Layanan Air Bersih Jakarta Masih 65 persen, PAM Jaya Gandeng Akademisi

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 21 Juli 2023 | 22:19 WIB
Layanan Air Bersih Jakarta Masih 65 persen, PAM Jaya Gandeng Akademisi
PAM Jaya [Website PAM Jaya]

Suara.com - Perumda Air Minum (PAM) Jaya menggandeng Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) untuk peningkatan layanan air bersih di ibu kota. Nantinya, SKSG UI akan melakukan pelaksanaan kajian, penelitian, dan pengukuran ketahanan pelayanan air perpipaan di Ibu Kota.

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, nantinya akademisi UI ini akan melakukan asesmen seperti kajian dan penilaian mengenai pelayanan air bersih kepada pelanggan yang selama ini berjalan.

"Sinergi dengan UKK CSGS SKSG Universitas Indonesia ini akan dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion, baik secara daring maupun luring, dan penelitian," ujar Arief kepada wartawan, Jumat (21/7/2023).

Tak hanya itu, Arief mengatakan SKSG UI juga akan mengkaji soal target pemenuhan cakupan layanan air bersih yang ditargetkan mencapai 100 persen pada tahun 2030.

Sampai saat ini, cakupan layanan PAM Jaya di Jakarta masih sebesar 65 persen atau kepada 908 ribu pelanggan. Kapasitas produksi air perpipaan yang dihasilkan masih sebanyak 20.725 liter per detik.

"Dalam berbagai macam sosialisasi percepatan pemasangan pipa sampai 2030, sektor akademisi menjadi target kita untuk kita sentuh untuk membantu kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat," ucapnya.

"Salah satunya dampak lingkungan, dampak sosial, itu memerlukan perspektif dari sisi sektor akademis," kata Arief menambahkan.

Kepala UKK CSGS SKSG Universitas Indonesia, Shobichatul Aminah menyebut pihaknya akan menyampaikan rekomendasi mulai dari administrasi, teknis, posisi kuadran pelayanan, dan alat ukur kebijakan.

Proses penelitian ini dilaksanakan oleh tim Pusat Riset Ketahanan Nasional (PRKN), yang merupakan salah satu Unit Usaha dari UKK CSGS SKSG Universitas Indonesia.

baca juga

"Metode penelitian yang akan digunakan mencakup verifikasi, konfirmasi, dan validasi sehingga menghasilkan gambaran instrumen dalam membentuk model jaring laba-laba kesiapan sistem pelayanan PAM dan model gangguan pelayanan PAM," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PAM Jaya Bangun Reservoir Komunal di Duri Kosambi, Keran Air Warga Dijamin Tak Lagi Mati

PAM Jaya Bangun Reservoir Komunal di Duri Kosambi, Keran Air Warga Dijamin Tak Lagi Mati

News | Kamis, 15 Juni 2023 | 20:20 WIB

PAM Jaya Bangun IPA Buaran III, Bisa Alirkan Air ke 226.500 Rumah di Jakarta

PAM Jaya Bangun IPA Buaran III, Bisa Alirkan Air ke 226.500 Rumah di Jakarta

News | Jum'at, 14 April 2023 | 10:21 WIB

Imbas Ulah Kontraktor Rusak Saluran Pipa Air di Gambir, PAM Jaya Ngaku Rugi Besar

Imbas Ulah Kontraktor Rusak Saluran Pipa Air di Gambir, PAM Jaya Ngaku Rugi Besar

News | Sabtu, 25 Maret 2023 | 04:25 WIB

Terkini

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:58 WIB

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:56 WIB

×