Kronologi Pelaku dan Korban Mutilasi Sleman Berkenalan, Lalu Lakukan Kekerasan Satu Sama Lain

Ruth Meliana | Suara.com

Selasa, 18 Juli 2023 | 20:37 WIB
Kronologi Pelaku dan Korban Mutilasi Sleman Berkenalan, Lalu Lakukan Kekerasan Satu Sama Lain
Dua terduga pelaku mutilasi yang diamankan di Mapolda DIY, Minggu (16/7/2023). [Hiskia Andika Weadcaksana/Suarajogja.id]

Suara.com - Polisi mengungkap sejumlah fakta baru terkait dengan kasus pembunuhan dan mutilasi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Adalah Redho Tri Agustian, mahasiswa kampus swasta Yogyakarta yang menjadi korban mutilasi. 

Berdasarkan hasil penyelidikan pada dua tersangka yakni W (29) dan RD (38), polisi menyebut antara korban dan pelaku sudah saling mengenal.

Kronologi pelaku dan korban mutilasi di Sleman berkenalan

Pelaku dan korban saling mengenal melalui media sosia, di mana keduanya sama-sama aktif di sebuah grup komunitas media sosial Facebook.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi menyampaikan, salah satu pelaku yang tinggal di Yogyakarta, W, awalnya mengundang pelaku RD untuk datang menemui korban.

Setelah RD tiba di Yogyakarta, pelaku W kemudian langsung menjemput RD dan mengajaknya berkumpul di kosnya yang berada di Triharjo, Sleman.

Endriadi mengungkap, dua pelaku dan korban tergabung dalam komunitas yang memiliki aktivitas menyimpang atau kegiatan yang tak wajar. Aktivitas tak wajar itu pula yang menyebabkan korban R meninggal dunia.

Dua pelaku dan korban, kata Endriadi, melakukan kegiatan berupa kekerasan satu sama lain. Namun, karena aksi yang berlebihan, salah satunya harus kehilangan nyawa.

Kendati demikian, Endriadi tak ingin menjelaskan lebih lanjut tentang aktivitas tidak wajar yang dilakukan oleh pelaku dengan korban. Ia mengungkap aktivitas tidak wajar yang berujung pada mutilasi itu terjadi pada Selasa, 11 Juli 2023 malam.

“Mereka (pelaku dan korban) tergabung di sebuah komunitas (Facebook) yang mempunyai aktivitas tidak wajar. Mereka melakukan kegiatan berupa kekerasan satu sama lain. Ini terjadi berlebihan sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Endriadi.

Setelah korban meninggal dunia, kedua pelaku merasa panik. Mereka kemudian nekat memutilasi korban dengan tujuan menghilangkan jejak.

Pertama, para pelaku memotong kepala korban, pergelangan tangan dan kaki. Lalu dilanjutkan dengan memutilasi bagian tubuh korban, hingga menguliti tubuh korban.

Tak sampai di situ, para pelaku bahkan merebus bagian tangan dan kaki korban untuk menghilangkan sidik jari. Kini, pihak polisi masih terus melakukan upaya penyidikan dalam kasus pembunuhan ini.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Fakta Komunitas Facebook yang Picu Aktivitas Tak Wajar Pelaku-Korban Mutilasi Sleman

3 Fakta Komunitas Facebook yang Picu Aktivitas Tak Wajar Pelaku-Korban Mutilasi Sleman

News | Selasa, 18 Juli 2023 | 20:16 WIB

Tak Hanya Periksa Psikologi Pelaku Mutilasi Sleman, Polisi Turut Lakukan Pendalaman Digital Forensik

Tak Hanya Periksa Psikologi Pelaku Mutilasi Sleman, Polisi Turut Lakukan Pendalaman Digital Forensik

Jogja | Selasa, 18 Juli 2023 | 19:01 WIB

Polisi Bakal Lakukan Pemeriksaan Psikologi Pelaku Mutilasi Turi Sleman

Polisi Bakal Lakukan Pemeriksaan Psikologi Pelaku Mutilasi Turi Sleman

Jogja | Selasa, 18 Juli 2023 | 18:53 WIB

Polisi Sebut Pelaku Eksekusi Gunakan Sebilah Pisau untuk Mutilasi Mahasiswa UMY

Polisi Sebut Pelaku Eksekusi Gunakan Sebilah Pisau untuk Mutilasi Mahasiswa UMY

Jogja | Selasa, 18 Juli 2023 | 18:46 WIB

Sadis! Pelaku Mutilasi di Turi Sleman Rebus Pergelangan Tangan dan Kaki Korban untuk Hilangkan Sidik Jari Korban

Sadis! Pelaku Mutilasi di Turi Sleman Rebus Pergelangan Tangan dan Kaki Korban untuk Hilangkan Sidik Jari Korban

Jogja | Selasa, 18 Juli 2023 | 17:45 WIB

Profil Redho Tri Agustian: Korban Mutilasi Sleman Ternyata Anak Berprestasi

Profil Redho Tri Agustian: Korban Mutilasi Sleman Ternyata Anak Berprestasi

News | Selasa, 18 Juli 2023 | 17:31 WIB

Terkini

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:24 WIB

Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:13 WIB

Program Magang Nasional Batch I Sebentar Lagi Selesai, Peserta Diminta Lengkapi Tahapan Penutup

Program Magang Nasional Batch I Sebentar Lagi Selesai, Peserta Diminta Lengkapi Tahapan Penutup

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:03 WIB

Detik-detik Teror Kiev: Pria Rusia Tembaki Warga Tanpa Ampun, 6 Orang Tewas 14 Luka

Detik-detik Teror Kiev: Pria Rusia Tembaki Warga Tanpa Ampun, 6 Orang Tewas 14 Luka

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:03 WIB

Mojtaba Khamenei Ancam AS-Israel: Jangan Main-main dengan AL Iran

Mojtaba Khamenei Ancam AS-Israel: Jangan Main-main dengan AL Iran

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:50 WIB

Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum

Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:49 WIB