Daniel Mananta Sebut Ada Sekolah Dukung LGBT, Padahal Begini Cara Tepat Hormati Kaum LGBT ala Ustaz Adi Hidayat

Elvariza Opita | Suara.com

Kamis, 03 Agustus 2023 | 19:37 WIB
Daniel Mananta Sebut Ada Sekolah Dukung LGBT, Padahal Begini Cara Tepat Hormati Kaum LGBT ala Ustaz Adi Hidayat
Daniel Mananta (YouTube.com)

Suara.com - Kisah yang disampaikan Daniel Mananta soal keberadaan sekolah internasional di kawasan Jabodetabek yang mendukung LGBT sempat menjadi buah bibir warganet.

Di hadapan Quraish Shihab, Daniel menyebut sekolah tersebut mengadopsi paham "woke agenda" yang berprinsip menormalisasikan perasaan dan identitas setiap individu.

Lewat pemikiran ini, identitas seseorang akan divalidasi terlepas dari seperti apapun penampilan fisiknya. Misalkan seseorang merasa dirinya adalah perempuan, maka identitasnya adalah perempuan. Agenda ini mengajak untuk lebih menjelajahi perasaan seseorang.

Daniel mengaku sekolah tersebut sampai menyediakan tiga jenis toilet untuk, yakni untuk laki-laki, perempuan, serta gender netral. Ketika dikonfirmasi, pihak sekolah mengaku sangat menghormati murid-muridnya, termasuk membebaskan mereka atas apapun pilihan identitas yang diambil.

Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Tentu saja kisah ini membuat warganet terhenyak, apalagi karena Indonesia diketahui belum menerima LGBT. Namun tak bisa dipungkiri, gerakan semacam "woke agenda" ini juga dianggap sebagai bentuk menghormati kaum LGBT.

Padahal ditegaskan Ustaz Adi Hidayat, ada cara yang lebih tepat untuk menghormati kelompok LGBT. Hal ini seperti diungkap di kanal YouTube-nya.

Awalnya Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa kaum LGBT pada dasarnya bukan hanya menyimpang dari ajaran agama tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan.

"Ketika kita membahas tema-tema seputar LGBT misalnya, untuk kita kembalikan ke situasi yang normal. Laki-laki menjadi laki-laki, perempuan menjadi perempuan, sungguh ini bagian dari kepedulian kita untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan supaya menjadi terhormat," ungkap Ustaz Adi Hidayat, dikutip pada Kamis (3/8/2023).

"Bukannya ingin merendahkan nilai kemanusiaan, tidak menganggap ini bagian dari nilai-nilai kemanusiaan, tidak. Justru pembahasan ini menjadi hal yang tadi kita uraikan kita kembalikan kepada tempatnya," sambungnya.

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa LGBT adalah penyimpangan fitrah manusia yang disebabkan oleh pengaruh lingkungan.

Ustaz Adi Hidayat (UAH). [Dok. MUI]
Ustaz Adi Hidayat (UAH). [Dok. MUI]

"Ini bukan situasi normal, ini bukanlah fitrah karena justru mempertahankan keadaan ini akan menghambat kemajuan-kemajuan generasi yang diharapkan," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

"Karena itu cara menghormati LGBT adalah dengan mengembalikannya kepada fitrah, (tetapi) tetap kita tidak boleh memandang rendah teman-teman, sahabat-sahabat, saudara-saudara kita, yang terkontaminasi dengan penyakit yang dimaksudkan," lanjutnya.

Pendakwah kelahiran 1984 tersebut mengingatkan bahwa LGBT adalah penyakit yang bisa disembuhkan alih-alih difasilitasi.

"Ini bisa disembuhkan, ini bisa dibantu, ini bisa dikembalikan, dan jangan pernah difasilitasi atau kemudian ditampilkan kesan seakan-akan ini benar, ini sesuai dengan fitrah, ini legal. Bagaimana mungkin ada seorang anak yang terlahir dari hubungan antara laki-laki dengan laki-laki, atau perempuan dengan perempuan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencar Perangi Kaum LGBT, Lita Gading Senggol Lucinta Luna dan Ragil Mahardika

Gencar Perangi Kaum LGBT, Lita Gading Senggol Lucinta Luna dan Ragil Mahardika

Entertainment | Rabu, 02 Agustus 2023 | 20:20 WIB

Belum Terlambat! Ini Amalan Terbaik di Bulan Muharram Menurut Ustaz Adi Hidayat, Pahala sampai 2 Kali Lipat

Belum Terlambat! Ini Amalan Terbaik di Bulan Muharram Menurut Ustaz Adi Hidayat, Pahala sampai 2 Kali Lipat

News | Rabu, 02 Agustus 2023 | 18:15 WIB

Sekolah di Jabodetabek dengan Level Internasional Diduga Dukung LGBT, Daniel Mananta: Kemendikbud Mana?

Sekolah di Jabodetabek dengan Level Internasional Diduga Dukung LGBT, Daniel Mananta: Kemendikbud Mana?

Video | Kamis, 03 Agustus 2023 | 07:05 WIB

Terkini

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB