Profil 5 Gembong Narkoba di Ekuador, Terlibat Penembakan Capres Fernando Villavicencio?

Ruth Meliana

Sabtu, 12 Agustus 2023 | 20:18 WIB
Profil 5 Gembong Narkoba di Ekuador, Terlibat Penembakan Capres Fernando Villavicencio?
Siapa Fernando Villavicencio, Capres Ekuador (REUTERS)

Suara.com - Ekuador tengah menjadi perhatian global usai calon presiden atau capres negara itu, yakni Fernando Villavicencio tewas ditembak saat berkampanye di Quito pada Rabu (9/8/2023). Pembunuhan politikus berusia 59 tahun itu terjadi tepat 11 hari menjelang Pemilu Ekuador.

Sebelum adanya insiden tersebut, Villavicencio sempat mengaku bahwa ia mendapatkan ancaman pembunuhan dari gembong narkoba. Beberapa pihak kini menduga pelaku penembakan berasal dari geng kartel yang beroperasi di negara itu.

Meski demikian, pihak kepolisian Ekuador telah mengonfirmasi bahwa pelaku yang tewas dan enam orang yang berhasil dibekuk merupakan warga Kolombia. 

Lantas, seperti apakah profil 5 gembong narkoba di Ekuador yang diduga terlibat pembunuhan capres Villavicencio tersebut?

Choneros

Choneros adalah gembong narkoba yang dikenal paling brutal di Ekuador. Kelompok tersebut muncul pada tahun 1990-an sebagai sebuah organisasi perdagangan narkoba yang berbasis di Chone, Provinsi Manabi.

Kepolisian Ekuador mengidentifikasi mereka sebagai cabang dari kartel narkoba di Kolombia. Choneros merupakan geng yang disebut paling ganas di negara tersebut.

Diketahui mereka beroperasi di seluruh penjara Ekuador dan juga sejumlah kota. Choneros juga terlibat dalam perdagangan mikro, pemerasan, penyelundupan sampai menjadi pembunuh bayaran.

Dalam upaya menekan kekerasan geng di penjara, pemerintah Ekuador melakukan beragam cara. Cheneros kemudian membentuk geng-geng kecil dan semakin meningkatkan pengaruh mereka.

Pada 2020, Jorge Luis Zambrano atau yang kerap dijuluki Rasquina, memilih mundur dari kursi pimpinan Choneros. Kondisi itu lantas memicu pertikaian antara kelompok dan juga geng turunannya. Mereka mengancam agar warisan kekuasan mereka bisa terkuak.

Choneros kemudian menjadi sasaran koalisi geng mikro pada 2021, termasuk Tiguerones dan Chone Killers. Selama dua tahun kemudian, Choneros kehilangan kekuatan. Ini disebabkan karena aliansi yang dipimpin Lobos berhasil menyatukan sebagian besar musuh Choneros.

Los Lobos

Los Lobos adalah gembong terbesar di urutan kedua Ekuador. Kelompok tersebut mempunyai 8.000 anggota di seluruh penjara Ekuador.

Lobos sendiri merupakan pecahan dari geng Choneros. Kartel narkoba Choneros ini mulai gonjang-ganjing setelah bos kelompok tersebut, Jorge Luis Zambrano alias Rasquina tewas di tahun 2020.

New Generation

Setelah posisi Choneros melemah, beberapa geng yang sebelumnya bersekutu dengan kelompok besar memecah barisan dan membentuk aliansi baru. Kelompok kecil itu di antaranya adalah Chone Killer, Lobos dan Tiguerones.

Mereka menyebut diri mereka sebagai New Generation. Sebutan itu dipakai karena New Generation diduga memiliki hubungan dengan Generasi Baru Kartel Jalisco atau CJNG Meksiko.

Sebagai informasi, nama CNJG muncul setelah peristiwa penembakan mantan capo Kartel Sinaloa, Ignacio Coronel hingga tewas yang dilakukan oleh pasukan keamanan Meksiko pada 2010 silam.

Lobos dan juga aliansinya kemudian menyediakan keamanan dan senjata ke Jalisco. Sementara itu, Choneros melakukan aksi yang sama ke kartel Meksiko lain, Sinaloa.

Diketahui pemimpin Lobo merupakan Wilmer Chavarria alias Pipo. Ia mengoperasikan organisasi dari penjara Turi, Cuence. Namun, pada tahun 2021, ia diduga tewas dalam kerusuhan yang terjadi di penjara. 

Estafet kepemimpinan kemudian beralih ke Kalender Quesada alias Ariel.

Chone Killers

Chone Killers adalah kelompok kriminal yang memasok senjata ke Choneros. Berdasarkan laporan GK, Chone Killers selama bertahun-tahun bekerja sama bersama dengan Lobos dan Tiguerones, di mana ketiganya bekerja di bawah Choneros.

Chone Killers terlibat dalam jual beli narkoba. Namun, mereka juga dikenal melakukan berbagai kejahatan lain seperti pembunuh bayaran, penyerangan dan perampokan.

Operasi kelompok tersebut berlangsung di Provinsi Guaya. Beberapa kota juga berhasil mereka kuasai, di antaranya Daule, Duran dan Guayaquil.

Tiguerones

Tiguerones juga menjadi geng kecil yang sebelumnya menginduk ke Los Choneros. Saat ini, kelompok tersebut juga bergabung dengan CJNG.

Bos gembong Tiguerones bernama William Jofre Alcivar Bautista, atau yang dikenal dengan nama Negro Willi. Ia adalah mantan penjaga penjara.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disinggung Soal Tidak akan Maju Menjadi Cawapres, Gibran: Saya Bodoh Kok, Tenang Aja!

Disinggung Soal Tidak akan Maju Menjadi Cawapres, Gibran: Saya Bodoh Kok, Tenang Aja!

Jawa Tengah | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 07:45 WIB

Budiman Sudjatmiko Akui Bakal Sepanggung Bersama Prabowo Dalam Waktu Dekat, Kampanyekan Persatuan Nasional

Budiman Sudjatmiko Akui Bakal Sepanggung Bersama Prabowo Dalam Waktu Dekat, Kampanyekan Persatuan Nasional

News | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 19:05 WIB

Jelang 2024, Perludem Sebut UU Pemilu Paling Banyak Digugat di MK

Jelang 2024, Perludem Sebut UU Pemilu Paling Banyak Digugat di MK

News | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 17:48 WIB

PK Ditolak MA, Prima Siapkan Amunisi Lain Lawan KPU

PK Ditolak MA, Prima Siapkan Amunisi Lain Lawan KPU

News | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 13:53 WIB

Ramai-ramai Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres ke MK, Ada yang Minta Turun 21 Tahun

Ramai-ramai Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres ke MK, Ada yang Minta Turun 21 Tahun

News | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 13:10 WIB

Airlangga Disebut Sudah Temui Prabowo dan Beri Sinyal Dukungan, Golkar Bilang Begini

Airlangga Disebut Sudah Temui Prabowo dan Beri Sinyal Dukungan, Golkar Bilang Begini

News | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 11:17 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB