6 Fakta Ayah Bejat Perkosa Lalu Bunuh Anak di Kediri, Tak Setuju Korban Pacaran

Farah Nabilla

Selasa, 18 Juli 2023 | 16:05 WIB
6 Fakta Ayah Bejat Perkosa Lalu Bunuh Anak di Kediri, Tak Setuju Korban Pacaran
Polres Kediri saat gelar perkara kasus pembunuhan ayah kandung kepada anak kandung di Mapolres Kediri, Jawa Timur, Senin (17/7/2023). Pelaku tega membunuh anak kandungnya dan memasukkan tubuh ke karung lalu dibuang ke saluran irigasi. ANTARA/ Asmaul

Suara.com - Seorang ayah di Kediri, Jawa Timur, bernama Suprapto tega memperkosa hingga membunuh anak kandungnya sendiri. Kasus ini terendus usai mayat korban berinisial DLK (20) ditemukan dalam karung di kawasan pesawahan. Polisi pun langsung menindaklanjuti.

Diketahui bahwa Suprapto mempunyai motif terkait aksi nekat dan bejat terhadap anak semata wayangnya itu. Ia juga saat ini telah diamankan polisi.

Berikut fakta-fakta lengkap soal ayah di Kediri yang memperkosa dan membunuh anaknya sendiri.

1. Kronologi

Awalnya, pada Rabu (5/7/2023) malam, Suprapto dan anaknya terlibat adu mulut. Pelaku yang dipenuhi rasa emosi, membekap mulut serta hidung korban dengan tangan kirinya. Kemudian, ia juga mencekik korban dengan menggunakan tangan kanan.

Hal itu lantas membuat korban berontak hingga ingin buang air kecil. Namun, ia malah terpeleset dan pingsan usai kepalanya terbentur lantai. Suprapto kemudian membopongnya ke dalam kamar dan tega melakukan pemerkosaan.

Mirisnya, di tengah aksi itu, pelaku semakin emosi karena korban sempat tersadar. Suprapto kembali mencekik dan membekap mulut serta hidung korban. Usai merasa korban sudah tak  bernyawa, ia langsung menutup mulut anaknya dengan memakai lakban.

Setelahnya, ia mengambil gelang dan cincin korban. Kedua tangan korban diikat dengan kerudung dan kakinya dililit memakai kain yang ada di atas kasur. Kemudian, ia mengambil 2 karung di samping lemari dan memasukkan tubuh anaknya ke sana.

Kemudian, karung berisi tubuh korban itu dibuang oleh Suprapto di kawasan persawahan. Baru-baru ini terungkap dari hasil autopsi jenazah bahwa saat dibuang, kondisi korban masih hidup. Korban meninggal lantaran lemas terbungkus karung dan terendam air.

baca juga

2. Motif

Polisi mengungkap motif Suprapto membunuh anaknya, yakni karena dendam sering dimaki. Pelaku mengaku korban sering melawan ucapannya sehingga ia merasa kesal. Korban juga diakuinya tidak pernah menyapa dan berbicara kepadanya.

"Motifnya pelaku dendam dengan korban karena korban sering memaki-maki tersangka serta tidak mau menyapa dan berbicara dengan tersangka," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika, Senin (17/7/2023).

3. Pengakuan Suprapto

Kepada polisi, Suprapto mengaku sempat menasihati korban pada Rabu (5/7/2023) malam. Ia tidak menyetujui hubungan sang anak dengan kekasihnya karena ada kepercayaan berakibat fatal di masa depan. Ia lantas meminta Desy agar putus. 

Lalu, terjadi adu mulut karena korban enggan memutuskan kekasihnya. Ia juga tidak ingin mendengarkan nasihat Suprapto lantaran ayahnya ini dikenal tak bertanggung jawab. Pelaku diketahui jarang memberi nafkah dan cinta kepada keluarganya.

Hal tersebut yang membuat korban malas menyapa Suprapto hingga ayahnya itu kesal dan marah. Sementara alasan memperkosa sang anak, pelaku berdalih ingin memeriksa keperawanannya. Sebab, korban diketahui sudah memiliki kekasih.

4. Pelaku Ingin Bunuh Diri dan Siapkan Wasiat

Setelah menghabisi nyawa anaknya, Suprapto rupanya berencana bunuh diri. Ia bahkan sudah menulis surat wasiat yang berisi permintaan maaf kepada orang tua hingga saudaranya. Lalu, ia juga turut membeberkan masalah antara dirinya dan sang istri. 

Namun, surat wasiat yang ditulis tangan di sebuah kertas itu buram di beberapa bagian lantaran terkena air. Selain surat, polisi mengatakan bahwa Suprapto juga telah menyiapkan potas atau potasium. Racun ini rencananya bakal ia gunakan untuk bunuh diri.

5. Pelaku Sempat Kabur

Sebelum berhasil ditangkap Sat Reskrim Polres Kediri di sebuah SPBU  di Tulungagung, Suprapto sempat kabur. Ia melarikan diri ke beberapa tempat hingga Jawa Tengah. Ia juga berusaha menghilangkan jejak dengan mengganti warna motornya. 

Begitu akan ditangkap, Suprapto masih berusaha kabur bahkan melawan hingga petugas terpaksa menembakkan peluru ke kakinya. Dikatakan oleh polisi, pelaku yang tega terhadap anaknya ini nekat dan ahli dalam upaya melarikan diri.

6. Pelaku Terancam Dipenjara 15 Tahun

Atas perbuatannya, Suprapto pun dijatuhi pasal berlapis yakni Pasal 44 ayat (1), (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang PKDRT subsider Pasal 338 KUHP dan Pasal 286 KUHP dan Pasal 365 Ayat 1, 3 KUHP. Ia terancam dihukum paling lama 15 tahun penjara.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ricuh Gara-Gara Kedatangan Suporternya di Kediri, Arema FC Minta Maaf

Ricuh Gara-Gara Kedatangan Suporternya di Kediri, Arema FC Minta Maaf

Serang | Selasa, 18 Juli 2023 | 06:41 WIB

Suporter Kembali Berulah, Manajer Arema FC Minta Maaf

Suporter Kembali Berulah, Manajer Arema FC Minta Maaf

Bola | Senin, 17 Juli 2023 | 23:31 WIB

Apresiasi Driver Ojol yang Kembalikan saat Menemukan Uang, Mas Dhito Siap Carikan Pekerjaan Tetap

Apresiasi Driver Ojol yang Kembalikan saat Menemukan Uang, Mas Dhito Siap Carikan Pekerjaan Tetap

Jakarta | Senin, 17 Juli 2023 | 22:20 WIB

Buntut Kerusuhan di Stadion Brawijaya, Manajer Arema FC: Kami Memohon Maaf

Buntut Kerusuhan di Stadion Brawijaya, Manajer Arema FC: Kami Memohon Maaf

Joglo | Senin, 17 Juli 2023 | 21:58 WIB

Cek Fakta: FIFA Bubarkan Arema FC, Usai Ricuh Aremania di Markas Persik Kediri, Benarkah?

Cek Fakta: FIFA Bubarkan Arema FC, Usai Ricuh Aremania di Markas Persik Kediri, Benarkah?

Denpasar | Senin, 17 Juli 2023 | 20:20 WIB

Motif Ayah di Kediri Tega Bunuh Anak Kandung Terkuak, Sakit Hati Sering Dihina

Motif Ayah di Kediri Tega Bunuh Anak Kandung Terkuak, Sakit Hati Sering Dihina

Jatim | Senin, 17 Juli 2023 | 16:55 WIB

Erick Thohir Uring-Uringan soal Kericuhan Persik Kediri Lawan Arema Malang, Kita Dapat Sanksi!

Erick Thohir Uring-Uringan soal Kericuhan Persik Kediri Lawan Arema Malang, Kita Dapat Sanksi!

Cianjur | Senin, 17 Juli 2023 | 16:00 WIB

Buntut Kericuhan Suporter di Laga Persik vs Arema, Manajemen Singo Edan Bilang Begini

Buntut Kericuhan Suporter di Laga Persik vs Arema, Manajemen Singo Edan Bilang Begini

Pekanbaru | Senin, 17 Juli 2023 | 14:37 WIB

Terkini

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

×