadi lebih menyenangkan dan tujuan utama untuk mengembangkan karakter bisa tercapai.

2. Mengejar Ketertinggalan

Pendidikan di Indonesia cukup tertinggal, terutama setelah diterjang pandemi Covid-19. Tujuan kurikulum Merdeka ini untuk mengejar ketertinggalan tersebut dan generasi muda di Indonesia bisa merasakan pendidikan seperti di negara maju.

3. Mengembagkan Potensi

Kurikulum Merdeka diharapkan mampu mengembangkan potensi peserta didik dengan lebih menekankan pada kebebasan siswa. Kurikulum ini juga diharapkan bisa memudahkan pendidik dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik.

Itulah penjelasan tentang apa itu kurikulum Merdeka yang dicetus oleh Nadiem Makarim. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Ratusan SD di Solo Kekurangan Siswa, Ada Sekolah yang Baru Dapat Satu Murid

Heboh Ratusan SD di Solo Kekurangan Siswa, Ada Sekolah yang Baru Dapat Satu Murid

Surakarta | Selasa, 11 Juli 2023 | 11:38 WIB

Buku PAI PDF Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Tersedia Buku Guru dan Buku Siswa, Download Disini

Buku PAI PDF Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Tersedia Buku Guru dan Buku Siswa, Download Disini

Semarang | Senin, 10 Juli 2023 | 20:03 WIB

Buku Matematika PDF Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2023-2024

Buku Matematika PDF Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2023-2024

Semarang | Senin, 10 Juli 2023 | 19:54 WIB

Terkini

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×